
Selesai berkutat dengan urusan Lita sang bayi kecil yang masih berusia beberapa minggu itu Dea beralih ke dapur untuk menyiapkan sarapan
Inilah yang dia lakukan sehari harinya sibuk dengan urusan anak dan suaminya lalu berangkat bekerja
"Terima kasih sayang" ucap Valen pada Dea
Mereka berdua makan dengan tenang hingga gerakan mereka terhenti saat mendengar suara kaki yang menuruni anak tangga
"Apa ada orang lain disini" tanya Valen
"Tidak hanya ada kita berdua lalu itu siapa" tanya Dea
"Coba kau periksa" ucap Valen
Dea mengangguk dan berdiri dari posisinya. Belum sempat wanita itu melangkah seorang wanita datang membuat Dea terkejut
"Kinara" gumam Dea membuat Valen menoleh ke arah belakang
Dan benar sosok wanita itu adalah Kinara yang berdiri dengan santai di belakang Valen
__ADS_1
"Ternyata kalian masih hidup aku pikir kalian akan mati setelah kejadian itu" ucap Kinara dengan bersedekap dada
Dea berusaha mengontrol emosinya yang hendak meluap karena mengingat kejadian itu. Penyebabnya adalah Kinara wanita yang berdiri di depannya ini adalah penyebab dari semua yang di alami Valen juga Dea
Tanpa rasa malu Kinara duduk dan ikut makan di atas meja makan tersebut dan menghiraukan keberadaan Valen dan Dea
"Bagaimana bisa kau ada disini seharusnya kau ada di penjara" ucap Valen
"Tentu tapi aku kabur" ucap Kinara santai
"Aku akan melaporkanmu ke polisi agar mereka membawamu kembali" ucap Dea dan hendak menelpon nomor polisi
"Tunggu!!" Dengan gerakan cepat Kinara mengambil ponsel Dea dengan kasar
"Kau gila Kinara tidak puas kah kamu menghancurkan hidup kami" ucap Dea kesal
"Maka turuti apa perintahku lakukan kegiatan mu dengan biasa saja seolah tak ada apapun dan ingat jangan pernah berani menghubungi polisi atau anak yang ada di dalam kamar kamu itu juga Valen sialan ini akan mati" ancam Kinara
Dea hanya terduduk lemas dan dia tak bisa berkata apa apa. Mengapa disaat dirinya ingin hidup bahagia tanpa adanya dendam harus ada halangan seperti ini
__ADS_1
Dia tidak ingin menderita lebih banyak lagi sudah cukup karma yang menimpa mereka selama ini. Susahnya mencari penghasilan untuk menyambung hidup sempat membuat mereka putus asa dan ingin mengakhiri hidup namun mereka bisa bangkit dari keterpurukan itu
Dan sekarang kini Kinara kembali dengan membawa ancaman nya merusak kehidupan bahagia mereka yang Valen dan Dea bangun
Mencoba hidup normal apa sesusah itu. Tanpa dendam dan selalu ingin berbuat baik tetapi selalu saja ada halangan yang terkadang membuat mereka sedikit ragu
"Setelah ini kau akan pergi kemana" tanya Kinara
"Aku akan bekerja" ucap Dea singkat
"Bagus bekerja lah seperti biasanya jangan tunjukkan sikap apapun yang membuat orang curiga ingat itu jika tidak siap siap saat kau pulang maka kau akan melihat mayat suami dan juga anakmu" ucap Kinara dengan menodongkan pisau yang ada di tangannya ke arah Dea
"Tapi dia anakmu juga Kinara dia putri kandungmu entah dengan siapa" ucap Dea
"Dia bukan anakku!! Anakku tidak akan pernah cacat" ucap Kinara
"Aku menganggap anakku sudah mati sejak aku melahirkan nya"
"Dasar wanita tidak punya hati nurani dimana rasa kasih sayang mu untuk anakmu bahkan kau tidak pantas untuk menjadi seorang ibu" ucap Valen yang sedari tadi diam
__ADS_1
"Perduliku?"
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN