
...Di taman ...
"Ayo ayo terus Kinara kamu bisa" ucap Lela memberi semangat pada putri nya yang berjalan tanpa bantuan siapapun
"Mama!! Aku bisa!!" pekik Kinara bahagia saat bisa berjalan sendiri
Dua bulan sudah dia berlatih keras untuk bisa berjalan sejak kejadian di taman Kencana saat Arel dan Lichyia memergoki dirinya dan Dea yang sedang merencanakan sesuatu
"Selamat Nar" ucap Dea dan memeluk Kinara erat
"Thanks" ucap Kinara sambil membalas pelukan Dea
"Selamat sayang akhirnya kamu bisa berjalan lagi setelah perjuangan keras kamu selama ini" ucap Lela
"Dan akhirnya kamu bisa kembali membalas perbuatan wanita itu dan si Arel sialan" ucap Tika
"Ya oma dan itu sudah pasti" ucap Kinara dengan senyum licik
"Dan kali ini aku tidak akan sebodoh tiga bulan lalu yang sengaja menabrak kan diri hanya untuk memancing perhatian Arel yang berujung aku lumpuh tapi sekarang... Aku sudah bisa kembali berjalan lagi tunggu aja pembalasnku Lichyia" ucap Kinara sinis
.......
.......
.......
"Sayang"
"Hm ada apa kenapa telfon" tanya Lichyia
Saat ini panggilan dengan Arel sedang berlangsung
"Nanti aku kaya nya pulang telat deh" ucap Arel membuat Lichyia mengernyit
"Kenapa"
"Nanti malem aku ada meeting sama klien dan waktunya juga saat jam kantor udah selesai sebenarnya aku juga kurang setuju tapi mau bagaimana lagi dia klien dari luar negeri dan hari ini dia sibuk sedangkan besok dia harus sudah balik ke negaranya" jelas Arel
__ADS_1
"Gak masalah sih asal hati hati dan tetep jaga makan jangan sampe telat ok gak baik buat pencernaan kamu" ucap Lichyia
"Siap bu dokter" goda Arel
"Oh iya kamu sekarang masih di rumah sakit kan" tanya Arel
"Iya kenapa"
"Sekarang kamu lagi sama siapa" tanya Arel
"Sendiri ini aku di ruangan aku kenapa emang"
"Tadi gak ketemu kan ama Dokter rese' itu" tanya Arel
"Astagfirullah mas kamu gak percaya sama aku?"
"Bukan gitu aku takut aja kamu berpaling tiba tiba dari aku"
"Mana bisa sih aku berpaling dari kamu bua apa juga cari yang lain sedangkan suami aku ganteng nya selangit" ucap Lichyia
"Ya iyalah kan belajar dari ahlinya"
"Siapa?"
"Kamu"
"Hm yaudah kamu tunggu aku disana jangan kemana mana aku jemput kamu kita makan siang bareng" ucap Arel
"Siap sayang"
"Hati hati di jalan" ucap Lichyia
"Iya love you"
"Too"
Panggilan berakhir dan Lichyia membereskan semua barang barangnya yang berserakan
__ADS_1
Skip
Tak lama Arel pun datang dengan mobil pajero hitam kesayangan nya. Lichyia yang sudah menunggu di depan pintu loby langsung masuk ke dalam mobil milik suaminya
"Ternyata aku akan kehilangan kamu untuk selamanya Lichyia aku kira kamu akan bercerai sama dia dan aku akan mendapat kesempatan buat jadi pendamping hidup kamu tapi ternyata dugaan ku salah sekarang kamu udah jadi milik dia untuk selamanya dan kamu tampak bahagia sama dia" gumam Dokter Rasya yang melihat ke arah mereka dari kejauhan tanpa berani mendekat
Arel menjalankan mobilnya menuju salah satu restaurant untuk mereka makan siang
"Mau makan apa sayang" tanya Arel
"Udang sama cumi asam manis aja" ucap Lichyia
"Minumnya" tanya Arel lagi
"Teh aja deh kaya nya" ucap Lichyia
"Yaudah" Arel memesan makanan yang di sebutkan oleh istrinya tadi
Tak lama makanan pun datang dan mereka berdua bersiap untuk menyantap makanan mereka
"Hoeekkk"
"Sayang kamu kenapa" tanya Arel panik saat melihat istrinya muntah muntah
"Gak papa kaya nya aku masuk angin deh" ucap Lichyia
"Yaudah habis dari sini kita ke apotik beli obat" ucap Arel
"Aku kan kerja di rumah sakit sayang"
"Ah iya aku lupa makanya jaga diri baik baik nanti kita ke rumah sakit buat beli obat aja habis itu pulang kamu gak usah kerja lagi kamu tuh kecapekan" omel Arel
"Iya suami ku sayang" ucap Lichyia dengan tersenyum sambil mengusap lembut rahang tegas milik Arel yang di tumbuhi jambang tipis
Arel mencium sekilas pipi istrinya lalu melanjutkan makan
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1