Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 110


__ADS_3

Pukul sepuluh malam Lichyia, Asha dan Leon berangkat ke Indonesia saat itu juga tanpa menunggu besok


.


...Indonesia...


Jam dua sore, mereka sampai di Bandara Internasional Soekarno Hatta


"Kita ke apartemen dulu istirahat satu jam habis itu kita ke hotel itu kita cari tau apa yang terjadi disana" ucap Asha


Satu jam kemudian Lichyia, Asha dan Leon bersiap menuju hotel milik Arlla yang sudah hancur lebur karena bom itu


Cittt...


Saat mereka sampai disana sudah banyak anggota kepolisian


"Pak" panggil Lichyia pada salah satu anggota polisi


"Iya"


"Bagaimana keadaan kemarin? Apa ada korban?" tanya Lichyia


"Kami juga merasa bingung saat bom itu meledak seluruh bangunan ini hancur tetapi sampai saat ini hanya sepuluh orang yang kami temukan sebagai korban padahal dalam acara itu ada banyak tamu undangan" ucap sang anggota kepolisian membuat senyum terbit di bibir Lichyia


"Terima kasih"


Leon dan Asha mengernyit bingung kenapa adik mereka itu tersenyum

__ADS_1


"Ada apa" tanya Leon bingung


"Mereka selamat" ucap Lichyia yakin


"Dari mana kau tau sedangkan sepuluh orang tergeletak di rumah sakit akibat bom itu" ucap Leon


"Aku yakin keluargaku dan suamiku serta seluruh para tamu selamat" ucap Lichyia yakin


Leon dan Asha hanya saling tatap mereka sedikit bingung namun mereka juga berharap seperti itu. "Ayo" ajak Lichyia


"Kemana" tanya Asha


"Berikan saja kunci mobil nya padaku" pinta Lichyia. Leon memberikan kunci mobil nya pada adiknya itu


"Pelan pelan"


Dengan kecepatan 100km/ jam Lichyia melaju menuju suatu tempat. Asha dan Leon hanya bisa diam mengikuti kemanapun Lichyia membawa mereka karena dalam seluruh rencana ini Lichyia dan Arel lah yang merencanakan semuanya dengan rapi


"Hati hati dek"


"Iya kak tenang aja" ucap Lichyia santai


Dua jam kemudian mereka sampai di sebuah bangunan besar yang ada di tengah hutan lebat berbentuk seperti kastil


Citt...


Saat sampai di depan bangunan itu, mereka di hadang oleh tujuh pagar tinggi serta banyaknya penjaga yang berjaga di depan

__ADS_1


"Kau mau kemana? Ini bukan tempat musuh kan?" tanya Asha cemas saat melihat Lichyia hendak turun


"Jika aku tidak turun pagar pagar itu tidak akan terbuka" ucap Lichyia lalu turun


Clek..


Para penjaga itu langsung bersiap dengan senjata api di tangannya saat melihat pintu mobil terbuka


"Turunkan senjata kalian!!" teriak seorang pria dari atas sebuah menara yang masih terhubung dengan kastil


Lichyia hanya tersenyum manis saat melihat pria itu dengan santai nya berdiri di menara itu sedangkan dirinya cemas bukan main di Italia


"Hei sayang" sapa pria itu dengan senyum jahil juga alis naik turun. Terlihat mengesalkan di mata Lichyia


Lichyia hanya mencebik kesal sedangkan pria itu hanya terkekeh pelan melihat wajah khawatir istri tersayangnya itu


"Buka pagar nya sekarang" perintah Lichyia dan masuk ke dalam mobil


"Dia selamat dan sedang bersenang senang di istana nya sedangkan dirimu khawatir sampai menangis di Itali" ucap Leon kesal


"Adik iparmu itu" ucap Lichyia kesal


"Tapi dia suamimu" sahut Asha


"Iya aku tidak lupa itu jika aku lupa maka di Itali aku akan menikah lagi saat dia tidak bisa di hubungi seperti menghilang di telan bumi" gerutu Lichyia sedangkan Asha dan Leon hanya tertawa melihat Lichyia yang kesal namun mereka lega seluruh keluarga mereka selamat meskipun belum melihat langsung namun melihat dari senyum jahil Arel pasti tidak terjadi apapun


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2