
"bidadariku. ..." Panggil alwi mesra sambil menatap manik coklat pemilik hatinya.
" habibiku....." jawab nafik dengan seuntai senyum penuh kerinduan yang mendalam.
"aku sangat merindukanmu....." alwi membelai wajah cantik istrinya yang kini bisa dengan puas ia nikmati.
"aku juga sangat merindukanmu" nafik memegang tangan habibinya menerima sengatan cinta yang ia dambakan.
ida senyum melihat keindahan itu. tapi naluri kesendiriannya memberontak dan ingin protes. lama ida merasa tidak enak perasaan tak nyaman melihat adegan mesra itu.
"berhentilah kalian saling menatap begitu" protes ida.
"heh....cemburu....." alwi melengos menatap adiknya.
" memang....." ida jujur.
"cari suami" ledek sang kakak.
"nanti kalo ada yang cocok...." jawab ida asal.
"kalo... ibra....?" ide alwi menjodohkan sang adik dengan sepupu isterinya
" sepupu mbak naf...." pekik ida kaget
"iya...." jawab alwi sambil nunggu melirik bidadarinya
"nggak....play boy" tolak ida mentah mentah.
nafik dari tadi hanya diam sambil berfikir. bahan lirikan dari suaminya tidak dia sadari. ide alwi menjodohkan ida dan ibra tidak di simak seksama.
"manaf......"sebut nafik
"emmm........" ida berfikir
manaf....atau abdulloh manaf adalah seorang santri yang sudah lama di sukai ida dalam diam. pemuda yang memiliki sifat tegas dan disiplin.
" dia sudah meng hitbah seorang santri atas ijin abi...." urai alwi panjang lebar.
__ADS_1
" apa....?" ida kaget
" siapa.... siapa santri itu?" nafik ikut penasaran.
" tiar...." jawab alwi semangat.
"apa....?" triak ida dan nafik bersamaan.
bak petir menyambar di siang bolong. tiba tiba hati ida merasa sakit. cinta yang dia pendam kini sudah pupus sebelom berkembang. nafik, melihat ada kekecewaan di mata ida. sedangkan alwi tak sadar kalo pernyataan kabar dariny sudah menyakiti adiknya.
" sabar ida... jodoh Allah yang atur" nafik memindah duduknya di samping adiknya. memeluk ida memberi dukungan.
" kok rasanya sakit ya kak" ida sudah tidak bisa menahan air matanya. dia menghambur di peluk kan sang ipar. nafik mengelus punggung ida menenangkan hati dan perasaan sang adik ipar yang dia sangat sayangi.
alwi baru sadar adiknya bersedih melihat pemandangan itu dia juga ikut mendekat dan mendekap dua wanita kesayangannya
" o.... adik ku patah hati" goda alwi
" habib...." protes nafik dengan tatapan smiknya penuh kemarahan.
" kak al... jahat..." grutu ida masih dengan drama air mata.
" lalu kapan mereka menikah?" tanya nafik penasaran apa lagi tiarnjuga. sahabatnya.
"beberapa bulan lagi?" jawab alwi sambil berfikir.
" ida tak bisa datang dong...." kata nafik menatap ida tajam.
" mbak naf.... kau sama dengan kak al" ptotes ida dengan wajah merah penuh amarah.
"ta tentu.... dia kan milikku....hanya milik ku jadi wajar kita ada kesamaan" alwi pede mengungkap kan pengakuan. kepemilikan atas bidadarinya.
"ya sama sana suka bulli" ida marah ogah lagi melanjutkan obrolan.
"bercanda?" kata nafik
mendengar ledekan dari ke dua kakaknya membuat ida sangat terhibur. sekejap melupakan kesedihan kekecewaan karena gagal dalam cinta yang tak terungkap.
__ADS_1
" kalo.... kholil....." ide nafik berlanjut.
"kholil.......?????" ida melotot.
"kenapa?" nafik senyum penasaran.
"masak.... sama berondong?" ida tertawa kecil membayangkan dia akan dengan kholil apa bisa.
"ha. .ha...ha....." nafik tertawa sambil menutup mulutnya. itu sudah jadi kebiasaan.
" berondong" nafik masih berusaha mebahan tawa
"eh....tunggu kholil yang tadi.....???" tanya alwi yang penasaran dan tak tau apa apa.
"iya..." jawab nafik.
"lumayan. ...." lanjut alawi agaknya dia setuju.
"bagaimana adik ipar...aku akan bantu. .." ide nafik semangat.
"tapi. ..dia...s..." saat ida akan mengatakan sesuatu nafik dengan melotot menghentikan kata kata ida yang mengantung.
"kholil kenapa?" alwi penasaran
"cuma anak yatim...yang di rawat nenek kakek nya" nafik mengatakan alkasan.
"mbak....." ida menatap syahdu.
"itu..tidak masalah.. jangan menilai dia siapa... tapi dia bagaimana?" kata alwi bijak menatap ada asa baru di mata adiknya.
"habibi benar....." nafik membenarkan
" ah....ahir ahir ini banyak masalah yang terjadi" grutu ida.
"semuanya kehendak ALLAH....." kata nafik bijak.
.
__ADS_1
.
.