
"Lichyia" gumam Arel
"Aku kira sudah pulang ternyata masih disini" ucap Lichyia dan berjalan masuk
"Aku akan pergi kau datang" ucap Arel
"Ternyata masih menghabiskan waktu dengan wanita itu... " ucap Lichyia dengan senyum licik membalas senyuman sinis dari Kinara
"Cia kamu jangan salah paham maksud aku.... "
"Yang terakhir kalinya maksudnya" ucap Lichyia dan berjalan melewati tubuh suaminya dan mendekati Kinara
"Sekarang kau lihat Kinara!! Siapa yang menang dan siapa yang kalah" ucap Lichyia sinis
"Dasar wanita materialis kau mengambil semua harta Arel bahkan tidak menyisakan sepeser pun" teriak Kinara frustasi
"Aku pikir telinga mu masih berfungsi dengan baik ternyata tidak bukankah tadi Arel sudah mengatakan jika dia yang dengan sukarela mengalihkan hartanya atas namaku" ucap Lichyia sambil memeluk tubuh Arel mesra membuat hati Kinara semakin panas
"Lichyia sialan!! Lo rebut Arel dari gue!! Gak akan gue biarin Arel jadi milik lo gitu aja!! Akan aku rebut kembali Lichyia inget itu!!" bentak Kinara
"Kinara!! Jangan pernah menyebut ISTRI ku dengan mulut busuk mu itu" bentak Arel
"Gak masalah aku tunggu pembalasan mu Kinara. Tapi inget sekarang belajar lah berjalan dulu sebelum mengambil kembali semuanya. Dan ya, satu lagi jangan terlalu frustrasi nanti bisa gila" ucap Lichyia santai
__ADS_1
Plak
Lela menampar pipi Lichyia dengan keras
"Tutup mulutmu Lichyia!! Dasar wanita perebut kamu merebut Arel dari anak saya" ucap Lela dengan nada tinggi
"Yang anda bicarakan itu bukan saya nyonya Lela tapi diri anda sendiri dan juga putri anda" ucap Lichyia
"Sayang kamu gak papa" tanya Arel cemas sambil mengusap lembut pipi istrinya yang memerah membuat Kinara semakin di bakar rasa cemburu dan sakit hati
"Dasar tidak tau malu!! Bahkan setelah menjebak cucu ku kamu masih bisa bermesraan dengan istri mu itu!! Pikirkan perasaannya" ucap Tika emosi
"Dan anda melupakan perasaan saya saat tau jika suami saya memiliki hubungan dengan cucu anda" ucap Lichyia tak terima
"Jika kamu licik maka aku pun bisa bahkan bisa lebih dari itu dan jika kamu dua langkah di depanku maka sepuluh langkah aku di depanmu" bisik Lichyia penuh penekanan
"Dasar Lichyia licik" umpat Kinara
"Sayang lebih baik kita keluar kita sudah tidak ada urusan lagi dengan mereka" ucap Arel
"Baik tapi tunggu" ucap Lichyia
"Ada apa?" tanya Arel penasaran
__ADS_1
Lichyia membuka laci yang ada di samping ranjang dan mengambil sebuah kertas disana
"Mau apa kau dengan cek itu" ucap Tika ketakutan karena saat ini Lichyia tengah mengambil cek yang di berikan oleh Arlla semalam
"Letakkan kembali Lichyia itu milik kami" ucap Lela yang juga takut jika Lichyia mengambil cek itu
"Itu milik ku kembalikan Lichyia" bentak Kinara
"Kinara!! Jangan pernah membentak ISTRI KU" balas Arel membuat ketiga wanita itu diam dan masih menatap penuh takut pada Lichyia
"Biarkan saja sayang memang itu yang mereka inginkan dari kita" ucap Arel
"No!! Mereka tidak berhak sama sekali atas uang ini sepuluh miliar ini akan sia sia dan hanya akan mereka gunakan untuk kejahatan" ucap Lichyia
Sreekkk
Lichyia merobek cek tersebut menjadi dua dan membuangnya ke sembarang arah membuat wajah Kinara, Tika dan Lela tegang seketika. Sepuluh miliar mereka hilang begitu saja
"Uangku" teriak Kinara histeris
Arel sudah lepas dari genggaman mereka kini sepuluh miliar pun hilang begitu saja
"Ayo kita pergi itu hukuman kecil buat mereka" ucap Lichyia dan menggandeng lengan suaminya mengajaknya keluar
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN