Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Welcame to Kudus Bidadari


__ADS_3

"zaujah kita jalan dulu. ..apa langsung ke pesantren?" tanya alwi saat mereka masuk arah kota kudus.


"kita jalan dulu bibi" nafik setuju.


sebenarnya nafik ingin ganti baju. tidak enak kalo umi lihat akan komen apa nanti. mereka singgah di masjit menara kudus. masjit penuh sejarah peninggalan sunan kudus. salah satu wali 9 yang menyebar kan agama islam di tanah jawa. mereka jamaah dzuhuur dan menyempatkan ziarah ke makom sunan yang ada di belakang masjid.


setelahnya jalan sebentar untuk belanja dan cari oleh oleh. alwi dan nafik sudah ada di seebuah toko jajanan.


"habib umi biasaanya suka apa?" nafik sibuk memilah milah


"kalo menantunya yang kasih apapin pasti umi suka...." jawab alwi asal sambil sibuk dengan hpnya.


" habib serius nih.....?" alwi menatap sang bidadari yang mulai kesal .


padahal nafik masih bingung takut akan perasaan mertuanya. malah alwi tak menghiburnya semakin menambah kepanikan.


" zaujah... bidadariku. ... jagan berlebihan berprasangka pada umi kamu kan juga sudah tau betapa lembutnya beliau. "alwi menenangkan sang kekasih.

__ADS_1


" baiklah... bissmillah saja" nafik sedikit tenang dengan ucapan alwi.


" nih gitu dong....." alwi senang ada semburat semnyum di bibir istrinya.


dia tidak mau ada momen mengecewakan mengingat sebentar lagi bidadarinya akan pergi.


" bib aku butuh beli pakaian dan... mengingat semua barang barangku masih di gothak asrama?"nafik menatap blanjaanya. alwi pun membayar semua.


" boleh kita ke moll saja. ..." ide alwi


tadi mereka sudah menyeyop becak dan minta mengatur barang blanjaan oleh oleh umroh bunda dan ransel mereka ke pesantren. para tukang becak tau dia sang gus has.


postur tubuh nafik yang tinggi nampak imbang dengan alwi yanh tingginya 180 dan 179. wajahnya pun nampak dewasa jadi tak jauh beda dengan alwi walau mereka beda 8 thn.


nafik sibuk memilih bebera gamis plus hijab sari alwi pun ikut andil dalam memilih blanjaan. setelah sekesai mereka mekanjutkan perjalanan menuju pesantren.


nafik sudah rindu. rindu teman temannya. rindu sekolah nya. rindu apapun yang ada di pesantren. terutama umi.... walo kini dia bingung mesti harus bagainama.

__ADS_1


motor alwi masuk dalam komplek pondok. karena kedatanganya yang mendadak tak ada sambutan. bahkan para santri yang tau sang gus kembali membawa istrinya mulai menghambur mengerubuni. melihat semua orang datang membuat nafik seketika bingung . dann para santri putra berebut salim pada sang gus sekedar mengucap kan sekamat atas pernikahan nya. rodhi dan rifat dan senior lain yang lihat rame rame jadi kaget saat tau kalo gus has yang di krumuni.


" assalamualaikum gus sampean kok ndak bilang sampe hari ini. tau gitu tak buatin sambutan" keluh rifat


"waalaikum salam dak apa apa. ..."alwi senyum ramah.


'' oh.... sama ning lia juga tho...?" rodhi cengar cengir melihat nafik berdiri di. branda menunggu ng suami.


" la iya.... masak di tinggal...." alwi segera menghampiri nafik.


alwi minta 2 sahabat nya untuk membagi oleh oleh ysng tadi di antat tukang becak.


para santri nampak senang ...


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2