
Flas back kholil
Pemuda pendiam yang tak berani mengungkapkan isi hatinya dari dulu. mungkin saat itu hanya perasaan biasa. kagum dan cinta monyet. cinta anak smp dan kekaguman karena kebaikan hati nafik padanya.
dulu kholil tak berani mendekati nafik karena gadis idola itu selalu di kerubungi pemuda pemuda tampan. apa lagi kepintaran nafik yang di atas rata rata membuat kholil minder. dan kini ke 2nya di pertemukan lagi setelah sekian tahun lamanya. kholil tidak akan buang kesempatan baik ini.
dulu nafik juga kagum. kholil yang seorang anak yatim di tinggal ibunya jadi tkw di arab. tinggal dengan sang nenek kakek dan dua adiknya. kholil bekerja keras untuk bekerja membantu kakek nenek jualan prabot rumahtangga di pasar. hampir setiap hari telat ke sekolah. dia juga lumayan pintar. selama itu pula kholil tak tau tentang nafik mungkin sekarang juga masih belom tau siapa nafik sebenarnya.
di taman kampus
setelah kejadian itu kholil memberanikan diri mendekati nafik. berusaha menjaga nafik . apalagi setelah ida tau dan menerima kehadiran kholil dengan baik. ida tampa tau apa apa menerima kehadiran kholil. sedang nafik sudah merasa ada gelagat aneh dari teman smp nya itu.
Seperti hari ini tiba tiba kholil menghampiri ke fakultasnya. 1 bulan setelahnya kejadian itu kholil selalu menceritakan tetang masa lalu saat di semarang. dan sampai kini kholil belom tau alasan nafik pindah je Jepara waktu itu.
" kholil kok kamu sudah di sini?" nafik kaget mendapati kholil sudah berdiri di depan fakultasnya. bahkan keberadaan nya sangat mencolok.
"aku nunggu kamu takut ada apa apa....aku.... mau bicarakan sesuatu" jawab cowok itu santai. kelewat santai bahkan.
"baik lah....kita temui. ..ida dulu." ajak nafik
"iya... ayo kita cari adikmu" kholil mengekor di belakang nafik.
mereka pergi ke fakultas ida. nampak gadis bercadar itu duduk sendiri di parkir. setelah menjemput ida mereka oergi dengan taxi ke sebuah restoran. duduk agak jauh di balkon mencari suasana tenang dan damai.
" bagai mana kuliahmu kholil...?" tanya ida ingin tau.
" baik. ..." jawab kholil canggung.
" kamu tingal di asrama berapa orang" tanya ida lagi.
__ADS_1
" ada 12 orang semua orang indonesia" crita kholil
"wah rame ya... aku cuma berdua dengan kak naf" ida semangat
"ah... kok jihan diam saja sih katanya mau mendengar ucapanku?" pikir kholil. walo menjawabi pertanyaan ida tapi matanta menuju nafik.
sedangkan nafik sibuk mainkan hapenya. menghubungi habibinya yang akan datang di masa liburan kuliah nafik. tapi dari tadi belom ada cet atau telepon barang sekalipun.
"mbak belom ada kabar ya?" ida khawatir melihat nafik yang nampak panik dan sebal menunggu kabar.
"belom.... tapi kita tunggu saja...." nafik menaruh hapenya di meja.
"oh ya kholil... ada satu hal yang ingin aku tanyakan...?" nafik menatap tajam temannya itu.
"apa....?" kholil bingung
"bagaimana kamu tau tentang aku.....aku kan bercadar?" nafik penasaran dengan tingkah teman masa lampau nya.
"jodoh ya.... tau apa kau tentang jodoh kholil?" nafik tersenyum miring di balik cadarnya.
"aku selalu ingat dengan mu... dan saat acara di kedutaan pembawa acar menyebut nanamu aku mulai penasaran " cerita kholil tentang rasa penasaran.
"ah... tenyata anak ini suka dengan mbak nafik" pikir ida menatap kholil.
"dan bagaimana kamu yahkin itu aku" nafik penasaran sekarang.
"karna hati. tudak bisa bohong." jujur kholil.
"kholi kholil... jangan kekanak kanakan..." nafik tertawa kecil.
__ADS_1
" aku serius. .. aku suka sama .kamu jihan aku cinta sama kamu" ida terkaget ternyata tebakan nya benar. tapi nafik nampak biasa.
"sudah ku tebak... tapi aku tidak seperti di pikiranmu kholil. aku tidak cocok untukmu" kholil tersenyum sinis.
"kenapa. .. apa karna aku yatim....?" kholil memelas.
" jangan menilai dirimu sendiri seperti itu kau ksn tau aku tak pernah mempermasalahkan hal itu"hibur nafik
"lalu kenapa kau menolakku?" kholil emosi tinggi takut kehilangan.
"aku sudah menjadi makmum seseorang tidak mungkin pindah ke lain hati" jujur nafik
"maksutmu...." kholil belom faham.
" aku. ....." nafik ragu menerangkan
"mbak naf sudah menikah..... dengan kakak ku" ulas ida panjang
"seandainya. kau sudah cari tau semua tentang aku ....seharusnya kau tau aku sudah menikah. dan sekarang dia di jakarta"
bagai di sambar petir kholil hanya diam membisu. menunduk ada sejuta luka tusukan jarum menghunjam tubuhnya. serasa tak percaya dengan kenyataan kalo gadis idamannya sudah nrnikah.
"tidak mungkin"....
?
?
?
__ADS_1
?