Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Di Kamar Pengantin Al Dan Naf


__ADS_3

author tak akan buat adegan ea..ea.. di sini. cuma apa yang di lakukan alwi dan nafik malam itu.


simak ya.......!


♡♥♡♥♡♥♡♥♡♥♡♥♡♥


nafik mondar mandir panik di dalam kamar kayak setrikaan. alwi masih ngobrol di luar dengan yang lain. dia sepertinya takut sesuatu. takut kalo suaminya meminta haknya. dia masih grogi dan belom siap sama sekali.


cuma lihat alwi seklebat saja buat grogi. di pandang jadi salah tingkah. di peluk jadi lemes. di pegang tanganya jadi dekdekan. kini dia mesti bagainama. dari tadi saja dia soksoaan cuek untuk mutupi rasa gugup nya. malah kini mereka meski ada di kamar yang sama berdua.


alwi tiba tiba masuk. nafik yang masih mondar mandir bertabraan dengan sang suami. tubuhnya sempoyongan tubuh nafik hampir jatuh . dengan sigap alwi menangkap tubuh istrinya ke dalam pelukannya.


"kamu sedang apa bidadari....?" tanya alwi penasaran.


"em.... a..tak apa apa." nafik menunduk dan berusaha melepaskan diri dari suaminya lalu pergi lari ke kamar mandi.


sedangkan alwi tersenyum melihat tingkah aneh istrinya. dia kira nafik sudah tidur pulas melihat jam sudah menunjuk jarum11 malam.


alwi ganti baju dengan kaos masih dengan sarungnya. berbaring di kasur sang istri. walo kamar cewek jauh dari kata gerly. tembok dengan nuansa biru muda hiasan kaligrafi karyan alim. foto keluarga berbingkai 10r di atas nakas. suasana kamar yang sejuk karna ada ac.

__ADS_1


lama lama alwi tertidur karena terlalau. lama menunggu sang bidadari. tidur miring kanan menghadap pinggir. pelan pelan nafik keluar setelah mulai tenang perasaanya.


di lihatnya sang sumi tidur dengan memeluk guling.


nafik hanya tersenyum melihatnya. pelan pelan dia naik kasur agar tak mengusik sang suami. tapi alwi terganggu hingga berbalik dan terlentang di samping nafik yang baru berbaring.


"hai bidadari... kenapa kamu lama sekali" teryata alwi belom tidur.


"maaf..." hanya kata itu yang mampu di ucapkan nafik


"kenapa apa kau takut...? tenanglah aku hanya ingin memelukmu malam ini" alwi seakan tau ketakutan nafik. diapun masih merasa belom percaya kini bidadari pujaanya sudah jadi miliknya.


"kamu pasti lelah melewati semua ini.... mari kita lalui bersama dalam suka dan duka" alwi memegang tangan istrinya lalu merengkuh dalam dekapan nya.


"trimakasih ciumanmu tadi...." nafik tersemyum sembunyi di dekapan alwi


"padahal aku belum menciummu..... apakah itu ciuman pertamamu?" alwi iseng menayakan.


" maaf.... bukan. aku sudah memberikan ciumman pertamaku pada seseorang...." alwi sangat kaget mendengar kejujuran sang istri.

__ADS_1


merasa alwi tersentak nafik mengeser kepalanya. seakan tak percaya akan ucapan nafik batusan.


"siapa pria beruntung yang dapat ciuman pertama istriku...."alwi menatap tajam sang istri seakan memendam kemarahan rasa cemburu. ternyata mengetahui itu menyakitkan. menyesal sudah menanyakan hal itu.


"siapa...? apa ibra....." nafik nampak kaget mendengar pertanyaan sang suami.


kenapa alwi bisa berfikir itu ibra. apa saja yang diceritakan sang kakak mengenai hubungannya dengan ibra. walo mereka dekat dan penah akan di jodohkan tidak semudah itu juga kalo nafik akan melepaskan kesucian bibirnya. alwi sudah mulai marah dan taksabar.


dia mendekatkan wajahnya dan ******* bibir sang istri tanpa permisi. nampak sangat kasar dan penuh nafsu. nafik mulai sesak napas karena serangan itu. dia tau sang suami sedang marah. tapi dia tak bisa berbuat apa apa karena sudah kalah tenaga. dan dia hanya pasrah menikmati saja kekesalan suaminya. alhasil mereka pon leleh memilih tidur.dan alwi tidur dengan memendam amarahnya sendiri.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2