Anyelir

Anyelir
Romantisme Rooftop


__ADS_3

Hari ini cukup bagi Anya dan Rico untuk berwisata di villa , udara sejuk sudah mereka nikmati, tanpa perlu memasang AC, Besok mereka berencana untuk ke salah satu tempat wisata, yang menyediakan danau buatan dan berperahu di danaunya, serta menyediakan makanan-makanan yang enak.


Malam ini mereka sengaja duduk di rooftop, pemandangan dari rooftop sangat indah. Darisana mereka bisa melihat kota Lembang dengan pancaran kelap-kelip lampunya.


Mbok Kani membuatkan mereka minuman hangat yang terbuat dari jahe, sereh dan gula jawa. Dan dilengkapi dengan peyeum yang digoreng dengan terigu di dalamnya dimasukkan gula jawa.


Saat itu, suasana sangat romantis. Rico tak pernah membiarkan Anya berjauhan darinya.


Mereka selalu duduk berdempetan, tangan Rico tidak lepas dari pundak Anya. Mereka sangat menikmati kebersamaan tersebut.


" Aku harap, ini bukan kebersamaan kita yang terakhir, aku ingin seperti ini selamanya denganmu"


Anya hanya diam sambil menyandarkan kepalanya di dada Rico.


"You know Nya, until now I still love you. Love you so much"


Mendengar itu Anya semakin membenamkan mukanya ke dada Rico. Ada rasa sedih sekaligus bahagia. Sedih sepertinya mereka tak bisa bersatu. Sedang bahagia, Karena pernyataan Rico membuat hati Anya berbunga-bunga.


"I love you too, love you so much,aku juga tak bisa kehilangan Pak Rico"


Rico segera memgambil dagu Anya dan .... bibir Anya dengan sangat mesra dan lama.


" Kamu tidak akan pergi kan?, aku tidak mau kamu pergi dariku lagi"


"Tapi Pak Rico sudah bertunangan denga Rachel, aku tidak mau disebut sebagai wanita perebut


kekasih orang".


"Aku akan bicara pada Rachel, aku tahu dia kekanak-kanakkan, tapi dia pasti bisa menerima keputusanku"


Rico tak tahu sifat asli Rachel, Anya akan menunjukkannya secara pelan. Dia tak mau menceritakan keburukan Rachel secara langsung. Dia ingin Rico tahu dengan sendirinya.

__ADS_1


" I Love you, i love you, i love you " Kalimat tersrbut diucapkan berulang-ulang oleh Rico.


Sehingga Anya menjadi terhipnotis, ditambah dengan suasana romantis dan sejuk di atas rooftop.


Anya mengalungkan tanganya ke leher Rico. Gantian dia sekarang yang .... bibir Rico, lembut, dan lama, tapi lama-lama mereka terbawa oleh suasana. Rico semakin gencar .... Anya. bibir, pipi, leher. Badan Anya panas dingin.


Tangan Rico mulai membuka satu persatu kancing yang ada di gaun merah Anya.


Dia memberikan dua tanda di dada Anya, Anya melenguh mulai .....


Mereka sudah tidak menghiraukan cuaca dingin di rooftop. Yang mereka berdua inginkan mereka bisa mereguk kenikmatan cinta yang selama ini terpisah oleh ruang, waktu dan suasana.


Bulan dan bintang menjadi saksi kemesraan mereka berdua. Suara jangkrik terdengar dari kejauhan.


Disaat mereka terbuai dan hampir lupa segalanya, di saat semuanya hampir sampai pada tujuan, Anya tersadar dari buaian rasa cinta.


Dia membuka matanya. Walaupun rasa ingin dipuaskan masih ada, tapi kesadaran penuh kembali pada Anya.


Dengan lembut, Anya mendorong Rico. Walaupun terasa berat, Rico tahu ada penolakan dalam dorongan tangan Anya.


Rico memandang Anya dalam diam, tapi dia tidak bisa apa-apa.


Sedangkan Anya mulai mengancingkan bajunya satu persatu.


"Maaf Pak Rico, aku nggak bisa"


"Kenapa Nya ?, bukanya kamu mencintaiku ?"


Anya tersenyum, tampak pertanyaan Rico konyol dan kekanak-kanakan.


"Bukankah Pak Rico pernah bilang tidak akan merusakku, ini salah ??, madih ingat pak?, ayo kita jaga itu, sampai kita menikah nanti"

__ADS_1


Anya mengecup bibir Rico, setelahnya menyerahkan kaos Rico yang tadi dia buang serampangan.


Rico masih bengong dengan tindakan Anya, sampai dia disadarkan oleh ucapan Anya.


Dan memeluk Anya


" Maafkan aku Nya, entah kenapa bila denganmu, aku selalu lupa diri".


Anya tersenyum. Kita masuk ke dalam yuk pak, hawanya mulai tambah dingin.


Mereka turun berdua lewat lift yang memang dirancang oleh mamanya Rico, supaya saat usia pensiun papa Rico, mudah bila ingin naik atau turun lantai. Detail seperti itu sudah mama Rico pikirkan.


Di dalam lift mereka juga masih tidak melewatkan untuk saling ....


Rico mengantarkan Anya sampai ke kamar


"Tidurlah dulu, aku mau olahraga sebentar"


Anya maklum dengan maksud Rico, ia menganggukkan kepala. Dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur.


Rico tak lupa mengecup kening Anya.


"Good night" sambil mengelus kepala Anya


"Night" jawab Anya.


Rico melangkahkan kakinya menuju ke ruang olah raga, disana tersedia lengkap alat gym. Rico mengeluarkan segala hasrat yang tak tersalurkan lewat olah raga, Sampai satu jam kemudian baru dia selesai berolah raga.


Saat kembali ke kamar, ia lihat Anya sudah tertidur membelakanginya. Rico menuju ke samping sisi tempat tidur yang ditiduri oleh Anya.


Sambil mengelus rambut Anya, Rico berucap

__ADS_1


" I love you, I can't lose you", sekali lagi ia mengecup kening Anya. Dan merebahkan diri di sebelah Anya. Sambil memeluk Anya dari belakang.


__ADS_2