
Aku membutuhkan lebih banyak orang untuk mencari keberadaan tepatnya Lichyia batin Arel
Arel merogoh kantongnya dan mengambil ponselnya menghubungi sang mama
"Ada apa Arel" tanya Arlla dengan menyelipkan ponsel nya dan tetap membaca berkas berkas yang ada di tangannya
"Lichyia hilang aku butuh bantuan mu" ucap Arel singkat
"What!!! Kau gila Arel bagaimana bisa anakku menghilang" tanya Arlla seketika dan meletakkan berkasnya di atas meja
"Kinara kabur dari penjara dan menculik istriku saat ini mereka ada di kota B aku butuh anggota kelompok mama untuk ikut mencari aku tidak mau terlalu lama membiarkan Lichyia bersama Kinara" ucap Arel
"Aku akan meminta anak buah mama untuk mencari Lichyia" ucap Arlla dan mematikan sambungan teleponnya
"Kita pergi" ucap Arel dingin dan masuk ke dalam mobil begitu saja.
Andra masuk ke dalam mobil dan mengendarai mobil mewah milik Arel
"Kita akan kemana tuan" tanya Andra
"Kota B" ucap Arel singkat
Andra mengendarai mobil dengan kecepatan di atas rata rata menerjang jalanan kota yang cukup ramai. Dalam waktu beberapa jam akhirnya mereka berdua sampai di kota B
"Bagaimana soal pencarian" tanya Arel pada anggota nya
__ADS_1
"Belum ada hasil tuan tadi kita sempat mendapat jejak ban mobil penculik itu tapi tiba tiba menghilang begitu saja" lapor sang ketua
"Apa tidak ada sebuah hal yang berada pada nyonya untuk kita melacak nya" tanya sang ketua dari anggota Arlla
"Bagaimana? Apa ada hasil" tanya Arlla yang baru datang
Wanita itu datang seorang diri saat mengetahui bahwa menantunya di culik oleh Kinara tanpa memberi tahu Alendra.
"Belum nyonya besar"
"Sial!! Apa yang kalian kerjakan" umpat Arlla kesal
"Dan kau Arel tidak becus menjaga putriku" ucap Arlla pada putranya
Arel tak menanggapi pria itu sibuk dengan jam tangan yang melekat di pergelangan tangannya
"Lepaskan aku Kinara" teriak Lichyia memberontak karena tangan dan kakinya di ikat oleh Kinara
Wanita gila itu membawanya ke dalam sebuah gudang besar yang kosong
Aku harus bisa keluar dari sini batin Lichyia
Hingga tiba tiba jam tangan yang di gunakan oleh Lichyia bergetar seolah mendapat sinyal
Aku melupakan itu batin Lichyia
__ADS_1
"Diam kamu!! Kamu akan menjadi ladang aku mendapatkan uang dan kau akan mati di tanganku seperti mama dan oma ku yang mati karena dirimu" teriak Kinara
Lichyia tak menghiraukan dirinya sibuk dengan jam tangannya yang masih berada di pergelangan tangannya.
Klek
"Kita bergerak sekarang" teriak Arel setelah mendapat sinyal dari jam tangan istrinya
"Panggil polisi" teriak Arlla
Tanpa banyak tanya semua anggota itu bergerak meskipun mereka tak mengerti kemana mereka harus pergi
Arel mengambil alih kemudi dan Andra duduk di samping Arel.
Srek....
Mobil mewah milik Arel dan Arlla seolah sedang berada di dalam ajang balapan internasional. Keempat roda dari masing masing mobil berpacu sangat cepat menembus jalanan
Arel mengendarai mobilnya menggila bahkan kecepatan yang di pacu pria itu lebih dari Andra menyetir
"Aku akan datang kau tenang saja" gumam Arel dengan sorot mata penuh amarah
Brum..
Suara puluhan mesin mobil yang bergerak di belakang mobil Arlla dan Arel terdengar menggema di kota itu
__ADS_1
"Perkampungan Angola" ucap Arel dari balik airpods nya
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN