Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 137


__ADS_3

...Rumah Valen...


"Kau dari mana saja" tanya Kinara saat melihat kedatangan suaminya di pukul sebelas malam. Waktu yang sangat larut biasanya pukul lima pria itu sudah pulang dan paling lambat adalah pukul enam namun berbeda dengan kali ini


"Aku dari kantor banyak sekali pekerjaan jadi aku pulang terlambat" ucap Valen tenang dengan memeluk dan mencium istri keduanya itu


"Yasudah aku kira kamu selingkuh" ucap Kinara dengan tertawa cekikikan sedangkan wajah Valen berubah menjadi pasi


"Ma... mana mungkin buat apa aku selingkuh sedangkan di rumah sudah ada kamu istriku yang paling cantik" ucap Valen membuat pipi Kinara merona


"Udah ah ayo tidur aku udah ngantuk lama tau aku nungguin kamu" rengek Kinara


"Maaf aku lupa kabarin kamu" ucap Valen


"Oh ya tadi aku telfon kamu kenapa tiba tiba mati" tanya Kinara penasaran


Valen semakin gugup di buatnya karena ponselnya tadi mati karena dimatikan oleh Dea dan sekarang bagaimana bisa dia menjawab pertanyaan Kinara itu


"Mm... tadi... tadi baterai ponsel aku habis jadi saat mau aku angkat tiba tiba mati" elak Valen


"Oh"

__ADS_1


Malam semakin larut detik demi detik berjalan hingga beberapa jam kemudian sinar mentari mulai menampakkan cahaya indahnya


"Sayang ayo bangun" ucap Arin membangunkan putra sulungnya itu


"Sebentar lagi mam" ucap Diego dengan suara serak khas bangun tidur


"No!!"


"Ini hari libur ma" rengek Diego


"Memang ini hari libur tapi... apa gak mau jalan jalan sama om Rasya hari ini" ucap Arin


Memang pagi tadi Arin mendapat telfon dari Rasya dan memberi tau soal Valen dan juga Dea di belakang dirinya dan Kinara. Hal itu tentu saja membuat Arin terkejut dia tak menyangka jika Valen masih saja mencari yang lain di saat sudah mempunyai istri dan calon anak nantinya. Selain memberi tau hal itu Rasya juga mengajak Diego untuk berjalan jalan karena hari ini hari weekend dan nanti malam mereka bertiga juga akan hadir di acara Lichyia


"Iya"


"Yaudah aku akan mandi sekarang dan bersiap untuk jalan jalan" ucap Diego semangat dan beranjak dari tidurnya masuk ke dalam kamar mandi


"Kalian mau kemana" suara bariton seorang laki laki dari arah pintu masuk membuat pandangan Arin teralih


Wanita itu membalikkan badannya untuk menatap wajah seseorang yang berbicara

__ADS_1


"Memang kenapa? Bukankah kita berhak untuk pergi kemana saja?" tanya Arin dingin


"Hm terserah" ucap Valen ketus dan pergi


"Huh laki laki menjijikkan" ucap Arin dengan mendengus sebal


Beberapa menit kemudian Arin dan juga Diego sudah siap untuk pergi. "Kau sudah siap?" tanya Arin memastikan


"Sudah" Diego mengangguk semangat "Apa om Rasya akan menjemput kita di rumah?" tanya Diego dengan menatap mamanya


"Tidak om Rasya sudah menunggu di taman dekat rumah" ucap Arin


"Ohh" Arin menggandeng tangan putranya dan turun ke lantai dasar.


Arin dan Diego berjalan santai melewati Kinara dan Valen yang sedang sarapan bersama di meja makan


"Kalian mau kemana" tanya Kinara sambil menyuapkan nasi ke dalam mulut nya


"Itu tidak penting bagimu" ucap Arin ketus


"Lebih baik urus diri kamu sendiri dan suami kamu" ucap Arin

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2