Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Salat Jamah Pertamakali


__ADS_3

Karena nunggu alwi bangun jadi nafik tak pergi ke masjid. dia sudah siap dengan mukena dan membentangkan sajadah lain untuk sang suami. alwi keluar dari kamar mandi tampak segar. dan siap jamaah magrib berdua. ini kalinya pertama nafik solat dan menjadi makmum sang gus.


habis solat. ... zikir dan wirit kedua nya darus bersama. awalnya membaca sendiri. lama lama mereka tertarik untuk tilawah bersama. suara indah mereka terdengar sampai seluruh rumah seorang santri yang mau memangil untuk makan malam pun urung karena mendengar keduanya sedang daling bercengkrama dan bermesraan dengan cara mereka sendiri. ada kepuasan batin tersendiri kini memenuhi sanubari keduanya.


setelah selesai mereka sholat sunah setelah pernikahan karena tadi belum sempat sebab sudah sangat lelah dan terlalu sore. tidak boleh solat sunah setelah asar dan sebelom magrib.


setelah salam alwi pun berbalik duduk di hadapan sang istri. memanjatkan doa keberkahan dan agar di jauhkan dari dari keburukan sikap dari bawaan pasangan mereka. ke dua tangan alwi memegang wajah nafik dan meniup ubun ubun dengan pelan. nafik pon merasa haru dengan apa yang di lakukan suaminya. seperti ada desiran angin pantai sepoi sepoi menenangkan dan menyejukkan. tak berasa mata sudah penuh. berusaha dengan kuat di tahan agar tidak tumpah. tapi air mata itu kini ponya mana sendiri. ketenangan kebahagiaan dan kepuasan.


"assalamualaikum wahai imamku kini aku sudah menjadi makmum mu"


"waalaikumsalam makmumku.... semoga kita selalu bersama sampai ke surga" ungkapan alwi meloloskan bulit airmata istrinya lebih deras.


"boleh... aku memelumu bidadari.... aku janji aku tak minta lebih.!" minta alwi.


nafik mengangguk mengiyakan. melihat mata indah itu berkaca kaca batin alwi berkecamuk. dia penasaran kini apa yang dirasakan oleh bidadarinya. selalu ada airmata di mata kekasihnya.


alwi pon menghambur memeluk bidadari yang kini sudah resmi menjadi makmumnya semoga di dunia dan akhirat. airmata itu tak dapat di bendung lagi.


walau gugup binggung nafik merasa nyaman. pelukan yang rasanya berbeda. awal rasa dingin menyeruak lalu kaku sekujur tubuh dan dentuman jantungnya.. serasa akan melompat dari tempatnya. ternyata bukan nafik yang merasa kannya . tapi alwi juga tapi dialebik bisa menjaga perasaan. yang di khawatirkan adalah air mata ini. tapi alwi sedikit tenang karena tidak ada isakan dan rengekan sama sekali.


nafik meras nyaman. seperti ada di pelukan ayah atau kakaknya. tapi pelukan itu tetap ada yang beda. ada sedikit rasa gugup dan detak jantong dari tadi memompa dengan cepat.

__ADS_1


"mulai sekarang.... bidadariku tidak boleh menangis lagi. hanya boleh tersenyum tertawa bahagia" nafik mulai mengangkat kepalanya saat pelukan alwi mulai mengendur.


"lagi...... memang kapan aku menangis?" nafik memasang mimik datar sambil pelan pelan alwi menghapus air mata sang istri.


"mulai sekarang jangan menangis di sembarang tempat. menangis dihadapan siapa pon juga tak boleh. ... aku akan bersedih melihat air matmu." nafik terharu mendengar ungkapan sang suami.


"dan berjanji lah jangan menangis lagi aku tak suka. air mata ini membuat mata bidadariku jadi sembam" alwi pelan mencubik pipi nafik dengan gemas.


"aaauuuu sakit..gus." nafik mengelus pipinya yang memerah. alwi malah tertawa melihat tingkah sang istri.


"sampai kapan kam mau pangil gus terus....." alwi nsmpak tak suka.


ya memang mereka baru menikah beberapajam tapi masak nafik tetep mau pangil gus has terlalu formal. orang orang terdekatnya selalu pangil nama.


" ya sudah.... kayaknya lebih suka di pangil pakkan... jadi pangil pak saja ya?" goda nafik melihat mimik alwi nampak tak suka. dia menahan tawa.


"masak pak... kan tak lucu. "alwi memutar duduknya meyandar di tempat tidur. mulai memendam kecemasan sediri.


"baru juga menikah begini amat punya istri yang kelewat cuek"grutu alwi menekuk kepala dan mulai menutup mata.


pelan pelan nafik mendekat dan membisik kan

__ADS_1


"anna ukhubuki fillah... ya habibal qolbi" lalu mendarat kan ciuman halus dipipi alwi. dengan cepat segera berdiri dan lari .dan alwi mengangkat kepalanya. membuka matanya. padahal tadi dia masih ngantuk.


seakan tak percaya apa yang baru saja di lakukan nafik padanya . alwi pon merasa berbunga bunga nafik segera kekamar mandi ambil wudhu dan berusaha menenangkan perasaannya. tak meyangka dia akan berani melakukan iti.


"dasar gadis nakal....." gumam alwi.


setelah nafik keluar gantian alwi mengambil wudhu dan jamaah solat isak berdua lagi.








♡♥♡♥♡♡♡♡♡♡♡♥♥♥♥♥♥

__ADS_1


__ADS_2