Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 159


__ADS_3

"Valen!! Dea!! Tolong!!! Arkhhhh" teriak Kinara sambil memekik kencang karena merasa sakit di bagian perutnya


"Ada apa sih dia sangat menyusahkan" gerutu Dea dan berjalan masuk ke dalam kamar Kinara


Valen yang sedang duduk santai di sofa ruang tamu sambil menghisap cerutunya langsung bergegas lari menuju kamarnya saat mendengar teriakan Kinara


Wajah Dea berubah terkejut saat melihat Kinara duduk bersandar pada dinding kamar mandi dengan keringat membahasi dahi wanita itu


"Nar lo kenapa nar" tanya Dea panik


"Ada apa" tanya Valen yang baru saja datang


"Asshhhh sakit" ringis Kinara


"Kita bawa ke rumah sakit sekarang" ucap Valen cepat dan mengangkat tubuh Kinara


Dea bejalan cepat mengikuti langkah kaki Valen dengan raut wajah datar. Tentu saja dia tau apa penyebab Kinara kesakitan seperti itu


Wanita dengan otak setengah itu menyebarkan minyak di lantai kamar mandi Kinara dan tepat sasaran sekali Kinara terjatuh hingga memekik kesakitan seperti itu


"Aku harap kamu mati" gumam Dea


"Mmm aku ambil sesuatu dulu ada yang ketinggalan" ucap Dea


Dea berjalan kembali ke apartemen dan masuk ke dalam kamar mandi kamar Kinara. Wanita itu membersihkan minyak yang berceceran di lantai hingga bersih


"Asshhh" ringis Dea karena dahi nya terbentur dinding kamar mandi

__ADS_1


"Ck sial!!" umpat Dea


Dea keluar dari kamar mandi tersebut setelah memastikan tidak ada jejak sama sekali. Wanita itu berjalan keluar dan menyusul Valen dan Kinara yang sudah terlebih dahulu pergi ke rumah sakit


...Skip perjalanan...


Mereka bertiga sampai di sebuah rumah sakit terdekat. Kinara sedang di tangani oleh para tim medis di ruang UGD


"Valen" panggil Dea


"Hm"


"Bagaimana kondisi Kinara" tanya Dea dengan memasang raut wajah khawatir


"Kinara akan melahirkan hari ini" ucap Valen


Kenapa tidak mati saja batin Dea


"HPl nya memang satu minggu lagi jadi bisa maju atau mundur itu hal biasa itu yang di katakan oleh dokter" ucap Valen


"Oh" ucap Dea lemas


Sekitar satu jam menunggu akhirnya pintu ruangan UGD terbuka


"Selamat tuan anak anda telah lahir sebentar lagi akan kami pindahkan ke ruang bayi anda bisa melihatnya disana" ucap dokter tersebut


Valen tersenyum bahagia saat mendengar bahwa bayinya telah lahir di dunia ini. Dengan spontan pria itu memeluk tubuh Dea

__ADS_1


Wajah Dea semakin merah padam karena rasa kesalnya bukannya mati Kinara kini akan mendapat perhatian lebih dari Valen


Sial rencanaku untuk menyingkirkan Kinara gagal batin Dea


.


Ceklek


Valen membuka pintu ruang bayi untuk melihat bayinya yang sudah di pindahkan ke ruang bayi


"Tuan silahkan masuk biar aku tunjukkan yang mana anakmu" ucap dokter yang mengantar Valen ke ruang itu


Sedangkan Dea duduk di kursi yang ada di samping ranjang Kinara karena permintaan Valen. Wanita itu sudah di pindah ke ruang rawat biasa beberapa saat yang lalu


Valen tersenyum dan melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan tersebut


"Ini adalah bayimu tuan" ucap dokter dengan menunjuk salah satu bayi yang berada di dalam box khusus


"Jenis kelamin nya perempuan" tambah dokter tersebut


Valen menggendong bayi tersebut dengan perasaan bahagia berulang kali Valen mencium pipi bayi perempuan tersebut


"Tapi... dia mengalami kebutaan dan mungkin dia tidak bisa bicara sampai besar nanti" ucap dokter tersebut membuat tangan Valen seketika lemas dan menjatuhkan bayi tersebut dari genggaman nya


"Gak!! Dia bukan anakku!! Anakku tidak mungkin buta" teriak Valen dan segera pergi dari sana


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2