Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita
Episode 1


__ADS_3

Episode 1


 


Namaku Adira Raveena Aleetha, biasa dipanggil Aleetha. Aku tinggal di Kota Maladewa bersama dengan keluarga ku.


 


Ayahku bekerja sebagai Dokter di R.S Bunga Melati, sedangkan ibuku menjadi Designer. Aku hanyalah anak tunggal, itulah mengapa Ayah dan Ibuku sangat sayang padaku.


 


Kringg.... (Alarm sudah berbunyi) waktu menunjukkan pukul 04.00 WIB. Aku segera bangun untuk mandi dan bersiap pergi ke sekolah. Saat ini aku berada di jenjang pendidikan SMA. Aku berangkat dengan menaiki motor kesayanganku.


Sesampainya di sekolah, aku memarkirkan motorku dan bergegas menuju kelas. Disana aku melihat sahabatku (Dina). Aku dan Dina sudah bersahabat 2 tahun ini. Ya, hanya dia satu-satunya seseorang yang mampu memahami diriku.


Jam pelajaran pertama selesai, bel berbunyi menunjukkan untuk siswa beristirahat. Aku dan Dina pergi ke kantin untuk mengisi perutku yang keroncongan. Tapi sesampainya di kantin, aku melihat seorang laki-laki bertubuh tinggi, hidung mancung, kulit putih, ah! Dia.


 


Lelaki itu adalah Dika, siswa kelas sebelah yang dikenal sebagai jagoan basket. Siswa tampan yang sangat dikagumi para siswi, bahkan hampir satu sekolah menyukai dirinya. Bagaimana tidak? Sudah tampan, berbakat pula.


 

__ADS_1


Jika kalian tahu, Dika adalah anak semata wayang dari orang tuanya yang mungkin dapat dibilang tajir. Tapi, walaupun begitu dia anak yang sopan. Dulu, waktu aku pergi keluar bersama sahabatku (Dina), aku melihat Dika memberikan makanan kepada orang pinggiran. Tidak hanya itu, Dika juga pernah membantu seorang nenek untuk menyebrangi jalan. Wanita mana yang tidak luluh melihat perlakuannya?


 


Dika pun merupakan tipe lelaki yang sulit jatuh cinta. Bahkan dia pernah dikejar banyak perempuan cantik, tapi dia tolak. Heran aku. Dan ada satu hal lagi tentang Dika, aku pernah mendengar cerita dari sahabatnya yang mengatakan bahwa Dika menyukai diriku. Hah? Tidak Salah? Aneh bukan? Akupun juga tidak percaya.


Ah! Sudahlah mungkin itu hanya sebuah candaan.


 


Brukk... Pundakku dikagetkan oleh Dina. Seketika lamunanku buyar.


 


"Ih.. e.. e enggak apa-apa Din.. ya udah kita pesan makanan dulu."


 


Tidak disangka! Dika duduk di samping meja makan ku. Aduh.. aku tidak mungkin bisa makan didekatnya. Salah tingkah mungkin itu yang bisa aku lakukan. Lagi-lagi.. Kunci motorku malah jatuh didekat kakinya. Tanpa ku mintai bantuan, Dika sudah menyodorkan kunci itu. "Terimakasih.." hanya itu yang bisa aku ucapkan. "Sama-sama" balas Dika. Ya ampun... mimpi apa aku..!!!


Hari berikutnya,


Sewaktu pelajaran dimulai, aku di suruh oleh Ibu Nana untuk mengambil buku di perpustakaan. Jarak perpustakaan pastinya melewati lapangan basket. Terlihat di lapangan, ada Dika dan seluruh siswa kelasnya sedang olahraga bersama Pak Banu.

__ADS_1


 


Sungguh betapa gagahnya Dika bermain basket. Tapi Aku teringat dan tetap terus berjalan menunju perpustakaan, tapi tiba-tiba.. Dukk... Kepalaku terasa terkena basket, dan penglihatan ku terlihat agak buram, badanku terasa dibopong oleh seseorang entah siapa..


 


"Aleetha bangun.. thaa "... Terdengar suara laki\-laki membangunkan diriku..


 


Dan ternyata dia adalah...


Bersambung☺


Mau tau cerita kelanjutannya?


ini masih awal perkenalan ya.. konflik nya mungkin di episode berikutnya..


maaf kalau ceritanya masih belum nyambung:) masih pemula, masih belajar:)


Terimakasih teruntuk kalian yang sudah membaca cerpenku..


.. oke😉

__ADS_1


__ADS_2