
"Mas" panggil Lichyia
Arel berjalan mendekati wanita yang baru saja datang itu dan menyambut nya dengan pelukan hangat
"Ada apa kenapa kau kemari" tanya Arel
"Terlalu semangat bekerja sampai melupakan makan siang mu... ini sudah pukul dua belas tiga puluh" ucap Lichyia
Arel melihat ke arah jam tangannya yang melingkar indah di tangan kanannya dan benar sudah pukul setengah satu waktunya makan siang
"Baiklah kau kemari untuk mengajakku makan siang?" tanya Arel dan di balas anggukan kepala oleh Lichyia
"Ayo kau mau makan dimana" tanya Arel
"Terserah yang penting makan" ucap Lichyia
Arel melingkarkan tangannya di pinggang istri nya dan membawa nya keluar dari ruang kerja nya. Di depan ruangan Arel sudah sepi tak ada orang karena keluar untuk makan siang
Pasangan suami istri itu turun ke lantai dasar menggunakan lift khusus pejabat tinggi. Berjalan berdampingan dengan mesra melewati para karyawan yang berlalu lalang.
Wanita yang bekerja sebagai resepsionis menatap tak percaya pada dua orang yang berjalan di hadapan nya. Dia menunduk malu karena mengira istri dari atasannya itu adalah seorang penggemarnya saja
Lima menit perjalanan dari kantor ke sebuah cafe yang cukup ramai pengunjung. Setelah memesan makanan mereka menunggu dengan mengobrol ringan
__ADS_1
"Ada yang ingin aku katakan" ucap Lichyia
"Apa? Katakan saja" ucap Arel
"Soal.... "
Drtt... drtt...
Sebuah panggilan masuk ke dalam ponsel milik Arel membuat ucapan Lichyia terhenti
"Aku angkat sebentar" ucap Arel dan Lichyia hanya tersenyum sekilas
Arel menjawab panggilan yang ternyata dari salah satu rekan bisnis nya sedangkan Lichyia memakan makanan yang baru saja di antarkan oleh pelayan
"Rekan bisnis aku dia ingin meeting hari ini harusnya besok" ucap Arel
"Oh"
Lichyia dan Arel makan selama dua puluh menit. Setelah membayar tagihan mereka kembali ke tempat masing masing karena saat ke restaurant mereka menggunakan mobil yang berbeda agar tidak memakan waktu yang lama
.
.
__ADS_1
Di rumah sakit
"Bagaimana kita hidup selanjutnya ma uang dari Arlla hilang gitu aja" ucap Kinara
"Dasar Lichyia sialan!! Semua gara gara dia" umpat Tika
"Dia yang rebut Arel dari kamu dan sekarang dia merenggut uang itu dari kita mana uang mama habis lagi habis buat belanja kemarin" ucap Lela lalu menatap mamanya
"Apa lagi aku? Kau tau sendiri aku tidak pernah memegang uang selagi uang itu ada di tanganku dalam hitungan jam uang itu habis" ucap Tika kesal
"Kau minta saja pada Valen bukannya dia adalah kekasih mu" ucap Lela
"Bagaimana bisa aku minta pada Valen hubungan ku dengan dia hanya sekedar selingkuhan dan dia pasti meminta bertemu denganku apalagi dengan kondisi ku seperti ini!!! Arkkkhhhhh kecelakaan itu aku yang ingin tapi tidak dengan lumpuh seperti ini" teriak Kinara frustasi
"Apa?!! Kau gila Kinara kau ingin kecelakaan? Dimana akal sehatmu" tanya Lela kesal sambil mengguncang bahu putri nya
"Bodoh!! Bagaimana bisa aku punya cucu seperti mu" umpat Tika
"Jangan menyalahkanku!! Aku ingin kecelakaan karena Arel marah padaku dan aku pikir aku bisa rebut perhatiannya jika dia lihat aku terluka tapi aku juga gak mau lumpuh kaya gini" teriak Kinara emosi
"Kau bisa memikirkan cara lain tidak dengan melukai dirimu sendiri sekarang tanggung sendiri akibatnya" ucap Lela kesal dan duduk di sofa samping mamanya
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1