
"Malam Mama papa semuanya!!" teriak Alina
"Alina ini rumah sakit" tegur Arlla
"Hehehe maaf mam" Alina memeluk mamanya dan mencium sekilas pipi sang mama
"Apa kabar sayang" tanya tante Ana
"Baik tan" jawab Alina
"Kamu kenapa Bel" tanya tante Rifani membuat Bella yang sedari tadi berjalan pelan sambil melamun langsung tersentak kaget
"Eh iya kenapa tan" tanya Bella gugup
"Buahahahah dia lagi bucin tan ada pacarnya di bawah" ucap Alina menertawakan wajah merona Bella
Bella dengan cepat membungkam mulut ponakan sialannya itu sebelum berbicara melantur kemana mana
"Awww" ringis Bella karena tangannya di gigit oleh Alina
"Salah sendiri napa bekep kan susah nafas gue" gerutu Alina dan mendaratkan tubuhnya di kursi tunggu
__ADS_1
Ting
Suara lift terbuka dan seorang laki laki membawa satu keranjang buah buahan di tangannya keluar dan menghampiri keluarga besar itu
Dalam lantai itu, hanya ada empat ruangan yang satu ruang rawat Oma Diana dan yang satu lagi ruang rawat Lichyia sedangkan dua kamar sisanya mereka ubah menjadi tempat tidur sementara dan khusus di lantai itu hanya ada keluarga Arjaya semua akses di tutup menuju lantai itu kecuali keluarga dan orang terdekat
Bella membalikkan tubuhnya membelakangi sosok itu dia masih takut untuk bertatap mata dengan laki laki itu yang tak lain adalah Andra yang mampu membuat dirinya salah tingkah
Sedangkan Andra hanya tersenyum tipis melihat tingkah Bella yang secara terang terangan menunjukkan tidak ingin melihat dirinya
"Permisi malam semuanya" sapa Andra sopan
"Malam juga Andra oh ya ngapain kesini ada urusan dengan Arel?" tanya Arlla yang tau siapa Andra itu
"Oh gak masalah tapi maaf ya kamu gak bisa masuk karena bukan apa apa kita hanya lebih menjaga kesehatan Oma yang sampai sekarang belum membaik" ucap Arlla
"Tidak apa apa nyonya kalau gitu saya permisi dulu ada pekerjaan yang harus saya kerjakan sekarang" ucap Andra dan pamit pergi setelah meletakkan keranjang buah yang dia beli di atas meja
"Hati hati di jalan" ucap Arlla
"Oh ya tuan Arel mana? Ada hal yang harus saya bahas dengannya" tanya Andra
__ADS_1
"Ada di ruangan sebelah sama Lichyia" ucap Tante Ana
Andra berbalik arah dan menuju ruangan sebelah melewati tubuh Bella begitu saja
Tok... tok.. tok..
"Masuk" Setelah mendapat ijin dari dalam, Andra masuk ke dalam ruangan itu
"Andra ngapain kesini" tanya Arel
"Ada hal yang harus saya bahas dengan tuan oh ya nyonya Lichyia kenapa" tanya Andra
"Dia gak papa dia sehat tadi cuma pingsan aja" ucap Arel
"Oh" Arel dan Andra keluar dari ruangan itu dan turun ke lantai dasar untuk ke restaurant yang ada di depan rumah sakit itu
Setelah membahas beberapa hal tentang pekerjaan dengan Andra, Arel kembali ke rumah sakit sedangkan Andra pamit kembali ke kediamannya
Arel sengaja tidak memberitahukan pada orang lain tentang berita bahagia nya karena takut musuh akan mengincar nyawa istri dan anaknya jika banyak orang yang tau. Apalagi sekarang Kinara dan Dea entah dimana keberadaannya bisa saja mereka sedang menyusun rencana untuk kembali membalas dendam
Bahkan seluruh keluarga pun sepakat dengan keputusan Arel itu dan akan mendukung sepenuhnya demi menantu dan calon cucu pertama keluarga besar itu
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN