
"kalo.... aku hamil disini habib harus menemaniku di sini!" pinta nafik tiba tiba. dengan dudukdi samping alwi dengan menyandar.
"baiklah. ..." begiti mudah alwi menyetujui keinginan sang putri.
"apa yang tidak untuk bidadari" alwi mengecup kening nafik dan memainkan rambut panjangnya.
"tapi habib banyak meningalkan pekerjaan " seolah olah tak percaya dengan apa yang di ucapkan suaminya.
"nanti di atur lagi. ..." alwi merangkul menenangkan.
" kenapa habib semudah itu setuju... ku paksa menikah kau juga diam saja... kiniku minta tinggal juga mudah sekali keluar dari bibirmu" nafik menuntut jawaban. Begitu baiknya sang suami mau semudah itu menyetujui keinginan bidadarinya. bagi alwi permintaan sang istri sangat wajar mengingat mereka baru menikah dan sulit bila harus berjauhan.
" aku tolak marah. .. aku trima tersinggung. habib harus bagaimana...? kalo menikahimu itu juga keinginan habib. habib tak merasa di paksa habib malah senang dengan inisiatif pintar bidadari" baru kali ini nafik dengar tentang uraian isi hati suaminya.
di saat seorang pria mesti gengsi bila di kejar kejar cinta wanita. tapi al beda dia malah senang dan bangga dengan yang dia alami. tidak akan menyesal memiliki kisah cinta yang unik. yang akan menyesal adalah gagal memiliki gadis idaman apa lagi dia bidadari yang selama ini dia cari.
__ADS_1
dalam 12 jam seorang gadis menuntut untuk di nikahi. tanpa menunjuk siapa yang dia pilih tapi memberikan kesempatan yang sama seperti saembara pria mana yang tak bangga. apa lagi gadis itu aulia umi nafik jihan..... gadis yang baik hati pintar tak sombong sedikit pun. ya sedikit cuek dan ngotot. pria mana yang bisa menolak pesonanya. gadis yang selalu di inginkan selalu di kejar kini memilih mengejar. manja dia jauh dari manja walau anak bungsu dia sangat mandiri dan pengertian.
" ah.... berutungnya diriku..." nafik memuji diri sendiri.
" aku lebih betuntung...." alwi mendekap istrinya erat dengan menghuhani banyak ciuman.
" afwan. ..ya habib...." nafik menyesal meragukan sang suami.
" tapi zaujie harus sabar ya... tidak bisa dalam waktu dekat 2 ini" alwi membelai rambut nafik halus penuh cinta.
"tidak masalah. ...habib setuju aku sudah senang" nafik tenang menyadarkan diri di dada sang suami.
"setuju...." jawab nafik.
mereka mulai terlelap karna lelah setelah berdoa. besok masih berencana jalan jalan sebelom ida datang. menikmati waktu bulan madu mereka berdua. saling mencurahkan isi hati dan perasaan. tapi di bilang bulan madu mereka sangat beda. tidak banyak di penuhi dengan nafsu. lebih ke menyalurkan secara arif dan bijaksana. mengingat kini mereka meski harus terpisah waktu dan tempat tidak mau di bebani dengan terburu buru dalam ego ini memiliki momongan. kalo ia datang sekarang maka akan merepotkan nafik dan kasihan dengan anak itu nanti.
__ADS_1
tapi tidak juga menolak rejeki dari Alloh... karena salah satu tujuan pernikahan adalah keturunan. biarlah berjalan sesuai aturan Alloh. tidak memaksa dan tidak menolak.
waktu sedah menunjukkan 02.30 waktu mesir
aroma wangi segar sudah menyeruak ke seluruh ruangan. alwi sudah sibuk menganti pakaiannya. sedang nafik masih berbaring manis. biasanya di yang bangun dulu dan membangunkan sang suami.
nafik mulai terganggu dengan getaran dari tempat tidur.
" assalamualaikum bidadariku ayo tahajut" ajak alwi dengsn mendarat kan kecupan sekamat pagi
" habib sudah siap ya... tumben." nafik turun dan segera mandi dan wudhu.
kini saat nya mereka bercumbu dengan KEKASIH KHAQ MEREKA. mencurahkan rasa syukur dan trimakasih
.
__ADS_1
.
.