
Perasaa nafik sangat tidak enak tidak nyaman. dia lemas tidak nafsu makan. sekarang skripsi nya sudah selesai tinggal sidang. tapi rasa lelah sadah mumenuhi tubuhnya. rasanya tidak bertenaga lemas lesu tidak ingin melakukan apapun. badannya pon demam tinggi. Karena hari ini tidak ada kegiatan jadi nafik memilih tidurkan di kamar sambil menunggu alwi datang.
alwi yang baru pulang dari kampus segera masuk kamar karena tidak mendapati sang istri di Manapun. alwi melihat istrinya tergletak lemah di ranjang . sudah nampak lemah tak berdaya. alwi mendekat dengan khawatir di pegang dahi sang istri nampak demam. dengan wajah merah sedikit nenggil.
" zaujah... kamu sakit" tanya alwi hawatir.
"habib.... " panggil nafik lemah.
"ayo kita priksa" ajak alwi panik.
" tak usah... cuma lelah" tolak nafik menenangkan.
"kamu memaksakan diri" protes alwi.
"afwan...." nafik menatap sedih.
" ayo..." bujuk alwi.
"ida..... kemari" alwi triak memanggil ida.
"iy aak...." dengan cepat ida datang.
"ada apa?" ida bertanya.
"mbak mu sakit.... aku akan membawa kerumah sakit" kata alwi.
"ayo aak biar cepat dapat pertolongan" ida setuju.
alwi memakai kan cadar dan mikot nafik di bantu ida. lalu menata barang barang nafik. alwi segera membopong keluar. ida mengikuti segera di bekakang sang kakak. membereskan beberapa barang untuk di bawa.
dengan sigap dan hati hati alwi membawa turun istri nya. menyerahkan kunci mobil pada ida.
" ida buka pintu mobilnya!" pinta alwi.
__ADS_1
"sebentar aak.... aku akan masuk dulu" ide ida menaruh barang barang.
"hati.... hati. ... zaujah" alwi menurunkan dengan hati hati.
" tidur di pangku ku mbak" pinta ida.
" syukron...." nafik membaringkan diri dan berbantal di pangkuan ida.
" tidurlah... kau sangat lemah" bujuk ida.
"aku sangat lelah...." desah nafik pelan.
alwi segera menjalankan mobil ke rumah sakit terdekat . kondisi nafik semakin lemas dan lemah. ida nampak sangat khawatir dengan keadaan iparnya. setelah perjalanan beberapa waktu mereka sampai di rumah sakit. alwi parkir di depan pintu UGD. karena khawatir dan tidak sabar membopong nafik ke dalam. ida mengikuti untuk mendaftar administrasi.
alwi meminta dokter wanita untuk memeriksanya. karena nafik juga akan menolak dokter pria. Selama masih bisa memilih dia selalu menjaga tentang muhrim tersebut.
" bagaimana keadaan istri saya dok?" alwi panik dan hawatir.
" beliau sangat lemah... sepertinya sangat kelelahan." kata dokter setelah memeriksa.
"tapi bagaimana demam nya dok?" tanya alwi lagi.
"kami sudah mengambil sempel darah. semoga tidak.ada apa apa...." kata dokter fahira.
"apa harus oknam dok?" tanya ida.
"kita lihat kondisi pasien saja dulu" jawab dokter fahira.
alwi bicara di ruang dokter. ida ikut dengan nya sedang nafik masih menjalani berbagai pemeriksaan lanjutan. dia nampak tidur tenang setelah minum obat.
"dan sebaikya kita priksa di bagian kandungan karena saya nenemukan sedikit tanda tanda" pinta dokter fahira sambil tersenyum.
"bagian kandungan dok?" alwi dan ida kaget.
__ADS_1
"apa kakak saya hamil?" tanya ida menebak.
"itu kemungkinan besar hamil. .. tapi untuk pastinya kita cek USG dulu" jawab dokter fahira menyarankan.
" baik lah...." seuntai senyum penuh harapan menganti ekspresi khawatir di wajah alwi.
" bagai mana kalo banar hamil aak?" ida kawatir.
"memang kanapa kalo hamil?" tanya alwi.
" mbak nafik tidak marah?" ida penasaran
"kanapa mesti marah karena itu yang dia inginkan?" jawab alwi optimis.
"benar aak" ida tak percaya.
"kita lihat saja kalo benar dia hamil.. pasti nanti mangis" alwi senyum berharap.
"semoga benar ya kak" ida sedikit cemas.
" amin....." alwi mengaminkan.
nafik sudah pindah si ruang perawatan. atas saran ammun ibrahim mereka memilih kamar kelas 1 agar lebih leluasa.
Hasil pemeriksaan pon keluar nafik di nyatakan hamil dan. kondisiya yang lemah di sarankan betrees untuk beberapa waktu.
kabar itu sangat membahagiakan. alwi sampai terharu dan sujut syukur dengan kabar baik itu. air matanya tidak dapat di tahan lagi.
segera kabar itu sampai di Indonesia. kabar itu membuat heboh 2 pesantren besar itu. lantunan doa tak putus di haturkan untuk ibu dan bayi agar selalu sehat dan selamat.
.
.
__ADS_1
.
.