
pagi ini Nathan harus meninggalkan Vannya sendiri karena ia ada meeting penting dengan bagian pemasaran.
Nathan kaget, ketika bagian pemasaran mengajak Stevani untuk meeting. Mereka beralasan, Stevani harus belajar karena ia masih karyawan baru.
Stevani terlihat sangat senang bisa dekat dengan Nathan. Berbeda dengan Nathan yang risih dengan kehadiran Stevani. Tapi Nathan berusaha profesional.
Meeting selesai pukuk 12.30, Nathan menyuruh semua karyawannya untuk istirahat dan makan siang. Nathan memilih kembali ke ruangannya dan meminta Dean memesankan makanan online.
Stevani diam2 masuk ke ruangan Nathan.
N : ngapain kamu disini van?
S : aq hanya ingin makan siang bareng sm kamu (membawa paper bag berisi makanan)
N : tidak perlu, aq sudah membeli makanan. Lebih baik kamu keluar dari ruanganku, aq tidak ingin ada yang berpikir yang tidak2 tentang kita.
S : baiklah, kali ini aq mengalah. Tapi lain kali aq ingin makan siang denganmu.
N : lebih baik kamu sekarang keluar dari ruanganku (tanpa menatap stevani)
Jam makan siang selesai, Nathan melanjutkan pekerjaannya sampai jam pulang kantor.
Nathan : (melihat jam ) sudah waktunya pulang, istriku pasti menungguku pulang.
Nathan menghubungi istrinya.
Vannya : Assalamu alaikum mas
__ADS_1
Nathan : Waalaikum salam dek, mas mau pulang. Ada yang adek pengen gak? biar mas sekalian beli.
Vannya : gak mas, adek cuma pengen cepet2 ketemu mas.
Nathan : Baiklah... istri mas yang cantik, tunggu mas ya.
Vannya : iya mas... adek tunggu. hati2 ya...
Nathan : Assalamu alaikum
Nathan mengakhiri panggilannya. Ia pun bergegas pulang. Langkahnya terhenti ketika ia melihat Stevani ada di sebelah mobilnya.
Nathan Pov
Mau apa dia di dekat mobilku. Pasti mau cari perhatian agar aq mengantarnya pulang. Lebih baik ku tinggalkan mobilku disini dan aq akan pulang menggunakan Taksi Online.
Nathan : Hallo dean, tolong kamu bawa mobilku pulang ke rumahku ya, kunci ada di ruanganku kamu ambil saja
Dean : baik pak, akan saya antarkan.
Nathan : thanks
Nathan mengakhiri panggilan.
Dean Pov
Tumben pak Nathan pulang tidak menggunakan mobilnya. kira2 ada apa ya..
__ADS_1
Dean sudah sampai di area parkir. Ia melihat sekeliling untuk menemukan keberadaan mobil bosnya itu. Tak lama pandangannya tertuju pada wanita di samping mobil Nathan
Dean : (*apa karena wanita itu pak Nathan pulang dengan Taksi? Tapi siapa wanita itu, apa hubungannya dengan pak Nathan? )
Dean segera mendekati mobil pak Nathan dan membuka kuncinya.
Stevani : ini bukannya mobilnya Nathan? eh maksudku pak Nathan
Dean : iya, saya di minta pak Nathan untuk mengantarkan mobilnya ke rumah
Stevani : Dimana dia? kenapa tidak menaiki mobilnya sendiri?
Dean : maaf, saya tidak memiliki kepentingan untuk menjawab pertanyaan anda. saya permisi (masuk mobil)
di dalam mobil
Dean Pov
Kelihatannya pak Nathan sengaja menghindari wanita ini. Mungkin pak Nathan tidak nyaman dengan dia, karena aq pun tidak merasa nyaman dengan sikapnya yang seolah2 tidak rela kalau aq membawa mobil pak Nathan.
Dean pun melajukan mobil bosnya itu meninggalkan Stevani yang kesal karena rencananya untuk minta Nathan mengantarnya pulang gagal.
Stevani Pov
Sial*n, Nathan pasti sengaja meninggalkan mobilnya karena melihatku disini tadi. Ok Nathan, sekarang kamu bisa menghindariku, tapi lain kali aq akan pastikan kamu tidak lagi bisa menghindariku.
.
__ADS_1