Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai
Bibi Menengok Fazha di Jepara


__ADS_3

Sudah 2bulan alwi tidak menjenguk sang putra dia sudah rindu. Sebelumnya sebulan sekali alwi menyempatkan menemui putra nya. anak itu sangat senang dan antusias melihat bibinya yang datang. faz yang asik bermain di teras bersama mar ah langsung lari menuju bininya yang baru turun dari mobil.


"assalamualaikum ...." salam abi alwi.


"waalaikum salam bibi....datang bibi datang..." teriak faz senang dengan kedatangan sang abi.


"bibi faz kangen.... kok bibi lama tak jenguk faz?" faz langsung di gendong alwi. anak itu mengelayuti sang abi karena rindu.


"afwan nak.... bibi baru sempat kesini jenguk faz ammun mana ?" kata alwi sedih mendengar aduan sang putra. alwi menanyakan sang ipar.


"di pondok. .." jawab faz polos.


"oh... gus has... faz abinya di ajak masuk" perintah mar yang baru muncul dari dalam rumah. perut nya nampak besar karena hamil. 6 bulan


"assalamualaikum mbak... apa kabar?" salam alwi dan sapa nya pada mar ah.


"waalaikum salam ..... alhamdulillah sehat gus" jawab mar mempersilakan alwi dan 2 santrinya duduk dengan acungan jempol.


"kandungan mbak...?." tanya alwi.


"sehat. ...." jujur mar


"dalam perut khalah ada adik bayi" celoteh faz lucu.


"faz mau adik bayi.... faz juga akan punya adik bayi " cerita alwi pelan menerangkan pada sang putra.

__ADS_1


"adik bayi....?" faz bingung.


"iya.. faz mau?" tanya abi alwi.


"mau...." jawab faz polos.


"nanti miki juga akan punya adik bayi... dan faz di panggil kakak" cerita alwi memberikan pengertian pada sang putra.


"asik.. faz jadi kakak...." teriak faz semangat.


"dek... naf hamil....?" tanya mar ah kaget mendengar kabar ini.


"iya mbak sudah 5bulan...." jujur alwi


"alhamdulillah kalo begitu. .. kabar baik" mar ikut bahagia mendengar adik iparnya hamil lagi.


ayah dan alim baru selesai ngajar di madrasah. melihat mobil sang mantu parkir di halaman ayah merasa sangat senang. Mereka segera masuk tapi cuma mendapati 2 santrinya alwi duduk di ruang tv.


"kalian ini...?" tanya ayah pada santrinya alwi.


"kami santrinya ustazd kyai" jawab manan satri senior dari kudus yang di bawa alwi ke jakarta.


"alhamdulillah. .. ustadz kalian mana?" tanya alim tidak sabar jumpa dengan alwi.


"beliau menemani gus kecil" jawab sahrul.

__ADS_1


"ya sudah. .. kalian istirahat di sini alim kamu temani tamu... biar adikmu istirahat dulu..." perintah ayah pada 2 satri itu dan alim berganti an.


"njjeh... yah..." jawab alim setuju


alim menemani tamunya sampai mereka lelah dan dipersilakan istirahat di kamar tamu pondok.


malam nya semua makan malam bersama termasuk analia kakak sulung alim dan keluarga. ini seperti reuni keluarga tapi tetap ada yang kurang.


kabar kehamilan nafik di sambut hangat mereka. bunda juga berharap kehamilan mar ah kali ini akan Baik-baik saja. beliau memang sempat marah dan bersedih karena kematian cucunya tapi dia juga tidak bisa mengabaikan menantunya tersayang.


faz terus berceloteh karena akan menjadi kakak. Dia sangat bangga dengan sebutan itu. walau belom banyak mengerti tentang arti menjadi kakak. kelak faz akan menjadi kakak yang sangat membanggakan untuk semua adik adik nya.


pengorbanan besar akan faz berikan untuk keluarganya. Dia akan tumbuh bebas bak burung dengan semua pilihannya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2