Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Marah Pada Kakak Tersayang.


__ADS_3

"hei adik cantikku...." sapa alim pada sang adik tapi nampak ada kemarahan di wajah nafik menatap sang kakak dengan smiknya.


"assalamualaikum kak.... kau apakan putraku?" salam nafik dan bertanya dengan ketus sekali pada alim.


"waalaikumsslam.... kakak tidak apa apakan" alim tidak merasa bersalah sama sekali pada adiknya. dia sendiri tidak tau nafik marah karena apa.


"kenapa dia bisa hitam gosong begini.... aku tidak terima sama sekali" protes nagik melihat kulit putih mulus putranya jadi gosong hitam gelap.


"dia anak laki laki harus kena matahari... kamu baru pulang marah marah sama kakak" ucap alim tanpa rasa bersalah dia sudah tau sekali watak sang adik yang gampang marah.


"habis... lihat faz sekarang hitam. .. gondrong.... 6 bulan kok sudah seperti putraku. ..." keluh nafik sedih melihat keadaan sang putra yang menurut nya sangat mengenaskan


"naf.... naf..... alwi saja tidak komplain sama sekali" alim menatap culos pada sang adik.


"tapi... putraku sayang... afwan mimi sudah menelantarkan mu...." nafik kesal lelah dan marah bercampur jadi satu.


"dia anak laki laki.... mesti perkasa dari. tidak lembek macam abinya.... sudah kulit putih mulus kayak wanita. . sifat lemah lembut. ..." alim membela diri nya.

__ADS_1


"gitu... gitu... temen kakak tau. . .. dan faz masih kecil sudah di ajari balapan. ..." protes nafik tanpa jeda sama sekali. dia tidak marah karena sang kakak mengajar kan banyak hal pada sang putra tapi lebih ke kasihan atas keadaan sang putra.


"pokoknya besok faz akan naf bawa ke jakarta. ..." celoteh nafik lagi.


"iya.... iya... pengaruh ibu hamil nih.... sudah istri hamil.... suka aneh aneh... kini gantian adik hamil juga sensi.... eh.. tapi tunggu katanya al kamu hamil 5 bulan tapi kok sudah seperti 8 bulan".komen alim baru sadar dengan keadaan kehamilan sang.adik yang berbeda.


"naf hamil kembar. ...sepasang" nafik menjelaskan sambil duduk di kursi panjang di sisi arena itu.


"kembar. .. kok bisa. ... eh... keluarga alwi ada darah kembar kok ya. .." beo alim tapi kemudian sadar sendiri.


"iya...." jawab nafik sudah mulai tenang sekarang ini.


"dua ammun...." faz menatap miminya lalu pindah pada ammun nya menanti penjelasan yang bisa dia mengerti.


" iya... dua adik perempuan dan laki laki".mendengar jawaban alim faz senang bukan kepalang


"benar mi... faz akan punya 2 adik?" tanya faz pada sang mimi sabil tersenyum manis sekali pada sang mimi.

__ADS_1


"iya nak.... faz senang?" nafik mengiyakan dan ingin melihat respons sang putra.


"iya... faz akan di pangil kakak faz... kak fazha... hai adik nya faz ini aku kakak kamu" faz berjingkrak sambil mengelus perut sang mimi dengan senang dan semangat.


"ha..ha...ha.. anak pintar" alim tertawa. senang meliput tingkah polah sang ponakan.


"al tau kalo kalian akan punya bayi kembar?" tanya alim penasaran dengan ketenangan sang ipar pada kondisi sang adik. kalau alwi tau nafik hamil kembar pasti tidak akan segan segan kembali menyusul sang istri.


"belom.. . kalau dia tau tidak begini ceritanya kak....''hilang sudah kemarahan nafik. Dia paling tidak bisa marah terlalu lama pada orang orang yang dia sayangi.


"dasar..... anak nakal.... sudah mau punya 3 anak tidak berubah berubah" komen alim. nafik hanya tertawa saja mendengar ledakan itu.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2