
Bagi kholil hari ini sungguh membahagiakan. bisa bersanding dengan seorang putri kyai seperti ida mimpi apa dia selama ini. walaupun usia mereka terpaut ida masih nampak sangat cantik dan manis.
dia yang terlalu muda. walo masih 20 tahun tapi kholil sudah terbiasa bekerja keras dari kecil karena di tinggal sang ayah menghadap SANG KUASA. hal itu menjadikan kholil pribadi yang sangat tekun dan mandiri.
kini dia sedang diam membatu di dalam kamar istrinya. saat mengucap salam tidak ada sautan dari yang empunya kamar. saat masuk kholil tercengang melihat ke dalam karena istrinya sudah terlelap tidur.
di dekatinya tempat tidur mamapak wanita yang baru dia. nikahi sudah lelap di alam mimpi. kholi hanya bisa senyum melihat nya.
sepasang baju ganti sudah teredia di ujung tempat tidut. kholil putuskan ganti baju di kamar mandi dan setelah selesai segera membaringkan diri di samping ida. lalu memiringkan diri menghadap sang istri yang tidur tanpa cadarnya. nampak manis dan rupawan dengan sejuta pesona bagi kholil.
di tatap nya tampa henti wajah yang membuat dia terpesona. sang empunya masih asik dengan dunia mimpi. yang dia rangkai sendiri tanpa sang suami.
kholil menyentuh pipi mulus istrinya dengan pelan merasa sedikit kesal dan gemas karena dia tidak di sambut hangat malah ditinggal tidur sang istri.
sungguh malam pengantin yang mengenaskan. apa lagi ucapan nafik yang mengatakan kalo ida sedang halangan membuat jiwa kelaki lakianya menjerit keras.
"dia santai sekali meninggal kan suaminya sendirian tidak menyambut malah tinggal tidur" kholil mendarat kan kecupan manis di kening ida dengan pelan.
"afwan.... zaujie" tiba tiba ida terbangun dan membuat kholil salah tingkah karena sudah mencuri cium dari nya.
__ADS_1
ida sangat merasa bersalah membiarkan sang suami sendiri meladeni kakak nya. Hingga dia ketiduran setelah nafik dan mar ah pergi dari kamar nya.
"hai... saya mengganggu tidur mu?" kholil malu sekali mengingat apa yang baru dia lakukan.
"tidak apa" ida meraih tangan suaminya mencium dengan takdzim
"afwan... sudah mencuri cium" ungkap kholil merasa bersalah pada ida dengan apa yang dia lakukan.
"jangan merasa bersalah zaujie semuanya ini miliki mu. tapi afwan untuk beberapa hari adek belom bisa menjadi istri yang sempurna'' ida membelai wajah suaminya. menyalurkan sengatan listrik cinta.
"tidak apa apa..... kita bisa melakukan itu kapan kapan. tujuan sebuah pernikahan bukan hanya itu saja. masih banya ibadah yang lain yang bisa di lakukan bersama." ucap kholil Semangat dengan apa yang di ungkapan.
"sama sama adekku.... eh tapi masih boleh peluk kan?" tanya kholil penasaran.
"mau peluk cium pegang elus boleh semua. kecuali yang satu itu.... boleh nanti tapi itu tunggu beberapa hari lagi ya" goda ida menarik senyum kholil.
"heeh....." kholil mendesah manja.
mendapat perlakuan manis dari istrinya kholil sangat bahagia. detak jantungnya mulai tidak karuan. karena ini wanita pertama yang bisa menggetarkan hatinya.
__ADS_1
untuk menenangkan degup jantung nya dia memilih merengkuh tubuh ida yang mungil. walo ida lebih tua dari nafik. tapi postur tubuhnya lebih kecil mungil.
ida pun merasa nyaman dengan dekapan ini. Dia sampai tidak bisa mengatur ritme nafas hingga terengah engah
tapi rasa cinta dan sayang kini melingkupi kebahagiaan mereka berdua.
♡
♥
♡
♥
♡
♥
♥
__ADS_1