
Suara deru mobil milik Arel memasuki rumah terdengar sampai lantai atas terutama kamar Lichyia
Lichyia yang sudah bersiap untuk ke rumah sakit dengan binar bahagia nya langsung turun untuk menyambut kedatangan sang suami tercinta
"Mas" panggil Lichyia
"Hm iya kenapa ? Ayo ke rumah sakit sekarang" ucap Arel
"Iya bentar" Lichyia mengambil tas kecilnya yang dia letakkan di atas kursi ruang tamu
Arel membukakan pintu untuk Lichyia dan meletakkan tangannya di atas kepala istrinya berjaga jaga agar tidak terbentur
"Mas" panggil Lichyia saat ini mereka sedang berada dalam perjalanan menuju rumah sakit
"Iya kenapa sayang" ucap Arel lembut
"Aku mau kasi tau sesuatu sama kamu" ucap Lichyia dengan binar bahagia
"Apa?! Kayaknya kamu lagi bahagia banget ada apa sih" tanya Arel penasaran
"Aku.. "
Drtt.. drtt...
Suara dering ponsel milik Arel berbunyi membuat ucapan Lichyia terhenti
Arel memasang airpods di salah satu telinganya dan menjawab panggilan yang ternyata dari sang mama
"Iya ma kenapa" tanya Arel
"..."
__ADS_1
"Apa? Bagaimana bisa?"
"..."
"Yaudah iya aku sama Lichyia kesana sekarang"
Panggilan terputus
"Ada apa" tanya Lichyia penasaran saat melihat raut wajah cemas dan khawatir yang tergambar jelas di wajah tampan Arel saat menjawab panggilan sang mama mertua
"Kita ke rumah sakit oma Diana masuk rumah sakit dan sekarang kondisi nya kritis" ucap Arel cemas dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit keluarga Arjaya
"Astagfirullah"
.
.
Arel mengerem mendadak saat sampai di rumah sakit. Lichyia yang hampir terbentur dashboard mobil dan untung saja Lichyia menahan perutnya agar tidak sampai terbentur
Lichyia keluar dari mobil suaminya yang di tinggal begitu saja oleh Arel karena rasa cemas nya pada sang oma
"Bagaimana keadaan oma" tanya Arel pada semua orang yang berada di depan ruang ICU
"Oma sekarang koma" jawab Sandra
"Astaga bagaimana bisa? Apa yang terjadi kenapa oma sampai begini" tanya Arel dengan emosi meledak ledak
Lichyia memegang dada Arel untuk menenangkannya dan ternyata berhasil Arel menjadi lebih tenang dari sebelumnya
"Oma jatuh di kamar mandi" jawab sang perawat yang di bayar untuk menjaga oma Diana.
__ADS_1
"Gak becus kamu" ucap Arel kesal
"Maaf tuan" ucap perawat itu dengan menunduk
"Tahan emosi disini semuanya juga cemas bukan cuma mas doang" ucap Lichyia lembut dan di balas anggukan kepala oleh Arel
.
Satu minggu berlalu semua anggota keluarga bergantian menjaga Oma Diana Arjaya yang masih terbaring koma di atas ranjang rumah sakit
Dan kini adalah hari minggu semua anggota keluarga berkumpul di rumah sakit keluarga
"Sayang makan dulu yuk" ajak Lichyia pada Arel yang selalu berada di samping oma nya
Oma Diana dan Oma Alia adalah para tetua yang paling sayang dengan Arel
"Gak ***** sayang" jawab Arel
"Ayo dong nanti kalau oma bangun tapi kamu nya yang sakit kan gak lucu" ucap Lichyia masih mencoba membujuk
"Yaudah iya tante Mita aku keluar dulu ya" ucap Arel
"Iya kamu makan aja dulu tante tadi udah makan kok terus nanti ada si Lia yang bisa gantiin kamu bisa pulang kalau kecapekan" ucap Tante Mita
Arel hanya menganggukkan kepalanya dan memeluk pundak sang istri
Bug
"Astagfirullah sayang bangun sayang" teriak seseorang
"Dia pasti kecapekan" ucap Tante Mita tak kalah cemas
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN