
Pagi ini nafik sudah sibuk di dapur. membuat sarapan untuk keluarganya. sedang alwi baru kembali dari masjid mengisi pengajian pagi dan dia menyempatkan pulang sebelom pergi mengajar dan bertemu bidadarinya.
alwi masuk lewat pintu garasi yang berdekatan dengan dapur. di liatnya sang istri sedang sibuk masak beberapa santri ndhalem masak juga untuk anak kos. sebenatnya nafik tak perlu melakukan ini tapi ini kemauanya yang ingin membuat makanan kesukaan anggota keluarga barunya.
alwi pun mendekat dan nafik terkaget dengan kehadiran suaminya yang tiba tiba merangkul pundak.
" gus...ah. ngagetin saja..." nafik berjingkat sambil memegang dada yang berdegup karena kaget.
"belom di apa apa in sudah kaget....coba kalo di cium kaget ndak?" alwi mendekatkan mukanya tapi dengan cepat nafik mendorong tubuh alwi menjauh
"dasar.... lihat lihat tempat dong" melihat bibir istrinya manyun alwi tertawa menang. dia memang sengaja mau mengoda. dia tetap tau tempat tak mungkin sembarangan bermesraan walo itu dengan istrinya.
"zaujah lagi nasak apa?" alwi melihat dan memperhatikan istrinya
"capcai jamur.... mendoan ....sambel pete. ..terik tahu.....semur daging.... sop ayam" nafik meng Apsen semua menu yang di masaknya.
" wah pestanih...." puji sang suami.
tiba tiba si kembar datang dan ikut nimbrung biasanya mereka jarang kedapur tapi saat tau iparnya masak pagi ini mereka jadi tertarik dan tak sabaran.
__ADS_1
"wah.... enak nih.. favorit nya hasan" hasan nyomot capcai yang sudah di tata nafik di piring.
" wah...mbak buat semur nih....ini favorit husain" husain menghirup semur daging yang masih di wajan atas kompor.
"sambel pete kesukaan kak ida.... mendoan kesukaan ana dan sop kesukaan kasim. " hasan mengapsen semua menu pagi ini
alwi baru sadar semua menu yang di buat oleh istrinya itu favorit adik adiknya.
"bidadari... ini semua kesukaan adik adik kamu tak masak kesukaan habib kah?" alwi penasaran apa yang sudah di buatkan san istri untuknya.
" tuh.... buat habib...." nafik menunjuk setoples besar krupuk yang jadi kegemaran alwi.
" jadi hari ini habib cuma maka pakai krupuk nih.... baiklah" alwi membuka toples dan mengambil krupok lalu pergi sambil memakannya menuju meja makan. Dia nampak kesal. sedang si kembar tertawa senang melihat sang kakak yang jeles.
tapi masih nampak kekesalan di wajah alwi. dia merasa tidak di perhatikan pagi ini oleh bidadarinya.
" ayo makan aak...." pinta umi
" aak al lagi ambek mi...." cloteh Hassan
__ADS_1
" kenapa.....?" abi penasaran
" abi umi nggak lihat semua makanan ini kan fav kita...." jawab husen menjelaskan.
"iya...ya...." umi baru sadar kalo semua masakan di meja itu kegemaran anak kecil mereka. tidak ada kegemaran alwi satupun kecuali ketupuk.
" ni... biar mereka yang nikmati bib.... besok giliran habib.... memang habib gemar makan apa....?" nafik pura pura tak tau makan kesukaan suaminya.
"makanan favorit mereka tau masa favorit zaujie sendiri taktau" alwi masih pura pura kesal.
dia tau nafik melakukan semua itu agar bisa dekat dengan adik iparnya. karena biasanya mereka jarang bisa berkumpul. karena sudah pada sibuk dengan kegiatan masing masing.
"habib sukanya makan kamu...." bisik alwi di telinga nafik sangat pelan sehingga tak ada yang mendengar . respon nafik melotok menatap suaminya karena kesal nafik menyuapi nasi dan sambel pete. seketika alwi menjerit dan melepeh makanan karena dia tak doyan pete dan tak boleh mahan pedes.
nafik tertawa kecil....di pandangi adik adiknya dengan pandangan aneh melihat tingkah kakak merek itu
.
.
__ADS_1
.
@