Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Welcome to Mesir Ida.


__ADS_3

Sore ini ida sampai alwi dan nafik sudah menunggu di bandara. dia datang di antar oleh sendiri. pengalaman keluar negri dan dia datang sendiri. sunguh berani. pejalana panjang yang melelahkan berjam jam duduk di pesawat membuat badan pegal pegal semua. ini perjalanan ida yang pertama sebagai seorang wanita dia jarang keluar dari rumah. apalagi sendiri. baru kali ini dia di izinkan pergi tanpa siapa siap. perjalanan umrohnya beberapa tahun silam tidak ada apa apanya di banding ini.


pesawat ida ahirnya lending. suasana asing mulai menyelimuti. orang orang sibuk dengan urusan sendiri.


ida pun berjalan mantap menapaki keyakinannya berniat nenuntut ilmu. kali ini ida meneruskan s 2 nya. karna memang dia lebih tua dari nafik. sedang nafik baru mulai s1 karena baru lulus sma.


alwi sudah melihat kedatangan ida di tengah kerumunan. gadis itupun berlari kecil dengan menarik koper. berlalau menuju alwi dan nafik yang sudah menunggu.


"itu ida zaujah. ..." alwi menunjuk arah kerumunan.


"mana...?" nafik memalingkan pandangan ke arah yang di tunjuk alwi.


"itu yang pakai baju biru....." tujukan alwi lebih signifikan.


ida berjalan menghapiri alwi dan nafik. menghambur memeluk nafik melepas rindu. lalu beralih ke kakaknya.


"aak alwi....mbak nafik, " sapa ida..


" hai....." nafik menyapa balik.


"assalamualaikum" salam ida dengan senyum semangat


" waalaikum salam " jawab alwi dan nafik.

__ADS_1


"gi mana perjalanannya.....?"tanya alwi


"baik lancar aak...." jawab ida.


" yuk... sudah sore nih. ...." ajak nafik


"iya... aku belom asar....nih" jawab ida.


mereka masih ngobrol sambil jalan. nafik mengandeng ida dengan akrab. sedang alwi menarik travel bag ida dengan mengikuti langkah 2 wanita yang di cintainya.


alwi mencari taksi dan minta di antar ke kawasan apartemen mereka. sepanjag jalan tak henti henti nya mereka bercerita. membicarakan apa pon. sampai tak terasa sudah sampai d tempat tujuan.


"yok....." alwi membukakan pintu dengan cekatan.


" nona nona....nona nyonya" protes ida.


"eh... iya ..nona ida nyonya alwi...." alwi sok lupa ingatan menyebut istrinya nona.


"duh... enak ya.... di sini 10 hari berdua mulu nempel mulu....." goda ida.


"iya dong... enak gak ada yang ganggu..kenapa? sirik ya" alwi melotot mengikuti dari belakang dan masuk ke flat


"emang....." ida berbalik dan manyun.

__ADS_1


" habib apaan sih." nafik senyum melihat suami dan iparnya saling sindir dan bercanda.


"buruan bilang abi... suruh cariin... apa nanti kalo aak pulang tak matur ke wes karo abi ida juk kawin" alwi terus melancarkan godaan.


" i....aak....." ida teriak kecil.


"apa mau cari arang timur tengah...." alwi masih menggoda.


" aak...." ida melotot


" habibiiiib..." nafik melerai saat sampai di depan pintu.


Mereka masuk kedalam .ida masih ingin menikmati hunian kini. kalo tak igat belom solat. nafik masuk kamar siap mau mandi. dan buat makan malam. karena ida belum familiar dengan makanan luar.


alwi sudah tapak tampan den rapi aroma wangi menyegarkan menyeruak. dia datang menghampiri istrinya. ikut membantu dengan cekatan . sedetik pon tidak menyia nyiakan waktu bersama. karena besok lusa neski sudah balik Indonesia. ini momen indahnya. membantu sesekali melirik menyungingkan senyum atau sekedar mengeluarkan candaan manja. nafik senang suaminya tak sungkan membantu meringankan pekerjaan nya


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2