Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 151


__ADS_3

Arel menatap tajam pada pria yang duduk di depannya ini. Namun di balas senyuman oleh Dokter Rasya


"Lebih baik aku to the poin aja dari pada nanti ada perang disini" ucap Dokter Rasya


Lichyia menutup mulutnya menahan tawa sambil menatap Dokter Rasya serius


"Ada apa" tanya Lichyia sekali lagi


"Aku kesini cuma mau ngasih undangan buat kamu" ucap Dokter Rasya dengan menyerahkan sebuah kertas undangan berwarna biru tua pada Lichyia


"Kau akan menikah" tanya Lichyia saat melihat tulisan yang ada di undangan tersebut


Arel yang awalnya menatap tajam Dokter Rasya kini beralih menatap undangan yang ada di tangan istrinya dengan wajah berbinar


"Benar kau akan menikah" tanya Arel antusias


"Iya aku akan segera menikah" ucap Dokter Rasya


"Bagus dong biar gak gangguin istri orang mulu" cibir Arel


Lichyia menyenggol lengan suaminya agar tidak melanjutkan kata katanya. Sejak kapan Dokter Rasya mengganggu dirinya hanya Arek lah yang bersikap berlebihan karena rasa cemburu nya itu


"Selamat ya Insya Allah aku sama Mas Arel akan datang" ucap Lichyia


"Makasih ya Lich yaudah kalau gitu aku pamit dulu" ucap Dokter Rasya berpamitan

__ADS_1


Setelah kepergian Dokter Rasya, Arel menatap istrinya dengan intens


"Buat apa kita datang" tanya Arek ketus


"Ayolah dia sudah akan menikah dan kau masih cemburu bukannya itu hal yang baik" ucap Lichyia


"Yaudah deh iya iya" ucap Arel


"Mas" panggil Lichyia


"Apa sayang" tanya Arel lembut


"Ke rumah mama Arlla yuk aku kangen sama mama" ucap Lichyia


"Kamu siap siap dulu tapi kita periksa dulu ini udah jadwalnya" ucap Arel


Beberapa menit kemudian Lichyia keluar dari dalam kamar dengan pakaian rapi." Yuk kita nanti telat" ajak Arel


Arel dan Lichyia masuk ke dalam mobil untuk pergi menuju ke rumah sakit terlebih dahulu lalu mereka akan ke rumah Arlla


.


Setelah selesai periksa, Arel menebus vitamin untuk Lichyia di apotek rumah sakit. Sedangkan Lichyia menunggu di dalam mobil


Lichyia yang sibuk dengan ponselnya tiba tiba mengalihkan pandangannya saat mendengar suara yang sangat familiar di telinganya

__ADS_1


"Itu Valen... sama Kinara" gumam Lichyia


Valen dan Kinara yang masuk ke dalam sebuah taksi karena mobil Valen juga kini sudah di ambil oleh Arin


Lichyia beralih pada aplikasi pesan dan menghubungi seseorang


"Ikuti taksi dengan plat nomor * *** ** dari arah Rumah Sakit Wijaya beri tau aku dimana mereka tinggal sekarang" perintah Lichyia pada seseorang di seberang sana


"Ada apa sayang" tanya Arel yang baru masuk ke dalam mobil dan melihat istrinya tengah berbicara serius dengan seseorang


"Tidak ada aku hanya mencari tau dimana tempat tinggal Kinara sekarang" ucap Lichyia


"Bukannya dia tinggal di rumah Valen" tanya Arel yang belum mengetahui hal itu


"Mereka sudah di usir oleh Arin" ucap Lichyia santai


"Bagus dong biar mereka tau rasa bagaimana rasanya menderita" ucap Arel dan melajukan mobilnya keluar dari area rumah sakit


"Kita ke butik oma Sandra dulu ya" ucap Lichyia


"Kenapa"


"Mau beli gaun buat ke acara Dokter Rasya lusa" ucap Lichyia


"Yaudah iya" Arel memutar arah mobilnya menuju butik omanya.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2