Bos CEO Bucin

Bos CEO Bucin
bagian 79


__ADS_3

pagi-pagi Kaila tidak lagi tidur setelah melaksanakan kewajiban paginya Pram menemani Kaila yang berjalan-jalan disekitar rumah, perut Kaila sudah mulai terlihat jika memakai baju yang melekat sempurna ditubuhnya Pram semakin sering mengusap perut Kaila yang sedikit membuncit "by, jauh-jauh dariku" kesal Kaila melihat Pram yang menempel padanya Pram nyengir dan menjauh dari Kaila yang segera meregangkan ototnya melakukan gerakan kecil olah raga "pagi-pagi ribut aja" datang ayah ikut pemanasan Kaila menunjuk Pram yang mengganggunya "jam berapa ke kampusnya" tanya ayah. "8 yah, acaranya jam 9 kita harus mendengar dan datang sebelum acara" jawab Kaila "semua perlengkapan sudah ready kan" tanya ayah Kaila mengangguk menggerakkan badannya kekiri dan kekanan agar badannya tidak kaku


Kaila memulai persiapan untuk datang ke acara kelulusan hari ini, Icha dan Kalai membantunya untuk men touch parasnya dan memakai kebaya yang membuatnya terlihat berbeda "kayak pas kemarin kamu nikahan Kai" lihat Icha terharu Kaila menahan airmatanya agar tidak keluar "udah ah, nanti harus re touch lagi ini" geleng Kalai mereka tertawa bahagia keluar dari kamar dan disambut oleh para laki-laki yang menunggunya diruang tengah "kita berangkat sekarang" senyum Pram melihat Kaila yang mengangguk meraih jemari Pram yang membantunya berjalan "triplets baik-baik saja kan" tanya Pram mengusap perut Kaila "ini dibuat longgar by, nggak kliatan kah" pandang Kaila Pram tersenyum semua orang rumah ikut mengantar Kaila ke acara kelulusannya hari ini.


mobil beriringan menuju kampus Pram tidak pernah melepaskan tangannya mengusap perut Kaila, kendaraan memasuki area kampus dan langsung menuju pelataran parkir aula kampus yang digunakan untuk setiap acara Pram membantu Kaila untuk keluar dari mobil sedangkan ayah, Kalai dan Arga menuju tempat yang diantar oleh pelaksana perayaan kelulusan Pram dan Kaila menuju sisi yang berbeda untuk masuk ke dalam aula Kaila bersama yang lain memakai pakaian kelulusan berwarna hitam dan topi hitam.


Pram menuju kursi untuk para pengajar dikampus tak lama acara seremoni perayaan kelulusan telah dimulai para mahasiswa yang akan lulus mulai memasuki ruangan dan duduk ditempat yang telah diberitahu sebelumnya, Pram melihat Kaila berjalan pelan menuju tempatnya dibarisan no 2 dari depan sehingga dapat dengan jelas terlihat jika terjadi apa-apa acara demi acara berlangsung dengan tertib dan aman hingga dari arah pintu masuk tiba-tiba terlihat beberapa orang membukakan jalan kepada dua orang penting untuk duduk di deretan tamu kehormatan Kaila tertawa kecil melihat mommy dan daddy datang duduk disamping Pram di detik-detik terakhir acara wisudanya daddy tersenyum menatap Kaila yang terlihat cantik hari ini, Pram memeluk mommynya sesaat setelah duduk


hingga tiba saatnya memanggil para mahasiswa yang menorehkan keberhasilan didalam bidang akademik salah satunya adalah Kaila yang dipanggil untuk naik ke podium atas keberhasilannya meraih nilai tertinggi dan kecepatan dalam menempuh masa kuliahnya, Pram beranjak untuk membantu Kaila naik ke podium membuat mahasiswa yang ada di aula menjadi riuh karena perlakuan Pram yang istimewa kepada Kaila, ia membawa Kaila menuju rektor untuk menerima penyematan itu Kaila tersenyum tanpa henti memandang deretan tamu undangan yang terdapat ayah, Kalai dan Arga menunjukkan kalungan tanda lulus kepada ayahnya yang tersenyum lebar menganggukkan kepala kemudian melangkah menuju ketempat mommy dan daddy untuk memeluk mereka, Kaila menitikkan airmatanya menahan keharuan atas kedatangan mertuanya ke acara kelulusan nya hari ini. sungguh, merupakan kejutan yang istimewa mengingat waktu mereka yang padat mommy mengecup kedua pipi menantunya yang sangat dirindukannya.


"are U okay sweetie" elus punggung mommy Kaila mengangguk mengambil tissue untuk menghapus airmatanya yang turun sendiri mommy mengusap perut Kaila yang sudah terlihat membuncit "be good boys oke" elus mommy diperut Kaila. Kaila mengangguk mencium pipi mommynya, daddy berbisik kepada Pram untuk meminta waktunya sebentar kepada panitia pelaksanaan kelulusan Pram mengangguk dan menyampaikannya kepada jajaran rektor mereka mengangguk setuju

__ADS_1


Kaila akan kembali ke tempatnya duduk namun tangannya di raih oleh daddy dan dibawa ke pengeras suara yang tidak jauh dari tempatnya "terimakasih atas waktunya sebentar para rektor saya hanya ingin mengucapkan selamat kepada Kaila Dara Prayoga anak perempuan dari tuan Prayoga disebelah sana yang sudah menyelesaikan kuliahnya diluar perkiraan saya sebelumnya. which means it's about time I announced something" kata daddy memandang Kaila yang menghela nafasnya berat menutup matanya sesaat. daddy menekan lembut tangannya agar siap mendengar yang dikatakannya.


"saya merasa bangga karena tanpa kami kira anak perempuan kami bisa lulus dengan baik terimakasih telah menjadi bagian dari keluarga kami Bagaskara dan terimakasih sudah mau menjadi istri dari satu-satunya anak kami Pramudya Bagaskara" senyum daddy memeluk Kaila suasana menjadi ramai dengan sorak sorai para mahasiswa yang kaget dengan pernyataan keluarga Bagaskara tersebut, para mahasiswa yang ikut terlibat dalam pelaksanaan perayaan kelulusan pun sontak merapat dan mengabadikan moment yang baru kali ini terjadi tidak disangka-sangka dosen yang masih muda, tampan dan terkenal dingin itu adalah anak dari seorang pengusaha terkenal bukan hanya di Indonesia saja tapi juga di mancanegara dan yang lebih membuat mereka terkejut adalah gadis yang mampu merebut hatinya dan sekarang menjadi istrinya adalah Kaila Dara Prayoga gadis yang jauh dari penampilan seperti mahasiswi lain yang mencari perhatian Pram selama ini gadis yang terkenal dengan kegemarannya melakukan kegiatan naik gunung dan kegiatan amal di BEM kampus.


siapa yang tidak tahu Kaila, cewek gahar dikampus yang hobi mendaki gunung hidupnya selama dikampus jauh dari hingar bingar kehidupan kampus yang hedon juga merupakan salah satu gadis yang menjadi incaran banyak pemuda kampus karena sifatnya yang berbeda mereka tidak menyangka Pram telah menemukan tambatan hatinya disini dan sudah menikah banyak kemudian mahasiswi yang menggunggah status di media sosial yang menyayangkan Pram sudah beristri memiliki tambatan hati, merasakan patah hati, ada juga yang tidak terima jika Pram sudah menikah.


Pram tersenyum meraih jemari Kaila menggenggamnya erat membuat suasana aula semakin ramai hingga beberapa saat kemudian akibat perlakuan Pram yang sangat manis Bram yang melihatnya dari jauh tidak percaya akan apa yang disaksikannya saat ini gadis yang selama ini menarik hatinya karena kepribadiannya yang unik telah menjadi milik orang lain usahanya untuk mendapatkan Kaila harus terhenti saat ini saingannya bukan lagi Davi atau mahasiswa lainnya yang diam-diam menarik perhatian Kaila tapi dosennya sendiri sekaligus pewaris keluarga Bagaskara dan jelas Pram bukan tandingannya untuk merebut perhatian Kaila.


"dalam kesempatan ini saya juga meminta maaf jika selama saya mengajar di jurusan, fakultas maupun di fakultas lain ada banyak kesalahan dan mengalami ketidak nyamanan dan setelah ini saya sudah resmi mengundurkan diri dari tugas mengajar dikampus ini untuk fokus mengurus bisnis keluarga dan keluarga kecil saya bersama istri saya Kaila dan tiga jagoan kami nantinya" kata Pram berbicara formal didepan mahasiswa dan jajaran tamu undangan, aula kembali ramai penuh dengan tepuk tangan dan teriakan yang memberikan selamat kepada mereka berdua, teriakan ketidak relaan Pram mengundurkan diri dari mengajar dan keterkejutan mereka kala tahu Kaila sedang membawa tiga orang baby didalam perutnya saat ini.


Pram menundukkan kepalanya sedikit, memberi tanda ungkapan minta maaf atas segala kekurangannya selama ini, terimakasih atas kesempatan menjadi pengajar dan berbicara di podium saat ini mengungkapkan status nya dan Kaila, akhirnya setelah kehebohan dan keriuhan akibat Pram dan Kaila acara perayaan kelulusan selesai. ayah, Kalai, Arga, Davi, Icha dan Saka menanti Kaila diluar aula mereka berseru dengan riang, berpelukan melepaskan kegembiraan dan kebahagiaan karena kelulusan Kaila. ayah memeluk kedua Putrinya erat dan berterima kasih telah membuatnya bangga, Kalai harus meneruskan dedikasinya sebagai dokter gigi dulu sebelum dinyatakan lulus kuliah

__ADS_1


mereka mengabadikan banyak moment untuk merayakan kelulusan Kaila dan akan menjadi kenangan yang tak terlupakan suatu hari nanti. Pram mengambil banyak moment dengan Kaila semua orang yang berada didekat Kaila mengabadikan moment yang langka, Bram memberikan ucapan selamat atas kelulusannya dan pernikahannya dengan Pram yang tidak Bram sangka Kaila tersenyum dan membalas salamnya menganggap Bram adalah salah satu teman baiknya selama ini


Kaila menatap kampus tempatnya menimba ilmu, tempatnya belajar selama 3,5 tahun dan sekarang harus ditinggalkannya untuk meraih masa depan, setiap kenangan yang terukir didalam kampus akan selalu terpatri didalam hati, setiap hari yang dilalui dikampus akan membawa langkah menuju masa depan menjadi ringan. kesedihan, kebahagiaan dan kenangan tak terlupakan akan selalu ada didalam jiwa.


tetesan keringat dan airmata selama kuliah kembali terbayang saat ini, dimana dulu mereka berlarian dan tertawa di sela-sela tugas dan kelas yang harus mereka lalui bersamaan. teringat tawa canda teman-teman saat mereka menunggu kelas selanjutnya dan mengerjakan tugas bersama-sama. sungguh kenangan yang tidak akan terlupakan dan tergantikan.


hai.... hai.... hai..... all readers, luv U all sekebon pisang, biar bisa dibuat pisang goreng yang banyak, selamat menikmati cerita pertama kalang di sini jadi mohon maaf jika ada banyak kesalahan dalam merangkai kata dan kalimat dukung yaaa... karya pertama ku.


luv..... luv..... luv.... U all sekebon pisang biar bisa bikin pisang goreng banyak..


thanks a lot pisang sekebon...😘

__ADS_1


__ADS_2