Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 149


__ADS_3

"Jadi kalian akan tinggal disini?" tanya Dea dengan berbinar


"Ya lah kita mau tinggal dimana lagi" ucap Kinara ketus dan langsung masuk ke dalam salah satu kamar yang ada di apartemen itu


Di apartemen itu hanya ada dua kamar, satu dapur dan ruang tamu.


"Itu kamarku Kinara" ucap Dea setengah berteriak


"Huh kau bisa pindah" ucap Kinara tak mau


"Gak mau aku ingin tetap disana" ucap Dea


Akhirnya mau tak mau Kinara beralih pada kamar satunya. Kinara menutup pintu kamar dengan kasar membuat Dea dan Valen terkejut


Dea tersenyum sambil menatap suaminya itu harapannya kini terkabul. Valen berdiri sambil membawa koper yang berisi barang barangnya dengan Kinara dan mendekati Dea. Sebelum berlalu pergi Valen mengusap lembut pipi Dea


Dea berjalan masuk ke dalam kamarnya dan mengistirahatkan tubuhnya di atas ranjang empuk miliknya


Namun matanya tak kunjung tertutup karena mendengar suara pertengkaran dari arah kamar sebelah

__ADS_1


"Ini semua gara gara kamu!! Andai aja kamu lebih hati hati dan gak menandatangani surat itu pasti kita gak jadi kaya gini jadi gembel" teriak Kinara yang masih belum bisa menerima kenyataan bahwa kini semua harta Valen di kuasai oleh Arin


"Ada apa sama mereka" gumam Dea turun dari atas ranjang


Kinara duduk dengan kesal di ranjangnya sambil berpikir bagaimana bisa dia kembali merebut semua harta itu. Sayang sekali bukan harta segitu banyaknya di rebut dengan paksa oleh Arin pikir Kinara


"Sayang" panggil Kinara dengan senyum miring


"Ada apa" tanya Valen


"Kau rela jika harta kamu di ambil paksa gitu aja" tanya Kinara


"Aku tau siapa orang yang bisa membantu kita mendapatkan semuanya kembali" ucap Kinara


"Siapa" tanya Valen penasaran


"Arlla minta saja bantuan padanya dia memiliki harta yang banyak juga" ucap Kinara


"Dia tidak mempunyai hutang budi padaku malah sebaliknya apa yang bisa aku gunakan untuk membuat Arlla mau membantu ku" ucap Valen

__ADS_1


"Berdrama lah sedikit" ucap Kinara


Senyum Valen terbit seketika dan karena rasa bahagia nya karena mendapat ide dari istrinya itu Valen tanpa sadar langsung memeluk dan mencium kening Kinara


Dea yang hendak mengetuk pintu kamar Kinara pun menarik kembali tangannya yang ada di udara saat melihat Valen mencium kening Kinara dengan lembut dan Kinara hanya tersenyum sambil membalas pelukan Valen. Api cemburu mulai membakar hati wanita itu


Dengan rasa kesal Dea kembali ke dalam kamarnya. Dea menjatuhkan tubuhnya dengan kasar di atas tempat tidur sambil memeluk bantal


Air matanya ia tumpahkan semuanya di atas bantal tersebut sebagai pelampiasan dari rasa cemburunya melihat suaminya bermesraan dengan istri nya yang lain


"Kenapa sih!! Kenapa!! Kenapa!! Kenapa aku harus jadi yang kedua" teriak Dea kesal dengan memukul kasur


Dea bangun dari posisi tengkurap nya dan duduk dengan tegak


"Gue... harus buat Kinara kembali pada tujuannya yaitu balas dendam pada Arel dan Lichyia dan dengan itu Kinara akan lupa sama Valen" ucap Dea dengan senyum licik


"Valen harus menjadi milikku seutuhnya" gumam Dea


"Kelamaan jika nunggu dua bulan lagi setelah Kinara lahiran bisa bisa Valen semakin dekat sama Kinara dan lupa sama aku" ucap Dea tak terima sambil mengusap air matanya yang membasahi pipi

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2