Brother And Love

Brother And Love
Bab1-BAL


__ADS_3

...Surprise...


Terdengar suara ketukan pintu. "siapa?" tanya mita yang masih sibuk memainkan hpnya dikasur.


"Bibik non! oh, masuk aja bik? gak dikunci kok. Ada apa bik?" tanya mita disaat pintu sudah terbuka, disuruh kebawah non. "Emang ada siapa bik?" tanya mita sedikit penasaran.


"Katanya sih, bibik gak boleh kasih tau ke-non Mita." katanya sih spesial. jawaban bik susi membuat rasa penasaran meluas.


"Ya udah, bik." bibik luan aja kebawah entar mita nyusul kok.


"Bibik ke dapur dulu ya non nyelanjutin buat sarapan, iya bik." Mita berjalan dengan malas, namun karna penasaran ia mempercepat langkah kakinya, karna siapakah orang yang mencarinya sepagi ini.


Langkah kakinya berhenti ketika melihat seseorang yang tak asing lagi buatnya. Mita mengembangkan senyum yang jarang ia perlihatkan, dan sedikit berlari menuju orang tersebut, yang sedari tadi melambaikan tangan kearahnya.


"Bruk..." mereka berpelukan seakan-akan sudah bertahun- tahun tak jumpa.


"Gimana kabar lo beb!" ucap Bella lembut setelah dua minggu berpisah dengan Mita. Gue baik bel. " lo sendiri gimana?" Tanya mita balik. seperti yang lo liat beb gue baik. " lo pulang kok gak nyabarin sih, kan gue bisa jemput lo dibandara?"


"Yah, kalo gue kasih gak surprise dong jadinya beb." Jawab Bella dengan sedikit manjangkan bibir ke depan.


"By the way, lo udah sarapan belom? Belum beb, gue tuh langsung kemari tau? iya kali gue sempet sarapan."


"Yaudah, sarapan yuk! Gue juga belum sarapan" mereka berdua berjalan beriring menuju dapur.


"Hmhm...! gak berubah deh! apannya bel?" masaan Bik Susi enak banget tau. koceh Bella yang udah lama gak nyerasain masakan Bik Susi.


"Emang dari dulu tau bel."


"Gak! kalo menurut gue dulu gak beb. ini enak bangettt.." Jawab Bella cepat sambil memasukan makanan kemulut.


Mita tertawa kecil, "lah kok malah ketawa sih beb? Lo tuh, dari dulu kalo soal makanan gak berubah ya bel?"


"Hahaha... " Mita malah ketawa lagi, yang nyebuat Bella jadi garuk-garuk kepala yang sebenarnya gak gatal sama sekali.


"Lo masih inget gak bel?" yang waktu kita balik dari kemah, yang dianter pulang, tapi belum ada setengah jalan kita satu rombongan diturunin. Karna bannya bocor. "oh, iya yang kita diturunkan disiang bolong itu kan yang nyebuat kulit putuh gue jadi warga emas kan!" jawab Bella mengingat kejadian 3 tahun lalu.


"Trus kita disuruh naik angot, satu rombongan. tapi sialnya kita itu ketinggalan karna kita kekamar mandinya lama banget, abis lo bokernya lama banget." hahaha... kini Bella tertawa nyinget dirinya yang bolak-balik ke kamar mandi.


''lo inget gak. lo makan apa sebelum lo bolak-balik ke wc?" Bella mengakat tangan kanannya ke atas lalu mengetuk dahinya dengan jari telunjuknya, yang mencoba mengingat masa itu.


"Oh, iya. gue makan telur" Jawab Bella cepat saat mengingat kejadian itu. "Padahal lo itu gak suka telur tapi pas lo bilang, lo lapar banget ,lo gak sadar tuh!"


"Lo bilang kalo telut gorengnya enak banget " Di situ gue sempat mikir. Kalo lo suka banget sama telur, padahal tuh telur cuma telur goreng. dan setahu gue lo gak suka sama sekali yang namanya telur!


"Eh, taunya pas sebelum pulang lu ngajain gue, minta ditemenin dikamar mandi. Padahal gue juga masih ingat, kalo lo gak mau mandi selama kita kemah. Jangankan mandi nyentuh airnya aja gak!" Terang Mita panjang luas.


Bella, hanya mengembangkan senyum kecutnya ke mita, karna aibnya ternyata masih diingat sama sahabatnya itu. "


" jadi kalo menurut gue, lo tuh lagi kelaparan kali, makanya muji-muji masakan bik susi " bella hanya nyangguk dan bangkit dari tempat duduknya karna kebelet ke kamar mandi.


" mita hanya geleng-geleng kepala. "



"Oh, iya beb! lo jadi gak liburan ke bogor?" tanya Bella ketika baru duduk di samping Mita.


Mita hanya geleng-geleng kepala.


"Loh, kok gak jadi kenapa beb?" Gue lagi males aja liburan, lagian bunda sibuk mulu, masa ia gue liburan sendiri kan gak seru dong.


"Bunda, Bella melihat sekitar. udah pigi beb?" udah. sekarang tuh, bunda piginya lebih pagi tau, bahkan lebih pagi dari gue bangun."


"Jadi semenjak libur, lo kemana aja beb?


gue gak kemana-mana. Gak kemana-mana jawab bella mengulang perkataan mita."


"Lo, juga sama gak berubah ya beb! Emang lo mau gue berubah seperti apa?" tanya Mita balik.

__ADS_1


"Ya, se enggaknya lo kan bisa bisa jalan-jalan, atau ke cafe bunda, sekali-kali. lagian lo kan gak pernah tuh ke cafe bunda lo. gue males bel!" Jawaban yang singkat yang nyebuat Bella langsung nyeliat Mita dengan kesal.


"Hmhm..." Bella tampak berpikir sejenak. gimana kalo siang ini kita ke mall? Mita langsung nyeliat wajah sang Bella balik.


"Gak ah males! " ayok dong, pinta Bella memelas.


"Mending kita nonton aja Bel. banyak season baru loh!" Bella melipat ke dua tangannya di dada, dan memalingkan pandangannya ke samping, dangan kerutan di kening nya.


"Iya..! " iya deh gue mau kok ke mall! spontan Bella memeluk sahabatnya itu.


ya udah lo tunggu bentar ya gue mau ganti baju dulu keatas.


" Tanpa menunggu jawaban dari Bella, Mita menuju kamarnya." Mitaa... tungguin dong? " nah, tuk lo beb kita piginya pakai baju ini.


Ini kan.. ucapan Mita dipotong oleh Bella." iya" ini sengaja gue beli kebetulan ada warna ini nih, yang lo suka beb!


" Tapi gue gak biasa pakai rok beginian, kecuali rok sekolah bel. keluh Mita yang mengerutkan keningnya."


" Udah, deh beb." entar gue dandani deh lo."


dengan terpaksa mita pun menuruti perkataan sahabatnya itu. "


" Bel, lo nunggu di luar aja?" gue mau dandan seadanya ucap Mita yang mendorong Bella keluar kamarnya, lalu mengunci pintunya .


" Bella memakai rok mini berwarna kesukaannya yang berukuran di bawah lutut, dan baju sweeter warna putih. ya salah satu warna kesukaannya tentunya."


" Mengucir rambut seperti biasa dan tak lupa membawa kaca mata."


***


" Ih..., ginikan cantik beb. ucap bella setelah baru masuk mobil. cantik apaan gak ada yang cantik tau?


" Lo itu cantik kalo gak pakai kaca mata ini, beb. liat deh, beda banget kan, sambil menyodorkan hp kemuka Mita. " gitu doang. responsnya? "


" Makasih Bella untuk kritikanya ". Bella tersenyum puas nyelit sahabanya yang tersenyum paksa. " pak de jalan pak! iya non.


" Emang yang hamil aja yang boleh nyidam? ucap bella sebel kearah sahabatnya itu. "


" Ya, setau gue sih gitu Bel! "


" Ya udah, ih. belik yok. "


" lo mau rasa apa beb? " biasa bel. " oke deh "


om. coklat satu, strawbery dua ya, iya neng.


mereka memasuki mall, sambil makan ice cream.


gue tuh udah lama banget tau gak makan ice cream,


" ya, tuhan enak banget tau." lo mikirin apa sih, dari tadi gue kok di kacangani serasa nyobrol sendiri ? gue lagi bingung aja mau beli apa? yaudah mending lo bantuin gue milih baju.


" Mita " ini rok yang gue cari-cari waktu di bandung. akhirnya ada juga di sini. warna mana Beb yang bagus,selain warna kesukaan lo? "


" Ini nih, bagus. warnanya cocok sama kulit lo.


Bella memilih warna merah apel. bagus ya mit, ah gue ambil ah nih warna. lo ambil juga dong, biar banyak baju kapel kita.


" Gak, ah. " gue gak biasa pakai rok, terang Mita ke Bella. tenang aja lama-lama kan terbiasa. " beb lo warna yang ini aja gimana ? hening tak ada jawaban.


Bella memutar kepalanya karena gak ada Mita di dekatnya. ih tuh bocah, maen pigi gak nyajak-nyajak ucap Bella sebel ke Mita.


" Mit, lo mau kemana? lo milih baju sendiri aja ya, gue mau kesana bel!" oh, yaudah deh. tapi kalo ada apa-apa langsung hubungi gue ya beb. mita mengangkat tangan kananya lalu menyatukan jempol dan jari telunjuk membentuk lingkaran, yang berarti mengiyakan.


Mita mengelilingi mall, sambil mencari sesuatu sepertinya? Mita mengambil dua setel baju kaos. yang berwarna sama.


Mita tekejut ketika mendengar suara anak kecil menangis yang bersembunyi di bawah meja. adik kenapa nangis, anak itu diam ketika mita bertanya padanya. Namun setelah melihat mita anak itu nangis lagi. Mita bingung karna nangisnya mangkin lama mangkin kuat. "

__ADS_1


Mita sempat bingung harus apa, tapi ia berusaha tenang. " Nama kakak Mita, nama adek siapa?" tanya mita dengan suara lembut. anak itu masih nangis tapi tak sekuat tadi.


Mita tersenyum, lalu kembali bertanya sambil mengelus kepalanya, "bunda adek mana? "


anak itu melihat Mita dengan lekat lalu menggeleng.


"Trus adek kok bisa di sini? " adek itu keluar sambil membawa mobil remot. "oh" Mita kembali tersenyum. Mau kakak anter ke bunda. anak itu dengan cepat mengiyakan. "


"Ayok, anak itu masih diam melihat tangan mita menjulur kearahnya. "


" Adek harus keluar baru bisa ketemu mama, okey.ucap mita menyakinkan. anak itu nurut lalu mengandeng tangan mita dengan erat. mita gak abis pikir. "


" Karna dia bisa membujuk anak kecil yang baru ia kenal dan bahkan sekarang ia mengandeng anak itu.


" Mita membawa anak itu ke kasir, kak nama kakak tadi siapa? tanya anak itu, mita. nama kakak mita.


belum sempat bertanya, anak itu memperkenalkan dirinya. nama aku idil kak. oh,nama yang bagus ucap mita melihat anak itu sambil tersenyum. kakak cantik ucap anak itu lagi. kamu juga, ngak lah kak kan aku laki-laki. kakak cantik dan aku keren,ucap anak itu sambil sambil mengangkat tangannya ke atas."


" Iya, deh idil keren. hehehe...."


" Mita, meminta ke kasir untuk mengumumkan anak kecil ini, tapi belum sempat di umumkan seorang wanita berusia seumuran sama bundanya datang ke kasir dengan membawa dua shopping bag ke kasir. itung cepat ucapnya ke salah satu kasir. lalu melihat Idil dengan tajam.


" Dari mana kamu? mita melihat idil sedikit takut, maaf tante, tante mamamya idil ya? mita bertanya dengan lemah lembut. orang itu melirik mita sekilas.


'' Iya " jawabnya singkat. lalu menarik idil kearahnya. lain kali jangan pigi-pigi sendiri kalo ilang kan mama jadi repot. " iya ma, ucap idil lalu menunduk gak berani natap mamanya."


" Wanita itu memberi kartu kredit ke kasir, selesai membayar ia pun pergi. idil sempat menoleh ke belakang dan berdada ke Mita, begitu pula mita yang membalas lambaiyan tangan dari idil. "


" Mita, berhenti melamun, ketika hpnya berbunyi.


" hallo, beb. sapa orang disebrang telpon "


" iya, bel. kenapa?


" Dari tadi gue sms kok gak di balas-balas sih.


" Ah, iya maaf. gue gak ada buka hp soalnya, jawab mita enteng disertai tawa kecil "


" Sekarang lo dimana beb?


" Gue di kasir lantai satu. lo dimana bel ? mita balik bertanya.


" Gue, lantai dua. pokoknya tunggu gue! sepuluh menit lagi gue dah di kasir, ya udah gue matiin ya.


" Mita geleng-geleng ketika bella datang dengan bawaan penuh, mita menghampiri sahabatnya dan membantu ke kasir. "


***


" Mit, kita ke cafe dulu ya. lapar banget gue. "


" Lo pesan apa beb?


Mita melihat daftar menu dan memesan choco cake dan cappuccino, sedangkan bella memesan nasi goreng sosis dan jus strawbery.


"Sambil menunggu keduanya sibuk dengan ponsel masing-masing. tapi suasana menjadi tegang ketika bella membuka pembicaraan.


"Oh, iya beb. kita sekelas kan?"


" Egak!" hah ucap bella tak percaya.


jadi lo kelas berapa beb?


Gue kls 11¹ lo 11². tapi lo gak sekelas kan sama klara?


"Mata mita terbelalak dengar nama Klara, antara jawab atau gak!"


🙏🙏maaf kolo alurnya agak nyambang

__ADS_1


tapi diusahain kok biar bagus. mohon kerja samanya bantu like dan komen agar makin semangat nulisnya😇😇


__ADS_2