
Author tak akan buat detail nya tapi garis besar nya saja.... soalnya mereka sudah menikah mendadak jadi semua sudah tau. ini hanya formalitas keluarga dan acara pengumuman mengenai sang putri yang selama ini sembunyi...
selamat membaca.....
★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆
Pagi ini semua sudah sibuk. tidak ada orang yang duduk santai dalam acara ini. semua sibuk sudah dari kenarin. alwi di ungsikan di rumah wahid yang kebetukan dekat dengan pesantren. keluarga besar sudah sampai dan di jamu dulu di sana sambil menunggu acara resepsi di mulai.
karena ini hajatan besar keluarga nafik memotong 2bkerbau untuk suguhan walimah. alwi memotong satu dan alim satunya . tidak ada acara pingitan antara mereka dengan alasan tidak mau nenyia nyiakan waktu di antara mereka sebelum nafik pergi.
alwi di rumah wahit baru dari tadi subuh saat tukang mek ap datang untuk nendandani nafik.
sudah hampir 4 jam tapi nafik belom juga sekesai dandan. sedang alwi tidak perlu dandan dia sudah tampan.
" mbak.... jangan berlebihan ya.... nanti kan bercadar...!" pinta nafik pada juru rias.
"iya ning lia.... tapi manten kan harus keluar auranya...biar gusnya pangling" goda juru rias.
" beliau tidak suka.. saya dandan berlebihan" jujur nafik.
" tapi kan tidak setiap hari dek..."nafik di ruang itu di temani beberapa teman sahabat dan sepupunya.
sanak saudara yang dari luar kota pun menyempatkan diri untuk datang. khajatan keluarga besar kyai farhan jangan di lewatkan.
"dek... suamimu itu seperti apa....?" lama nafik tak menjawab karena di dandani tidak leluasa bicara.
" di baik. ...." nafik menganguk menangapi pertanyaan sunnah sepupunya
"tampan " nafik mengacungkan jempol menjawab sepupunya saidh
"romantis...." nafik meng anguk lagi.
" ah.... itu klise....semua pria begitu...."
rohmah mampak tak puas dengan jawaban nafik tanpa bicara.
"kok kamu yang sewot dek.. yang. rasain lia kok" bela sunah dia baru menikah beberapa bulan lalu. dengan acara yang tak kalah mewah dari acara hari ini. nafik sudah selesai dan mak ap dan tingal ganti baju.
tiba tiba di nakas hanpone nafik bunyi. notifikasi cet nampak di layar itu.
__ADS_1
"dek suamimu kirim pesan nih... boleh kita lihat." ijin hamidah
" boleh" untung nafik sudah ganti kontak nama suaminya dengan zaujie jadi mereka tau.
habibi:
"assalamualaikum bidadariku"
"wah...pangilnya bidadari" ledek sunnah semua nya langsung mendekat.mulai kepo.
habibah:
"waalaikum salam. ...."
habib:
" sudah selesai belom dan danya?"
habibah:
" belom kenapa apa sudah kangen + rindu" mereka mulai jahil dan ketawa ketiwi.
habib:
habibah:
" ah.... yang benar"
habib:
"apa kau meragukan aku....bidadari. kau tak tau aku selalu berharap kalo kita bisa saling berbagi. saling menjaga dalam membina mahligai rumah tangga ini dengamu"
habibah:
" aku tidak meragukan mu....?"
"oh.... gus has benar benar romantis" decaak meraka sangat kagum.
habib:
__ADS_1
"aku sudah menemukanmu bidadari jadi percaya dan yahkin lah dengan cintaku"
habibah:
"aku juga mencintaimu sayang.....♥♥♥"
habib:
" he.... ini siapa.?kenapa memakai hp istri saya." al mulai curiga.
habibah:
"aku istrimu sayang"
habib:
"bukan... bidadari tidak pernah pangil sayang dan menyebut dirinya istriku".
" wah....ketahuan" mereka panik
" lia... kalian punya pangilan khusus kah?" rohmah dan yang lain menatap nafik. dia yang tau kepanikan sepupu nya hanya tersenyum di balik cadarnya.
"bidadari dan habibi.... zaujah dan zaujie" jawab nafik menjelaskan.
" oh.... pantas..." gerutu sunnah.
baru mau mengetik lagi tiba tiba ada pangilan vace coll dari alwi kontan semua panik takut pria tampan itu marah.
.
.
.
...
.
..
__ADS_1