
...Bioskop...
Drttt.. drttt.. drrtt..
"Siapa" tanya Dea lembut pada Valen. Bahkan saat ini wanita itu bersandar pada lengan kekar Valen sambil bermain main dengan rahang pria tersebut
"Kinara" jawab Valen.
"Ck dasar wanita itu pengganggu" decak Dea
Pelakor musuhan sama pelakor hahaha kek gak ada orang lain aja sampe sampe laki orang di rebut dasar gak tau malu batin Vita dengan sinis dan tertawa dalam hati
Film dengan genre romantis di putar di layar besar tersebut. Semua mata menatap ke arah layar besar tersebut namun berbeda dengan Rasya dan juga Vita. Kakak beradik itu terlihat fokus dengan film yang di putar namun ternyata mereka fokus menperhatikan pasangan di samping mereka dengan sudut mata mereka
Dea merebut ponsel Valen dan mematikan ponsel pria itu dengan kesal
"Sekarang waktumu denganku lupakan saja dia" ucap Dea. Valen tersenyum dan memeluk tubuh Dea dengan erat
Satu jam kemudian mereka semua keluar melalui pintu exit saat film sudah selesai.
"Aku mau ke toilet sebentar" ucap Vita
__ADS_1
Rasya mengangguk dan menunggu adiknya di bangku salah satu restaurant. Saat Vita akan masuk ke dalam toilet tanpa sengaja matanya menatap Valen dan juga Dea yang entah berjalan mau kemana.
"Gue foto sabi lah" ucap Vita dan mengambil beberapa potret Valen dan juga Dea.
"Pelakor sama tukang selingkuh pacaran sedangkan pelakor yang satu lagi nungguin di rumah hahaha" ucap Vita tertawa sinis
Beberapa menit kemudian Vita kembali ke tempat dimana Rasya menunggu dirinya
"Kenapa kau lama sekali" protes Rasya
"Hih gak sabaran udah ah kita pulang yuk gak tega ninggalin mama sama papa lama lama" ucap Vita
"Bentar kakak tadi pesen makanan nanti buat di rumah" ucap Rasya
"Sayang aku beli ini ya... ini sama ini" ucap Dea manja dengan menunjukkan tiga tas branded di tangannya
"Beli saja apa yang kau suka"
"Makasih" Dea mencium sekilas pipi Valen membuat jantung pria itu berdetak dua kali lipat
"Sama sama" Valen membayar semua tagihan nya dan mengajak Dea untuk pulang karena sudah di pastikan jika Kinara saat ini tengah menunggu dirinya
__ADS_1
.
...Rumah Valen...
"Kau masih menunggunya?" tanya Arin dengan heran saat melihat Kinara duduk di sofa ruang tamu
"Memang kenapa? Dia suamiku" ketus Kinara
Arin mengedikkan bahunya acuh dan berlau menuju dapur karena tujuannya untuk turun ke lantai dasar adalah untuk mengambil air yang sudah habis
Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh dan Valen belum pulang juga. Entah kemana pria itu pergi padahal pukul delapan tiga puluh dia sudah mengajak Dea untuk pulang dari mall
"Dia sudah makan?" tanya Arin yang sedikit penasaran
"Belum nyonya bahkan untuk minum pun dia tidak mau" ucap pelayan itu acuh
"Biarkan saja istirahat lah kalian pasti lelah bekerja seharian" ucap Arin
"Tapi nanti kalau tuan pulang lihat kita tidur tapi nyonya Kinara masih terjaga nanti kita di pecat" ucap pelayan itu takut
"Biarkan saja itu menjadi urusan Kinara dia tidur atau tidak mau makan atau tidak itu urusan dia pergilah istrirahat dan jangan pikirkan apapun" ucap Arin dan kembali ke lantai tiga untuk tidur
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN