
Mita yang tadi mendapat kan ajakan dari Bayu untuk ke atap pun dengan segera ia menuju ke atap. Langkah nya memelan saat sudah sampai di pintu, Mita dapat melihat Bayu dengan jelas di depan sana, Bayu berdiri membelakangi nya, Mita yang melihat Bayu sedang lurus menatap ke depen pun tersenyum kecil.
"Bay..!" Panggil Mita saat sudah berada di sampingnya Bayu. Bayu menoleh dan tersenyum melihat Mita yang sudah datang, sesaat kemudian ia kembali menatap ke depen."Liat apaan?" Tanya Mita ketika Bayu kembali menatap kedepen. "Liat masa depan gue sama lo!" Ucap Bayu dengan tawa yang sudah keluar dari mulutnya. Mita sempat melonggo mendengar ucapan Bayu barusan.
"Gue bercanda!" Ucap Bayu dan mengajak Mita duduk. Mita memberikan sebuah kertas ke pada Bayu, "Sembilan tujuh," Ucap Mit dengan tersenyum bangga. Bayu melihat apa yang di tulis di dalam kertas tadi. Bayu tersenyum ketika membaca kertas di tangan nya. "Pinter," Ucap Bayu sambil mencubit pipi kiri Mita. Mita yang mendapatkan cubitan pipi dari Bayu hanya memasang muka kesal pada Bayu.
Tadi Mita mendapatkan ulangan mendadak, dari guru mtknya. untung tadi malam Mita sempat mempelajari nya tadi malam. dan ketika hasilnya sudah keluar hanya nilai Mita lah yang berada di posisi paling atas. biasanya jika ulangkan mendadak seperti ini, Mita hanya akan mendapat kan nilai tujuh puluh ke atas namun lebih sering ke bawah.
"Sakit bay," Ucap Mita dengan ekspresi murung nya. Bayu tertawa lagi ketika melihat Mita yang sedang merenggut sambil mengelus elus pipinya. "Abis gemes!" Jawab Bayu lagi.
Keduanya diam beberapa saat dan sesekali kedua nya saling pandang. "Makasih bay..!" Ucap Mita dengan senyum. "Untuk?" Tanya Bayu heren. "Untuk udah nampung gue jadi murid lo," Jelas Mita pada Bayu.
Bayu hanya tertawa kecil mendengar nya, "Gak masalah, lagian lo itu udah gue anggap sebagai adik gue sendiri, lagian gue juga berguru dengan orang lain." Jelas Bayu dengan ikut berdiri di pinggir pembatas atap saat ini.
Dek..
Mita merasa dirinya sangat tergoncang akan ucapan adik bagi Bayu. Bayu kembali memainkan ponsel nya ia terus terusan tersenyum, bahkan Mita sendiri sampai tak sadar jika pandangan matanya tak lepas dari Bayu.
...rika💕...
_ gue dah di atap, jelas Rika melalui pesan singkat.
__ADS_1
^^^bayu^^^
^^^—gue tunggu. jawab Bayu dan^^^
^^^memasukan ponselnya^^^
^^^ke dalam kantong celana.^^^
Mita dengan cepat melihat ke arah depan, "Ada yang mau gue kenalin sama lo," Ucap Bayu dengan tak luput dari senyum.
"Siapa?" Tanya Mita tanpa sadar. "Orang yang spesial buat gue," Jawab Bayu lagi dan menambah level senyum di bibir nya. Lagi lagi Mita merasa sakit di ulu hatinya. "Gue kenapa?" tanya Mita dengan tersenyum paksa melihat Bayu di samping nya.
"Hai" Sapa seorang cewek dari belakang keduanya. Bayu langsung membalik dan mendekati Rika, yang orang yang ada di belakang Mita saat ini adalah Rika. Mita tak berarti geming dari tempat nya, ia masih pokus ke pada tatapan kosong di depannya.
Mita mengarah ke orang yang tadi memperkenalkan dirinya. "Mita kak, dari kelas sebelas iis satu." Ucap Mita dengan menyambut tangan nya Rika. "Dan gue Bayu, cowok nya Rika!" sambung Bayu dengan mencubit pipinya Rika pelan. Ada rasa tersentil di ulu hatinya Mita saat melihat perlakuan Bayu pada Rika apalagi saat memberi tahu hubungannya dengan Rika.
"Ya tuhan, Mita iri dengan manusia di depan mata ini, matanya terlihat sangat cantik, kulit nya putuh bersih, hidung yang mancung. serta suara yang indah itu," Mata Mita beralih ke arah Bayu. "lo gak salah Bay.. memiliki kekasih yang sempurna ini, gue sendiri iri melihat nya." Ucap Mita bermonolog dalam hati ia merasa minder sendiri.
"Gak usah pake kak, panggil nama aja, kita kan seumuran," Jelas nya lagi dan di angguki cepat oleh Mita. Rika berjalan mendekati Mita. "Seperti nya kita pernah ketrmu deh sebelum nya!" Ujar Rika sambil ikut memegangi pembatas di depannya. Mita menjawab nya dengan senyum. "Di minimarket dua kali, di cafe juga pernah, di toilet juga!" Ujar Mita menjelaskan. Rika yang mendengar nya tertawa kecil, "Mita lo manis," Ucap Rika.
Mita tersenyum kikuk mendengar ucapan Rika.
__ADS_1
"Oh ya, lo kenal Dira?" tanya Rika saat sudah leleh tertawa. "Kenal, kita juga sekelas," Jawab Mita tanpa melihat lawan berbicaranya. "Dia tetangga gue, tapi dulu sekarang dia udah pindah di depan The cafe." Ujar Rika lagi. "Dia seru orangnya, suka ngoceh yang aneh aneh, dia juga kepoan orangnya, suka curhat, kadang kalo bosan dia ketawa tanpa sebeb, yang jelas dia orangnya asik!" Rika menatap lurus ke depan. "Tapi sekarang kita jarang main, sesekali dia yang main ke rumah Rika, kalo Rika sendiri sering jumpa dia di cafe," Rika menatap ke arah Mita.
"Lo kan salah satu yang sering di cafe kan?" Tanya Rika setelah mengingat jika ia sering bertemu dengan Mita. Mita mengganguk mengiyakan.
Lain hal dengan Mita dan Rika, Bayu tampak sedang asyik memainkan gitar di tangannya. ia kembali mengeluarkan suara indah nya yang membuat dua cewek yang asyik mengobrol pun ikut mendengar kan lagu yang di bawa oleh Bayu.
"Lo masih ingat bay, lagu ini?" Tanya Rika di sela ikut saat ia bernyanyi dengan Bayu. Bayu menjawab dengan anggukan singkat dan senyum tulus.
dek..
Lagi Mita merasa perasaanmu sakit sekali, "Gue kenapa? kenapa dengan ini semua, lo harus sadar Mit, jangan kelamaan berharap lebih!" Ucap Mita mengingat kan dirinya.
Mita hanya ikut bertepuk tangan saat Bayu dan Rika mulai bernyanyi bersama, "Lagu ini gue khusus kan buat orang yang gue sayang dan cintai, orang yang selalu buat gue merasa nyaman!" Ucap Bayu di sela pertengahan nyanyiany. Mata nya tak luput dari pandangan Rika, begitu juga Rika. "Gak usah ngebucin deh Bay, ada Mita!" Pringat Rika merasa kurang nyaman karena adanya Mita.
"Ternyata, lagu yang selama ini lo nyanjikan buat gue itu cuma buat Rika bay, gue kok bisa sebodoh ini sih?" Mita merasa kesal dengan dirinya sendiri. Lagi Mita merasa sakit di hulu hatinya saat melihat perlakuan Bayu ke Rika.
"Apa ini yang di namakan patah hati?? belum di ungkapkan udah minder sendiri?" Ucap Mita lagi, namun dalam hati.
"Gimana, Mita orang nya baik kan?" Tanya Bayu sambil menyandarkan gitar nya. Rika membalas nya dengan senyum. "Lo tau bay, gur tadi sempat nyasar lo, waktu mau ke atap. mungkin karena gue dah lama gak sini kalikya?" Curhat Rika pada Bayu. "Gak apa nyasar asal hati lo nyasar nya ke hati gue!" Ucap Bayu yang terdengar sedang mengobal. Rika hanya menggeleng kan kepalanya. "Bay..!" Ucap Rika yang merasa tak enak karena adanya Mita di dekat mereka. Rika sendiri tak tau kenapa Bayu seperti ini dengannya, bahkan tangan nya saja tak lepas sama sekali dari genggaman tangan nya Bayu.
"Gue sayang rik, sama lo, lagu tadi spesial buat lo, dalam rangka untuk menuju hari jadi yang ke tiga tahunnya kita," Ucap Bayu dangan mencium tangan putih milik Rika. dengan cepat Rika menarik nya, "Gue malu bay, ada Mita!" Ucap Rika pelan dengan berbisik ke Bayu. Bayu hanya tersenyum geli melihat tingkah nya Rika.
__ADS_1
"Tenang aja, Mita itu udah gue anggap sebagai adik gue sendiri, jadi gak usah malu, lagian gue kangen sama lo!" Ucap Bayu lagi kali ini ia mencubit pipinya Rika dangan kasih sayang, karena setelah nya Bayu mengelus elus pipinya Rika. Rika yang sebal pun menjadi balas membalas dengan Bayu sampai dua insan yang sedang bucin nya itu tak sadar jika hanya tinggal mereka berdua di tempat tersebut.