
Rico dan Anya berbulan madu di Bali, mereka menginap di salah satu hotel kawasan elit Nusa Dua.
Selama di Bali, mereka tidak hanya mereguk manisnya bulan madu, tapi sekaligus mereka berkeliling mumpung di Bali.
Kali ini, mereka melakukan perjalanan ke Pura Ulun Danu, Bedugul. Mereka bermaksud menginap disana selama dua malam yang nantinya lanjut ke Bali Utara yaitu Pantai Lovina yang ada di Kabupaten Buleleng.
Di Bedugul, mereka menginap di salah satu hotel disana. Hotel dimana mereka menginap, dilengkapi dengan Jacuzzi, sehingga, walaupun merasa capek , mereka tak perlu cari tukang pijat.
Cukup mandi di Jacuzzi membuat badan mereka fresh kembali.
Dari Denpasar menuju ke Bedugul perjalanan kurang lebih dua jam.
Rico dan Anya paling betah tinggal di Bedugul. Cuacanya yang mirip puncak sangat pas untuk ditinggali oleh pengantin baru.
Saat ini mereka sedang berjalan-jalan di Pura Ulun Danu Beratan. Cuaca yang hangat tertutup dengan hawa yang dingin, sehingga pas untuk berjalan-jalan.
Dari hotel, mereka sengaja berjalan menuju Pura Ulun Danu. Jarak antara hotel dan pura tidak begitu jauh, ditambah banyak wisatawan domestik yang juga berjalan kaki, jadi karena teman mereka banyak, mereka tidak merasa lelah.
Tampilan mereka yang sederhana, Rico dengan celana pendek dan kaos dipadu dengan sepatu santai, serta Anya yang hanya menggunakan dress pendek sebatas dengkul berwarna hitam dengan motif bunga kecil warna pink, serta menggunakan sepatu cats tampak cantik dan anggun.
Mereka menjadi pusat perhatian, sang cowok tampak cakep dengan dilengkapi kacamata hitam, begitupun dengan Anya, Anya memakai kacamata besar berwarna pink bening dengan rambut diurai. Tampak serasi bergandengan tangan.
Pasangan pas dan sedap dipandang mata. Terlihat banyak yang kagum melihat pasangan ini.
Mereka sengaja foto pada tukang foto yang banyak berada disana.
Pak Broto memberikan pada mereka waktu bulan madu sampai dengan satu bulan atau lebih nggak boleh kurang. Sementara sudah dua minggu mereka berada di Bali.
Rico mencari tempat duduk untuk istrinya tercinta, tampak Anya kecapekan.
" Duduk sini sayang"
Mereka berdua duduk di pembatas daratan dan danau, sambil sesekali Rico mengambil foto mereka berdua.
Ada beberapa wisatawan domestik yang sengaja mengajak foto mereka berdua.
" Mas mbak, boleh nggak minta foto bareng ?"
Anya tersenyum geli.
" Kita kan bukan artis, tuh banyak turis mancanegara, ajak aja mereka".
__ADS_1
" Tadi mereka sudah, sekarang ganti sama mas dan mbak, turis indonesia rasa korea".
Rico dan Anya tertawa terbahak bersama.
" Ada-ada saja". Jawab Anya.
" boleh kan mbak ?"
" boleh, silahkan ".
Mereka foto bersama, bahkan ada beberapa yang ikut-ikutan minta foto lagi pada pasangan ini.
Jam sudah menunjukkan pukul empat sore hari, Rico mengajak Anya untuk kembali ke hotel.
Anya terlihat capek, tapi dia kelihatan sangat bahagia.
Sampai di kamar Rico menghidupkan jacuzzi, ia lihat istri tercintanya sedang memijit-mijit betisnya, mungkin ia capek, pikir Rico.
" Sini aku pijitin, capek ya ?"
" Nggak tahu tumben, kemarin-kemarin nggak pa pa"
"Ya udah sini aku pijitin".
'Ah istriku ini, hanya melihat betismu saja bisa bikin yuniorku tegang begini'
Sementara ia lihat Anya meringis dengan menggigit bibir bawahnya.
'Ya ampuuun, godaan apa lagi ini, aku memijitmu Anya kenapa gayamu merangsang begitu'.
Sementara Anya tidak menyadari bahwa suaminya sudah blingsatan. Menahan diri untuk tidak terpancing dengan ekspresi wajahnya.
" Sudah enakan sayang ?"
" Heem makasih Pak Rico".
" Kita ke balkon belakang yuk, dibelakang asri banget, ada taman, ada pohon-pohon rindang, kamu tadi belum lihat kan ?"
" Belum ayuk ".
Mereka berjalan bergandengan tangan menuju ke balkon, dibagian belakang kamar hotel di bawah sana.
__ADS_1
Benar apa yang dikatakan Rico, disana tampak taman dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang, agak jauh disana tampak sawah berundak-undak ciri khas sawah Bali, begitu asri dan indah.
Ditambah terlihat beberapa orang wanita sedang nyunggi banten di atas kepala, di pematang sawah, menuju ke arah yang sama.
Anya tersenyum melihat itu.
" Bali keren ya, tradisional dan modern berbaur jadi satu. Seperti kemarin di Denpasar, ibu-ibu yang cantik juga bawa buah-buahan di atas kepala, wajahnya terlihat terawat tapi mereka nggak melupakan tradisi"
" Ya bener Bali memang the best"
" Pingin hidup disini ya Pak Rico, kayaknya damaaai banget".
" Serius ?"
" Kalau boleh ??" jawab Anya sambil tersenyum pada Rico, dengan pandangan yang menggoda.
Rico sudah tak tahan lagi.
Ia raih tubuh istrinya, ia cium bertubi-tubi, dan me..... bibir sexy Anya.
Anya mengalungkan tanganya di belakang leher Rico.
Rico mengangkat tubuh Anya, ia kangkangkan kaki Anya melingkari tubuhnya.
Rico membawa istrinya ke dalam kamar, yang hanya dibatasi jendela dan pintu kaca.
Rico meletakkan istrinya dengan pelan di atas tempat tidur, Mereka saling cium, pagut dan saling memuaskan pasangan.
Saat sudah usai, mereka saling berpelukan.
" Love you Anya", sambil ia ciumi istrinya.
" Love you too, rasanya pingin tidur terus dipelukan Pak Rico, males mandi".
" Kita mandi di jacuzzi yuk, mungkin airnya sudah hangat, aku mandiin kamu".
"Males, mau tiduran aja", jawab Anya manja.
" Sini, aku bopong, biar kamu nggak males, nanti habis mandi, kita makan di hotel aja ya, nggak usah keluar, rasanya dingin, enakny di kamar aja, sambil peluk kamu".
Anya menggelendot manja pada suaminya, Rico membopong Anya menuju jacuzzy, mereka menikmati pijitan air hangat jacuzzy, sambil sekali lagi, menikmati mereguk tubuh pasanganya.
__ADS_1
Selesai mandi, Rico dan Anya berencana untuk lebih lama tinggal di Bedugul, mereka sangat cocok dengan cuaca disini, sebelum melanjutkan lagi petualangan mereka menuju Pantai Lovina Buleleng.