
Di keluarga Rahardian
" Ayah, bunda sama alea kemana ya bi?".tanya alif pada salah satu pelayan dirumahnya
" Tuan dan nyonya sedang menghadiri pesta pernikahan anak kolega bisnisnya tuan muda. Kalau nona alea sedang menginap di kediaman tuan wijaya".jawab pelayan itu
" Oh, makasih ya bi".kata alif langsung pergi ke kamarnya
Sesampainya dikamar, alif langsung membersihkan dirinya. Setelah selesai dengan aktifitas mandinya, alif pun bersantai sambil memainkan ponselnya.
" Maafin gue ca. Selama ini gue gak pernah nganggep lo ada. Gue nyesel sekarang karena terlambat menyadari perasaan gue. Lo dimana sekarang?, gue kangen sama lo. Gue tau kalok selama ini gue udah nyakitin perasaan lo".ucap alif sambil mengusap foto di ponselnya
" Gue kangen lo ca, kangen semua perhatian lo, suara lo, sikap lo yang cerewet, gue kangen semua yang ada di diri lo ca. Gue mohon kembali ca, jangan siksa gue dengan rindu ini".ucap alif mengecup foto diponselnya.
Visual alif
⛅⛅⛅⛅
Hari ini keluarga wijaya dan keluarga rahardian sedang berkumpul dikediaman keluarga wijaya. Kedua keluarga yang sangat kaya raya ini akan mengadakan kunjungan yang rutin dilakukan sebulan sekali ke panti yang didirikan oleh kedua keluarga itu. Panti asuhan harapan dan panti jompo harapan.
" Lo mau kuliah dimana setelah lulus fa?".tanya alif pada rafa yang juga tengah duduk bersantai diruang tamu
" Harvard bang. Oh iya, abang S1 disana kan ya?".kata rafa sambil memakan kue
" iya fa, bahkan gue lulusan terbaik disana".ucap alif menyombongkan diri
" Wihhh sombong ni. Tapi gue salut sama lo bang, semoga gue bisa kayak lo".kata rafa
" Gue yakin lo bisa fa, bahkan lebih dari gue".balas alif
" Amin bang".balas rafa
" Alea mau dimana jun?".tanya papa erwin pada ayah juna
" Yah itu win, setiap aku tanya dia bilang masih belum tau".jawab ayah juna sambil meminum teh
" Menurut aku sekalian aja sama rafa, biar rafa juga bisa jagain lea".kata papa erwin
" Iya sih, soalnya aku tawarin kuliah ditempat alif dia gak mau".kata ayah juna
" Dia gak mau sama alif paling emang udah janjian sama rafa yah".kata alif melirik rafa yang memainkan ponselnya
" Eh, emmm anu enggak kok bang".kata rafa gugup karena alif selalu menggodanya
" Mungkin saja jun, apalagi mereka sudah seperti lem kemana-mana pasti berdua".sambung papa erwin
" Ihhh, papa apaan coba".kata rafa
__ADS_1
" Emang bener kok, dimana ada kamu pasti juga ada lea boy".kata papa erwin
" Kalok emang kalian mau kuliah di universitas yang sama, ayah malah seneng dan lega fa".kata ayah juna
" Iya yah".ucap rafa
" Sudah yah, om jangan menggoda rafa lagi, liat tuh mukanya udah merah kayak kepiting rebus".kata alif tertawa
" Kamu bener lif, ternyata anak om ini malu-malu juga ".goda papa erwin
" Ya malu-malu lah om apalagi disini ada calon mertua".kata alif tertawa
" Tapi sejak kapan rafa jadi malu-malu sama ayah. Saat dia melamar alea waktu kecil pada ayah dia gak malu-malu".kata ayah juna
" Ayah, waktu itukan dia masih kecil, tapi kalok sekarang coba aja ayah liat tuh mukanya sampek merah gitu cuma karna kita godain".kata alif
" Setiap ngumpul gini kalian selalu aja gak punya topik pembicaraan lain selain itu".kata rafa sewot yang membuat mereka tertawa
" Udah ah, rafa mau kekamar dulu. Puas-puasin dah ketawanya".kata rafa yang langsung pergi karena selalu digoda oleh ketiga laki-laki itu
" Hey, kamu gak sopan ya sama ayah mertua".kata alif sambil tertawa
Sementara di dapur, alea, bunda anggi, mama mely serta beberapa pelayan tengah memasak untuk dibawa ke panti. Mereka sengaja memasak sendiri.
" Nanik, sudah berapa kotak nasi yang selesai?".tanya mama mely pada pelayannya
" Ini sudah 470 nyonya".jawab pelayan itu
" Iya siap nyonya ratu".ucap pelayan yang bernama mira itu sambil memberi hormat
" Kamu ini, udah kayak alea sama rafa aja pakek hormat begitu".kata mama mely
" Kalian semua lanjutin kerjanya ya, saya mau siap-siap dulu".kata mama mely pada para pelayannya
" Siap nyonya".ucap para pelayan yang berjumlah 20 orang itu
" Anggi, alea, ayok kita siap-siap biar nanti bisa langsung berangkat".kata mama mely mengajak alea dan bundanya
Setelah itu mereka bertiga langsung bersiap-siap untuk pergi ke panti.
🚘🚘🚛🚛
Setelah menempuh perjalanan 30 menit , kini mereka telah sampai ditempat tujuan. Mereka langsung disambut antusias oleh penghuni panti.
" Assalamu'alaikum".ucap kedua keluarga konglomerat itu bersamaan
" Waalaikum salam".jawab penghuni panti asuhan dan panti jompo disana
" Mari silahkan masuk tuan, nyonya, tuan muda dan nona".kata ibu pengurus panti
__ADS_1
" Bagaimana kabar kalian semua?".tanya papa erwin setelah mereka masuk ke ruang tamu yang ada dipanti elit tersebut. Gedung mewah, berAC, fasilitas sangat memadai, taman bermain luas.
" Alhamdulillah kami semua sehat tuan".jawab pengurus panti disana
" Alhamdulillah kami senang mendengarnya kalau begitu bu".kata ayah juna
" Oh iya bu, ini uang untuk keperluan panti. Jika ada keperluan yang lain bisa menghubungi kami".ucap mama mely sambil memberikan amplop yang berisikan uang dan tentunya dengan jumlah banyak
" Terimakasih tuan, nyonya. Saya sangat berterimakasih atas semua yang telah anda semua lakukan untuk kami. Berkat bantuan tuan dan nyonya sekalian, kami disini hidup dengan layak bahkan lebih dari layak".kata ibu panti sambil berkaca-kaca mengingat begitu banyak bantuan kedua keluarga kaya raya tersebut untuk panti
" Tidak usah berterimakasih bu karena itu adalah rejeki kalian semua yang telah Allah titipkan pada kami. Kami senang bisa membantu yang membutuhkan".kata bunda anggi sambil mengusap bahu ibu panti
" Semoga tuan dan nyonya sekeluarga selalu diberi kesehatan, umur yang panjang, dimurahkan rejekinya. Kami tidak bisa membalas kebaikan tuan dan nyonya, hanya allah lah yang bisa membalasnya".ucap ibu panti
" Amin".jawab mereka serempak
" Kakak cantik ayo main sama ayu".kata anak kecil yang menghampiri alea
" Ayo".kata alea langsung menggandeng tangan anak kecil itu
" Kakak ganteng gak diajak?".kata rafa pura-pura merajuk
" Ayo kakak ganteng juga ikut, jadi jangan cemberut biar gak jelek".kata anak kecil yang bernama ayu itu
" Semuanya, rafa nyusul pie ya".kata rafa pamit pada semua yang ada diruangan itu
" Oh iya sayang, bilangin sama mang asep buat ngeluarin makannanya biar bisa langsung diberikan, dan jangan lupa buku-buku sama mainan buat anak panti juga".kata mama mely
" Ok mamaku yang cantik".kata rafa langsung keluar
" Yaudah alif keluar buat bantuin ya bund".kata alif dan diangguki semuanya
" Mang, makanannya suruh langsung dibagiin katanya, rafa sama bang alif bantuin".kata rafa setelah menghampiri mang asep bersama temannya dan juga 2 supir
" Oh iya tuang muda, siap"kata mang asep langsung.membuka box mobil itu
Setelah selesai membagikan makanan hingga mereka makan bersama dan juga membagikan buku serta mainan untuk anak-anak panti mereka pun kini tengah bersantai menghabiskan waktu dipanti. Ini adalah kegiatan rutin tiap bulan kedua keluarga kaya raya ini.
" Pie, ayo kejar, dasar payah".kata rafa sambil terus berlari dengan ayu dan beberapa anak lainnya
" Aduh, aku capek".kata alea sambil duduk direrumputan taman
" Yah, kakak cantik gak kuat lari ya".kata anak kecil yang bernama kino
" Iya ganteng, kakak capek banget".kata alea langsung tiduran sambil berguling dirumput itu
" Kakak ganteng ayo kita main guling-guling kayak kaka cantik".ajak ayu sambil menarik rafa agar mengikuti apa yang alea lakukan
Mereka terus bermain ditaman sedangkan alif yang melihat mereka hanya geleng-geleng kepala. Sedangkan orang tua mereka masih mengobrol dengan pengurus panti tentang keperluan panti dan beberapa hal lainnya.
__ADS_1