Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Amar Terima Sarat Tes Nafik.


__ADS_3

Nampak nafik duduk di sebuah batu besar sambil melihat pemandangan sungai di bawah jurang yang tak begitu dalam. mereka ahirnya memutuskan untuk kemping dan menginap malam ini. semua sedang sibuk mendirikan tenda sedangkan para akhwat sibuk masak untuk makan siang. karena dari tadi tidak ada yang mengijinkan nafik melakukan apapun jadi dia milih duduk sendiri menikmati suasana.


"lamunin apa...?" tiba tiba alwi datang dan mengagetkan nafik yang nampak melamun.


"ngelamunin gus has...." jawab nafik asal. tapi jawaban itu berhasil mengagetkan dan memancing seuntai senyum yang lembut.


"kenapa saya....?" alwi nampak menyebunyikan kegugupannya.


"tidak boleh ya....?" suara itu lembut terdengar merayu dan mendayu.


"boleh aku di sini.....?" ijin alwi


"silahkan...!" nafik pun menghembuskan nafas panjang


"pemandangan yang indah ...trimakasih sudah mengajak melihat keindahan ini" alwi berdiri agak jauh tempat nafik berada. menikmati anugrah yang MAHA PENCIPTA denga segala kesempurnaan .


"sama...sama...gus... sebenarnya aku ingin membuat acara perpisahan dengan para akhwat sebelum aku pergi .. tapi kalian malah ikut. acara yang seharusnya berisi momen curhatan jadi kemping... ha... ha... ha..." urai nafik panjang lebar.


"jadi kita para ikhwan ganggu dong?" alwi senang nafik nampak santai mau mengbrol dengannya. sesuatu momen yang langka.


nafik hanya menanggapi dengan senyum kecil. walo acaranya berubah ini akan jadi momen tesendiri untuknya. mungkin hal seperti ini akan dia rindukan kelak. dari jauh alim melihat sang adik dengan alwi yang sedang bicara membuat dia tenang. kondisi sang adik sudah berubah tidak emosi dan labil lagi seperti kemarin sampai tidak bisa di tenangkan.

__ADS_1


"gus seandaiya aku ingin kawin lari apa kau mau menemaniku....?" tiba - tiba pertanyaan aneh itu keluar dari mulut nafik kontan saja alwi kaget.


"kawin lari.....?" alwi menatap Nafik dengan tatapan bingung tidak percaya.


"iya... gus maukan ...kita kawin lari dan pergi dari pesantren dan hidup tenang tanpa tekanan" ajak nafik menatap alwi dengan tatapan sunguh sunguh.


"kenapa harus kawin lari..... itu hanya akan membuat kita menyesal di kemudian hari.....mungkin untuk saat ini kita akan bahagia karena ego masing masing tapi ada orang orang yang sayang pada kita akan tersaikiti.... mungkin parahnya akan menbenci seumur hidup.... hidup penuh kebencian tidaklah akan membawa keberkahansama sekali." urai alwi panjang lebar intinya alwi menolak ajakan konyol nafik mentah mentah.


ekspresi alwi pun agak marah mendengar ajakan Nafik. membayangkan kalo mereka nekat melaakukan itu alwi pon tak sanggup. dia pun sudah iklas akan melepaskan nafik tapi kenapa gadis itu tiba tiba ponya ide aneh itu.


"ya...sudah kalo gus tak mau.... tapi nanti jangan menyesal ya?" nafik berdiri dan pergi menemui amar yng dari tadi nampak di sandra ibra dan yang lain


"lia...tolong.... sepupumu semua sudah bilang kau punya calon suami lain...." amar nampak kesal. dati tadi dia di ancam di introgasi sepupu nafik.


"ini... sakit.... semuanya ini juga...." amar memegang pipi tangan dan kepala dengan memasang wajah manja dan lucu..


"aduuhh..."keluh amar lagi


"dasar... manja siapa suruh tebar pesona. ... sudah untung tak babak belur sama mereka...." getak nafik amar mendelik melihat wajah garang nafik. semua tertawa melihat kejadian itu alwi pun sudah ikut gabung.


"oke.. kalian dengarkan dengan seksama . .. terutama amar. ... sebagai calon imam ku" nafik menegaskan di bagian calon imam membuat amar terbang melayang.

__ADS_1


"iya....." amar menyaut dengan semangat.


" mulai sekarang aku akan mengetes kecocokan kita kalo kamu tidak bisa memenuhi kriteriaku aku akan membatalkan pajodohan dan jagan harap kamu akan menikahiku.... bagaimana kau trima...?" pinta nafik


" iya aku trima....!" amar setuju.


"oke kau tak akan menyesal dan terima apapun keputusanku manti?" nafik menegaskan.


" aku terima... apapun keputusanu nanti...." wajah itu akhirnya nampak sangat serius dengan permintaan sang pujaan hati yang sering di sebutnya my sweety.


.


.


.


.


.


..

__ADS_1


.


__ADS_2