Bos CEO Bucin

Bos CEO Bucin
bagian 81


__ADS_3

saat mereka sedang menikmati makanan salah seorang penjaga mommy mendekat berbisik sesuatu yang membuat mommy mengangguk "para stylist sudah datang sweetie mereka telah menunggu diruangan" kata mommy, Kaila mengangguk mengerti "aku habiskan makananku dulu mom setelah itu kita kembali" jawab Kaila mengunyah makanannya "jaga diri agar triplets selamat sweetie, jangan takut kami semua akan selalu menemani mu tidak akan terjadi apa-apa dengan kalian mungkin hidupmu terkesan agak terkurung karena tidak pernah sendirian lagi sekarang ada banyak seperti mereka yang mengawasi kita seharian tapi percayalah ini semua demi kehati-hatian kami para orangtua yang menginginkan keselamatan kalian berempat" kata mommy mengelus rambut Kaila.


"aku tahu mom dan aku tidak mempermasalahkan hal itu aku mengerti bahwa ini bentuk kasih sayang mommy dan daddy untuk melindungi kami yang jauh dari kalian" senyum Kaila melihat mommynya sambil berkaca-kaca mommy tersenyum menatap Kaila lembut "Pram memang benar kamu sekarang mudah menangis terlalu cengeng" tawa mommy tergelak menatap Kaila yang menghapus airmatanya sambil memajukan bibirnya ikutan tertawa Pram melangkahkan kaki menuju tempat duduk mereka memeluk mommy sesaat dan mengecup rambut Kaila.


"kenapa honey" lihat Pram menatap Kaila yang sendu. Kaila menggeleng meminum coklat dinginnya "dia melow karena perkataan mommy" jawab mommy menatap Pram yang tersenyum mengerti arah pembicaraan mommy "kenapa sudah kesini pukul berapa ini Pram"pandang mommy merasa heran "aku tidak bisa jauh dari Kai mom biasanya dia yang selalu mengurusku di kantor" jawab Pram menopang dagunya dimeja dengan tangan kanannya melihat Kaila yang memutar matanya malas mendengar ucapannya Pram menyentil kening Kaila pelan "besuk jika triplets sudah lahir kamu akan sendiri lagi karena Kai tidak mungkin meninggalkan baby dan akan berada didekat mereka"kata mommy Pram mendesah pelan


"apalagi selama 40 hari kamu tidak akan bisa menyentuh Kaila setelah triplets lahir" senyum smirk mommy menatap Pram "what, don't jokes with me mom" tatap Pram tidak suka mommy mengendikkan bahunya acuh "just ask your doctor" pandang mommy mengejek Pram yang mendengus pelan Kaila dan mommy tertawa melihat paras Pram yang masam dan tidak enak untuk dilihat "itu benar by, karena setelah melahirkan akan ada darah nifas yang keluar selama 40 hari itu untuk membersihkan darah kotor yang ada didalam rahim setelah mereka keluar just check in Internet if you wanna knows" angguk Kaila menerangkan sambil memakan makanannya.


"just like your periode right, why it take so long" pandang Pram tidak terima Kaila memandang Pram jengah "karena darah yang keluar setelah baby lahir itu berkali-kali lipat banyaknya daripada saat siklus periode datang by" jawab Kaila meletakkan sendok nya dan meminum coklat dinginnya, "c'mon mom, let's back to hotel" anjak Kaila dari tempat duduknya meninggalkan Pram yang memandangnya tak percaya ditinggal begitu saja oleh dua orang perempuan yang berarti di hidupnya saat ini.


"yang, kenapa kamu kesal" kejar Pram menyamai langkah Kaila dan mommy menuju hotel tempat mereka mengadakan acara tampak Kaila tidak menanggapi perkataan Pram setibanya dilobi beberapa orang telah menunggu kedatangan mereka dengan ramah ternyata ketua team yang dulu mengurusi pernikahan mereka berdua di London. mommy tersenyum dan terlihat berbicara sebentar kepada ketua team mereka kemudian diantar menuju kamar yang disediakan pihak hotel untuk persiapan sebelum acara dimulai, tiba disebuah ruangan mereka masuk dan mendapati beberapa stylist beserta para asistennya sedang menata dan mengeluarkan peralatan mereka


"long time no see kak" senyum Kaila menyapa para stylist, salah seorang diantaranya yang terlihat kemayu mendekat untuk menyalami Kaila "lama tidak berjumpa nona Bagaskara" senyumnya hormat, Kaila tertawa kecil mendengar panggilan stylist tersebut "lama banget kak kayaknya tambah cakep aja nih lama nggak kliatan" goda Kaila sang stylist tertawa lebar salah tingkah dipuji oleh Kaila, "Kalai dan Icha belum terlihat biasanya selalu terlihat bertiga" lihat stylist ke sekeliling tempat "mereka nanti agak sore an kak kemari nya karena masih ada urusan hingga sore nanti" geleng Kaila.


"mom kekamar dulu sweetie" pamit mommy "Ok mom" angguk Kaila dan Pram "jam berapa Kai akan di touch kak" duduk Kaila disamping Pram "sebenarnya akan dimulai sebentar lagi nona, untuk anda berdua agak berbeda dari yang lainnya karena memang ini acara untuk kalian berdua tapi tadi nyonya Bagaskara meminta agar touch untuk anda berdua jangan terlalu berlebihan apalagi saat ini anda sedang mengandung jadi pemakaian make up harus diminimalisir sebelum ini memang kami beberapakali berhubungan dengan nyonya Bagaskara" jawab ketua team menjelaskan dengan detail, Kaila mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


"thanks lead, sudah mau mengerti its just private party right jadi jangan terlalu formal untuk semuanya" kata Kaila, leader team tersenyum menganggukkan kepala "selamat nona Bagaskara sudah berbadan dua ternyata, sungguh senang dan bahagia mendengarnya setahun lebih tidak bertemu ternyata membawa kabar bahagia." dengar stylist yang kemayu, Kaila tersenyum mengangguk.


"honey kita harus membersihkan badan dulu kan" elus bahu Pram Kaila menoleh menganggukkan kepalanya, "kalo begitu Kai pamit dulu sebentar untuk membersihkan badan nanti akan kembali ke sini lagi" pamit Kaila leader team mempersilahkan mereka untuk bersiap dahulu Pram meraih jemari Kaila untuk segera keluar dari ruangan itu menuju ke ruangan hotel untuk merebahkan dirinya sejenak. Pram segera membuka pintu ruangannya sesaat setelah mereka didepan pintu ruangan hotel melepas sepatunya untuk mengistirahatkan punggungnya


"aahhh ....." kata Pram setelah terlentang membuka kemejanya, Kaila melepas sneakers putihnya untuk ikut merebahkan diri disamping Pram "capek, yang" toleh Pram mengelus bibir Kaila yang memandangnya. Kaila menatap mata suaminya lekat mendekatkan wajahnya mencium lembut bibir Pram "kamu menginginkannya honey" tanya Pram senang menatap Kaila dengan intens, Kaila kembali mencium lembut bibir Pram yang menahan tengkuk Kaila agar tetap seperti itu Pram mengusap bongkahan benda kenyal kesukaannya yang terhalang gaun Kaila. Pram melepaskan ciuman mereka memberi Kaila jeda untuk mengambil nafas.


"aku menyayangimu Pramudya Bagaskara" kata Kaila melihat Pram, Pram melanjutkan ciumannya yang semakin menggelora mereka saling menyesap dan mengabsen setiap inci bibir pasangannya, Kaila menggeram pelan saat Pram melakukan penyatuan meremas rambut Pram karena merasakan sensasi yang membuatnya melambung nikmat, setiap gerakan yang dilakukan Pram membuatnya menggila dan mendesah pelan walau terkadang membuatnya harus berteriak pelan menikmati sentuhan Pram yang memabukkan akhirnya Pram mendesah panjang diiringi erangan Kaila untuk menyudahi permainan mereka. Pram menahan tubuhnya dengan kedua tangannya mengecup bibir Kaila yang memandangnya penuh hasrat.


"aku mencintaimu Kaila Dara Bagaskara" tatap Pram lembut Kaila menyentuh wajah Pram yang sempurna, Pram mencium kening Kaila lama berguling kesamping Kaila dan menyelimuti tubuh mereka berdua yang tidak memakai sehelai benang pun "kamu membuatku selalu terkejut karena kelakuan mu honey, kamu membuatku selalu bahagia dan terlena itu makanya aku tidak bisa jauh darimu" elus perut Pram Kaila mencium bibir Pram lembut.


tak lama mereka segera memakai underwear khusus untuk acara yang telah disiapkan oleh mommy melalui pengawal yang berjaga didepan pintu. dengan hanya memakai bathrobe, Kaila dan Pram menuju ruangan yang ada disebelah untuk di touch stylist "kalian sudah datang" senyum Kaila memeluk Icha dan Kalai, Pram duduk ditempat yang telah disediakan Kaila segera ditangani oleh stylist utama "kenapa lama Kai tidak sadar dari tadi sudah ditunggu" kata Kalai Kaila mengangguk dan tertawa pelan


"aku tadi tidur dulu Kal, nggak kuat" jawab Kaila, Kalai tersenyum Pram mengecek beberapa pekerjaan dan email yang masuk, penjaga Kaila masuk memberikan paperbag kecil berisi minuman coklat dan roti untuk Kaila yang tersenyum menerimanya dan menoleh kearah Pram mengangkat coklat dingin yang segera diminumnya Pram tersenyum menatap istrinya yang cantik, Kaila segera memakan roti yang diberikan tadi "kelaparan kah nona" tanya asisten stylist tersenyum Kaila tersenyum mengangguk "hanya harus memasukkan sedikit-sedikit makanan kak jika tidak akan lemas" jawab Kaila


"tentu nona, sudah berapa bulan kandungannya tampak agak besar" lihat asisten itu lagi sambil membantu stylist menyiapkan perlengkapannya "jalan dua bulan kak" jawab Kaila memakan rotinya Kaila menyodorkannya ke Kalai namun ditolak karena Kalai sudah kenyang "keliatan gede ya..... apakah besar baby nya" tanyanya lagi "masih kecil kak kemarin sempat diperiksa tapi karena kembar tiga jadi lebih gede perutnya" jawab Kaila meminum coklat dinginnya asisten stylist itu menatap Kaila tidak percaya perkataan Kaila barusan "nona mengandung kembar tiga maksudnya" tanyanya lagi memastikan apa yang dia dengar tadi, Kaila menyeruput coklat dinginnya.

__ADS_1


"iya kak.... tidak apa-apa banyak orang yang tidak percaya jika aku membawa tiga baby sekaligus karena badanku yang kecil kan..... karena kami berdua kembar jadi kemungkinan memiliki keturunan kembar jadi lebih besar peluangnya" jawab Kaila tertawa pelan mengerti atas keterkejutan asisten itu, ia tersenyum melanjutkan pekerjaannya setelah semuanya selesai di touch oleh para stylist Kaila dan Pram memakai baju yang disiapkan oleh mommy jauh-jauh hari sebelumnya


Pram mengecup tangan istrinya yang terlihat anggun meletakkan tangan Kaila di lengannya untuk berjalan menuju tempat acara. Pram dan Kaila tiba didepan pintu ballroom dengan diiringi oleh semua keluarga mereka berjalan masuk kedalam ballroom yang dihias sangat cantik dan megah beberapa orang tamu undangan telah menempati kursi yang ada beberapa asyik mengobrol sambil menikmati makanan yang telah disediakan dan menikmati alunan musik


semua mata memandang kedatangan keluarga besar Bagaskara tidak sedikit yang melihat keluarga Bimantara juga ada didalam keluarga Bagaskara, disudut ruangan seorang laki-laki muda memperhatikan keluarga besar itu masuk. dia salah satu tamu undangan yang datang menemani orangtuanya datang khusus ke Jakarta untuk menghadiri acara keluarga Bagaskara pemuda itu adalah Erlangga yang pernah bersama Kaila untuk mendaki gunung yang sampai sekarang masih mencari keberadaan Kaila karena telah jatuh hati padanya. perhatian Erlangga tertuju pada Kaila dan Kalai yang tampak serupa dia belum tahu jika Kaila kembar dan tidak tahu siapa yang menikah dengan keluarga Bagaskara Davi terlihat bersama Kris berjalan paling belakang Kaila dan Pram duduk ditempat yang telah diatur untuk mereka.


"by, kenapa banyak sekali tamu undangan apa aku bisa sampai selesai" bisik Kaila memandang Pram yang mengangguk pelan menggenggam tangan Kaila menenangkannya ayah, daddy, mommy, Kalai dan Arga berada dimeja yang sama sedang Saka dan yang lainnya disisi meja mereka.


penata acara memandu jalannya acara dengan santai dan terkesan tidak begitu formal, saatnya tiba untuk daddy sebagai kepala keluarga tertua Bagaskara memperkenalkan Kaila sebagai menantunya dan anaknya Pram yang sudah menikah hampir dua tahun di London tempat tinggal mereka saat ini dan baru bisa memperkenalkan sekarang karena waktu itu masih fokus dengan kuliah agar tidak terganggu saat belajar juga memperkenalkan Pram yang jarang sekali tampak bersama daddy dalam acara-acara formal yang akan mengurus dan meneruskan perusahaannya kelak bersama Saka anak lelaki dari adik satu-satunya daddy juga memperkenalkan keluarga Prayoga dan keluarga Bimantara yang telah bersatu menjadi sebuah keluarga besar.


hai .... hai ..... hai ...... all readers, luv U all sekebon pisang biar bisa dibuat pisang goreng yang banyak, selamat menikmati cerita pertama kalang di sini. jadi mohon maaf jika ada banyak kesalahan dalam merangkai kata dan kalimat. dukung yaaa ..... karya pertama ku.


luv.... luv ..... luv .... U all sekebon pisang biar bisa bikin pisang goreng banyak..


thanks a lot pisang sekebon...😘

__ADS_1


__ADS_2