Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 161


__ADS_3

"Hoek.. hoek" Dea menahan gejolak yang ada di dalam perutnya.


"Kau kenapa" tanya Valen khawatir


"Ada apa dengan dirimu" tanya Kinara datar dengan bersedekap dada


Dea berlari masuk ke dalam kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya disana. Beberapa saat kemudian Dea keluar dan duduk di atas ranjang yang ada di samping ranjang Kinara


"Tunggu lah disini aku akan pergi memanggil dokter" ucap Valen


"Buat apa? Paling dia juga kecapekan khawatir banget" ketus Kinara


"Diam kamu" bentak Valen yang masih marah pada istrinya


Valen keluar dari ruangan itu dan mencari dokter untuk memeriksa keadaan Dea


"Dok tolong periksa Dea dia sedang sakit" ucap Valen pada salah satu dokter yang lewat di depan ruangan


"Baiklah" Dokter itu masuk ke dalam ruang rawat Kinara dan memeriksa Dea yang terlihat sangat lemas


Beberapa saat setelah memeriksa Dea, dokter itu tersenyum dan menatap Valen


"Tidak ada masalah serius tuan kau tidak perlu khawatir.. " Valen bernafas lega


"Itu hal biasa yang di alami oleh ibu hamil muda" ucap dokter itu membuat Valen tersenyum seketika

__ADS_1


"Dia hamil?" tanya Valen dengan berbinar


"Iya" Kinara yang sibuk mengusap pipinya karena bekas tamparan Valen tadi menoleh langsung


"Kau hamil?" tanya Kinara dengan berbinar


Dea tersenyum jika dirinya tengah hamil itu artinya dia akan menjadi seorang ibu


Dokter tersebut keluar dari ruangan dan meninggalkan mereka bertiga


Kinara yang semula tersenyum langsung memudar perlahan


"Tunggu dulu!! Kau hamil? Kau hamil dengan siapa hah!" tanya Kinara


"Tentu saja dengan suamiku" ucap Dea santai


"Sejak kapan kau menikah" tanya Kinara penasaran


"Sejak Valen dan Arin bercerai" ucap Dea membuat Kinara semakin bingung di buatnya


"Apa hubungannya dengan mereka" tanya Kinara lagi. Otaknya sangat susah untuk mencerna setiap perkataan yang Dea ucapkan


"Karena aku menikah dengan Valen dan ini adalah anak kandung Valen darah daging Valen" ucap Dea memperjelas


Mata Kinara membulat seketika emosinya membuncah saat mendengar jika sahabat dan suaminya memiliki hubungan di belakang nya

__ADS_1


"Gila kamu" teriak Kinara


"Kamu yang gila sudah membohongi ku sekarang kau tidak bisa hamil lagi dasar tidak berguna" umpat Valen


Kinara mencabut dengan paksa infus di tangannya dan berjalan mendekati Dea yang masih duduk santai di atas brankar


"Dasar penkhianat!!" teriak Kinara dengan menarik rambut Dea dengan sangat kasar hingga wanita itu terjerembab jatuh dari atas ranjang


"Kinara kau gila!!" bentak Valen


"Ashhh Valen tolong" ringis Dea


"Kau mengatakan aku gila bukan!! Ya aku gila dan ini lah kegilaanku" teriak Kinara dengan rambut acak acakan


Tanpa ampun Kinara menyeret Dea keluar dari ruangannya tanpa membiarkan kesempatan bagi wanita itu untuk berdiri


"Arkkhhh Kinara lepaskan perutku sakit" rintih Dea yang merasakan sakit pada bagian perutnya. Bahkan wanita itu meremas perutnya karena tak tahan dengan rasa sakit itu apalagi sekarang tubuhnya di seret dengan kasar oleh Kinara


Para pengunjung dan suster yang lewat langsung panik mereka langsung berjalan menyusul Kinara


Kinara berhenti pada sebuah tempat terbuka yang ada di lantai atas itu. Senyum licik terukir jelas di bibir wanita itu


"Kalian telah mengkhianati ku bukan? Maka rasakan pembalasanku sekarang hahahah" teriak Kinara tanpa ampun


"Kinara kau jangan nekad" ucap Valen yang takut

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2