
*Kenzo Mahendra
Amanda Prasetyo*
Delima membaca nama itu berulang ulang, dengan sekali lagi membolak balikkan buku nikah yang ada ditangannya, membacanya kembali dari halaman depan hingga akhir, dan juga meneliti setiap rinci tanggal lahir suaminya, nama Bapak dari suaminya, siapa tau Kenzo Mahendra itu bukanlah suaminya namun orang lain dengan nama yang sama.
Tetapi apa yang didapat, nama Bapak dan juga tanggal lahir Kenzo semuanya sama, bahkan tanggal dilangsungkannya pernikahan itu sudah sangat lama, sekitar 2 tahun an lebih
Delima menangis sejadi jadi
"Berarti aku selama ini hanya sebagai istri kedua saja"
Dengan air mata yang lolos dipipinya, Delima dengan sekuat tenaga membuka lagi satu persatu kertas demi kertas yang ada dalam amplop itu.
"Surat Perceraian"
Mata Delima terbelalak ketika melihat
beberapa berkas lembar yang ada didepannya itu, membaca satu demi satu kata perkata, dan tidak salah lagi, Surat Perceraian itu antara suaminya dengan wanita yang bernama Amanda.
Dan di lembar terakhir, yang sengaja sudah dicetak, terdapat surat panggilan untuk menghadiri sidang pertama perceraiannya. Dan yang semakin membuat Delima menangis dan hancur adalah tanggal itu bertepatan dengan dia keluar dari Rumah Sakit beberapa bulan yang lalu, yang manakala itu Kenzo tanpa pamit dan tanpa kabar meninggalkan dirinya
Tes....tes....air mata Delima terus mengalir, Delima menangis sesenggukan, dua buah benda keramat ini sudah cukup membuktikan apa yang ada di benaknya selama ini, untuk mengetahui yang lebih lanjutnya lagi, rasanya Delima sudah tidak sanggup
"Kamu tega Bang, membohongi aku selama ini"
"Kamu juga tega meninggalkan aku tanpa pamit dan tanpa kabar hanya untuk menghadiri sidang perceraianmu, padahal kamu sendiri juga tau, tanpa kamu datang juga tidak apa apa"
Delima berbicara sendiri, meratapi nasibnya yang selama ini cuma sebagai istri kedua saja
"Haaa.....aku bodoh, dari dulu aku memang bodoh, aku bodoh sudah jatuh cinta dengan seorang casanova dan dinikahinya, sekarang aku tambah bodoh dengan mengetahui yang sebenarnya bahwa aku hanyalah istri keduanya saja"
"Dan kenyataan pahit, suamiku sendiri menutupi rapat rapat masa lalu nya, dan dengan sengaja membohongiku"
Saat Delima melamun, tiba tiba ponsel Kenzo berbunyi, terdengar nama Amanda disana, Delima bingung antara mau angkat atau tidak, tetapi akhirnya dia memutuskan untuk menekan tombol hijau
"Hallo Ken" suara Amanda dari sebrang sana
Delima tidak menyahut, dia diam saja, ingin rasanya dia berbicara tetapi dia urungkan
__ADS_1
"Ken, Hallo , aku cuma mau ngabarin kalau kita secara resmi sudah bercerai, ini aku baru saja dari pengadilan, dan akan aku kiriminkan suratnya, sekarang kamu tenang saja, tidak ada yang akan mengusik rumah tanggamu lagi, dan aku juga pastikan istrimu tidak akan tau kalau kamu dan aku pernah menikah"
Deg
Airmata Delima yang tadinya mengering, tiba tiba jatuh lagi, dia begitu sok mendengar ucapan dari Amanda, tanpa ragu lagi Delima pun dengan suara yang terisak berbicara dengan Amanda
"Hallo Mbak" ucap Delima
Deg
Seketika Amanda disana juga mematung, mendengar suara diponselnya tidak laki laki tapi perempuan
"Maaf mbak jangan ditutup dulu, mbak sudah tau kan siapa aku?? please mbak, tolong jelasin, kita sama sama perempuan kan, dan mbak juga tau gimana rasanya jika mbak.jadi aku, jadi please jelasin semuanya dari awal"
Delima sesenggukan ketika berbicara di telepon dengan Amanda, tetapi dia sudah bertekad ingin mengetahui semuanya.
"Baiklah Delima, sekarang kamu tenang dulu ,rileks, mbak akan cerita selengkapnya"
<^>
Setengah Jam lamanya Delima mendengarkan cerita dari Amanda, hatinya sangat hancur sekali, apalagi tadi Amanda bilang kalau dia dan juga Kenzo sudah memiliki anak, walaupun akhirnya nyawa anaknya tidak tertolong lagi.
"Kenapa kamu sembunyikan semua ini Bang? kenapa?"
"Kamu tau kan, kalau aku tidak suka dibohongi, tetapi kamu dengan sengaja membohongiku"
Delima berdiri dengan menahan perutnya yang dari tadi kenceng dan agak mules, lalu mengambil vitamin yang ada didalam tasnya
"Sayang....maafin Mams udah bikin kalian tegang, kita kuat ya nak"
Setelah dirasa sudah agak enakan, Delima kembali duduk dikursi kebesaran Kenzo, dan membuka amplop yang baru dia dapatkan dari Tomy
Benar saja, didalam amplop itu terdapat banyak foto foto Kenzo dan juga Manda, dan yang menjadikan dia menatap tak percaya, ternyata Amanda yang ada difoto sama dengan Amanda sepupunya Vano
"Berarti mas Vano juga mengetahuinya, kamu jahat mas...kamu juga sengaja menutupi kebohongan ini"
Perlahan lahan Delima membuka lembar demi lembar, foto demi foto, melihatnya dan juga membacanya, entah darimana Tomy mendapatkan informasi sampai sedetail itu, bener bener komplit semuanya ada tanggal dan jam juga.
Deg
__ADS_1
Delima meraih selembar kertas dan juga foto, mencocokkan kesamaan tanggal itu.
"Ini kan?? waktu aku ketemu ma Bang Ke di restoran Casablanka, dan dia pegang tangan seorang wanita, jadi dia...."
Delima menggeleng, kembali menumpahkan airmatanya, entah semakin lama menangis airmatanya tidak habis malahan semakin keluar deras.
Dan...Delima melihat foto lagi tepat ditanggal dan jam yang sama kira kira dirinya saat itu sedang dilarikan ke rumah sakit
"Ternyata ini....teman yang kamu bilang waktu itu Bang, kamu bela belain menemani dia seharian padahal kondisi aku sangat sangat lemah waktu itu"
"Bener bener ya Bang kamu"
Delima memasukkan foto dan lembaran lembaran kertas kedalam amplop, kemudian dia melirik sekilas sebuah flashdisk disana. Mengambilnya dan juga mencoloknya ke laptop milik Kenzo.
Dan ternyata dugaannya benar, didalam video itu terdapat jelas semua kegiatan dari awal Kenzo bertemu dengan Amanda, waktu di restoran Casablanka dan juga waktu Kenzo berada disebuah Villa.
Sebenarnya bukan hanya video ketika Kenzo dan Amanda pertama kalo bertemu di Jakarta setelah sama sama menghilang beberapa tahun yang lalu , tetapi di video itu komplit banget dari awal pertemuan Amanda dengan Kenzo sampai mereka berdua nikah dan terpisah, bahkan disana juga ada beberapa percakapan jika Kenzo sama sekali tidak mencintai Amanda, Kenzo menikahi Manda hanya karena anaknya saja, bahkan mereka sudah berencana jika anaknya lahir Kenzo dan Manda akan berpisah.
Tapi sayang, Delima tidak membuka file video dibagian itu, karena memang Tomy mendapatkannya dan menempatkannya secara terpisah pisah.
"Aku gak tau harus bagaimana lagi, hatiku hancur...sakit...benar sakit Bang...."
"Kamu tega Bang...."
Delima megusap air matanya, mencoba tegar didalam situasi yang sesulit ini.
"Aku harus kuat...aku bisa...demi kalian anak anakku"
Delima sengaja tidak merapikan kembali beberapa berkas yang dari tadi dibacanya, dan laptop Kenzo juga masih menyala, hanya saja Delima mem pause video tersebut.
Ceklek
Pintu ruangan Kenzo terbuka, Kenzo kaget karena ruangannya menjadi berantakan, terlebih di meja kerjanya.
"Sayang" Kenzo mendekat dan ingin memeluk istrinya yang masih duduk dengan menatap tajam mata Kenzo
"Sayang....kamu kenap--?"
Belum sempat melanjutkan ucapannya, Delima sudah berdiri dan mengambil tasnya, kemudian mengambil buku nikah milik Kenzo
__ADS_1
"Ceraikan aku" Delima melemparkan buku nikah itu tepat di dada Kenzo