
Lichyia masuk ke dalam kamar itu dan duduk dengan lemas di atas ranjang. Wanita itu melirik ke arah jam tangannya dan melihat sudah pukul empat sore lebih baik dirinya mandi lalu sholat asar agar hatinya tenang
Lichyia beranjak dan membuka kopernya untuk mengambil baju ganti lalu masuk ke dalam kamar mandi.
Tok.. tok.. tok..
Tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu kamar Lichyia berulang kali
"Apa dia sedang mandi ya" gumam seseorang itu dari arah luar
Suara gemericik air dari dalam kamar mandi terdengar sedikit ke arah luar
"Nanti saja aku panggil lagi dia"
Beberapa menit di dalam kamar mandi, Lichyia keluar dengan wajah segarnya dan sudah berpakaian lengkap rapi
Lichyia mengambil mukenah nya dan sholat asar.
__ADS_1
"Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim engkaulah yang maha mengetahui segalanya engkau lebih tau apa yang tidak hamba ketahui kali ini ku mohon aku titipkan suamiku dan keluarga ku padamu Ya Rabb jagalah mereka dimana pun mereka berada dan padamkanlah dendam yang membara di hati Kinara. Kau lah Yang Maha Membolak balikkan hati Kau tau apa yang terbaik untuk hamba dan apa yang tidak baik untuk hamba. Jagalah selalu hamba dan keluarga hamba berikanlah keselamatan pada keluarga ku yang jauh disana dan tenangkanlah hatiku ini Ya Allah"
Lichyia menutup wajahnya sejenak dan membiarkan air matanya menetes agar beban di hatinya sedikit berkurang. Lichyia mengusap lembut perutnya
"Kamu yakin ya sayang jika papa tidak akan kenapa napa" bisik Lichyia
Tok... tok.. tok..
"Masuk" ucap Lichyia
"Sayang ada apa? Kau menangis?" tanya seorang wanita paruh baya namun masih terlihat sangat cantik dan muda
Beberapa saat kemudian Lichyia memberi jarak untuk bisa menatap wajah wanita cantik di depannya itu
"Udah tenang? Kau bisa berbagi cerita sama saya selama kau disini anggap saja aku adalah mamamu" ucap wanita itu
"Nyonya Clara terima kasih maaf bajumu jadi basah" ucap Lichyia tidak enak hati
__ADS_1
"Tidak masalah panggil saja mama" ucap Clara dengan senyum manis
"Selama kau disini aku yang akan jamin kau akan baik baik saja tidak akan aku biarkan satu orang pun menyakiti mu selama kau masih berada di negaraku" ucap Clara
Clara adalah istri dari presiden Italia sedangkan Leon menjabat sebagai gubernur kota Roma
"Terima kasih"
"Jangan terlalu banyak mengatakan terima kasih padaku mari kita makan semua makanan sudah siap dan Leon juga Asha sudah menunggu dirimu" ucap Clara dengan senyum manis dan tulus
Lichyia melepas mukenah nya dan ikut keluar bersama Clara menuju ruang makan yang ada di lantai dua. Seluruh kamar anggota keluarga berada di lantai tiga sedangkan di atasnya lagi ada ruang kerja Leon dan Tuan Brawijaya, suami Clara
"Kenapa lama sekali" tanya Asha penasaran
"Tidak ada apapun tadi Lichyia sedang mandi" ucap Clara
Semua anggota keluarga itu makan malam bersama. Menu masakan khas negara Italia di sajikan dan untuk kedua kalinya Lichyia memakan makanan Italia karena dulu dirinya pernah berkunjung kesini bersama mama dan papa nya beberapa hari setelah pernikahan Asha dan Leon
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN