
"Lich" sapa seorang laki laki yang datang di acara Lichyia tersebut membuat pasangan suami istri yang tengah berbahagia itu menoleh
"Dokter Rasya" ucap Lichyia dengan tersenyum
"Gak usah tersenyum" sindir Arel kesal
"Selamat ya atas kehamilan kamu aku turut senang" ucap Dokter Rasya dengan mengulurkan tangannya namun saat Lichyia hendak menyambut uluran tangan tersebut Arel langsung mendahului menjabat tangan dokter tampan itu
Tatapan mata Arel menatap tajam ke arah Dokter Rasya dengan penuh rasa cemburu sedangkan Lichyia hanya tertawa dalam hati padahal dirinya sudah menjadi istrinya namun suami tampannya itu masih saja cemburu pada orang lain
"Makasih" ucap Arel ketus
"Mm aku kesana dulu" ucap Dokter Rasya tak enak hati. Dirinya sudah mulai merelakan Lichyia wanita yang dia cintai selama beberapa tahun terakhir namun tiba tiba menikah dengan orang lain
Andra dengan menggandeng seorang wanita berjalan mendekati Lichyia namun mata pria itu melirik ke arah sekitar mencari sosok seseorang
Dan matanya berhenti pada satu titik dimana tawa Bella pecah disaat bercanda dengan oma oma nya
"Kamu tuh"
"Ya kamu lah"
"Udah udah jangan pada debat itu acara udah mau di mulai" lerai Bella
Aku kangen sama kamu Bell batin Andra namun segera menepis perasaan nya itu kini di samping nya ada wanita yang selama ini dia cintai
__ADS_1
"Ayo sayang kau melamun?" tanya wanita itu
"Ah enggak yaudah ayo" Andra berjalan menuju Arel dan Lichyia
"Selamat tuan nyonya semoga sehat selalu sampai lahiran nanti" ucap Andra dengan menjabat tangan Arel
"Thanks" ucap Arel singkat
Bella yang membawa makanan untuk di sajikan ke tamu berhenti seketika saat mendengar suara seseorang
"No!! Bella cukup lo harus move on malu ih masa gamon mulu" gumam Bella dan kembali melanjutkan langkahnya
Dari arah luar rumah mewah Arel, Arin dan Rasya juga Diego turun dari mobil milik Rasya yang terparkir di depan pagar rumah
Diego berada di dalam gendongan Rasya entah sejak kapan bocah kecil itu merasa nyaman dengan Rasya mungkin karena dirinya tak pernah mendapat kasih sayang dari ayah nya
"Lichyia" panggil Arin saat berada di dekat sahabat barunya itu yang beberapa bulan ini menjadi sumber support nya
Arin memeluk erat tubuh Lichyia beberapa saat. "Selamat ya semoga dedek nya dan juga si mami sehat selalu" ucap Arin dan di aminkan oleh Arel juga Lichyia
"Makasih Rin" ucap Lichyia
Beberapa menit kemudian acara di mulai dengan di awali pengajian dan pembacaan doa
Pukul delapan tiga puluh acara pun selesai para tamu undangan satu persatu mulai berpamitan pulang.
__ADS_1
"Kak Bella" panggil Lichyia
"Iya kenapa?" tanya Bella lembut pada istri keponakan nya itu
"Boleh aku minta tolong gak" tanya Lichyia
"Apa" tanya Bella
"Ini punya Andra kayanya ketinggalan deh tadi" sahut Arel
"Terus?" tanya Bella mulai ketus
"Minta tolong balikin ya kamu kan pasti udah tau Andra yang mana" ucap Arel
"Gue gak mau" ucap Bella ketus
"Balikin sendiri napa" ucap Bella lagi
"Huh plis lah gue mau nemenin istri gue di kamar" ucap Arel
"Huh!! Kalian yang bucin gue kena imbasnya" ucap Bella dan langsung mengambil dompet Andra dengan kasar dan berjalan keluar rumah mencari yang punya
"Andra" panggil Bella setengah teriak saat melihat Andra hendak masuk ke dalam mobil nya
"Ada apa" tanya Andra datar
__ADS_1
"Ini punya kamu hati hati kalau punya barang" ucap Bella ketus dan langsung berlalu pergi membuat hati Andra seketika kosong merindukan Bella yang dulunya ceria dan sering memberi perhatian padanya meskipun sering dia abaikan
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN