Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita
Satu Tahun Sudah


__ADS_3

Satu Tahun Kemudian


"Kenzi sini sama Mams"


Tap...tap langkah kaki kecil Kenzi menghampiri Mams Delima


"Mams....mams...mams....bibir kecil itu pun langsung memanggil nama Mams, walaupun belum terdengar sempurna


"Kenza, sini sama Paps"


Begitu juga dengan si cantik Kenza. Kenza dan Kenzi kini berusia satu tahun. Tidak seperti anak anak sultan pada umumnya yang setiap ulang tahun harus di rayakan. Tetapi Mams Delima malahan menginginkan untuk mengunjungi sebuah Panti Asuhan. Di sana juga tidak ada perayaan, cuma meyerahkan sebagian dari rejekinya untuk membantu anak anak yang membutuhkan.


"Beneran gak mau dirayain Mams ulang tahun ZiZa?"


"Gak perlu Bang, kita ke panti asuhan saja, kita berbagi sedikit rejeki di sana, habis itu anterin Mams belanja, dan kita makan siang sekalian di sana"


"Oke sayang....Abang sayang ma kamu, terima kasih selama satu tahun ini sudah menjadi Mams yang baik untuk mereka"


"Sama sama, Abang juga udah banyak bantuin aku selama ini"


Cup


Satu kecupan manis mendarat di bibir Delima


"Bang, ada anak anak"


"Gak apa apa"


Saat ini Mams Delima, Paps Kenzo dan kedua buah hatinya sedang berada di taman belakang.


Satu tahun telah berlalu, banyak kejadian dan peristiwa peristiwa yang telah mereka laluin, suka duka mereka lewati bersama.


Satu tahun sudah Delima dan Kenzo menyandang status sebagai orang tua. Begitu juga dengan Rima dan Sofi yang kompakan baru melahirkan baby boy nya beberapa hari yang lalu. Sedangkan Jeje, masih menikmati masa bulan madunya dengan Andre.


"Hmm....Bang" panggil Delima


"Apa sayang"


Kini mereka hanya berdua, duduk si kursi putih panjang menatap lurus ke depan kebun bunga dan juga kebun sayur. Sedangkan ZiZa bersama dengan si Mbok pengasuhnya.


"Kabarnya Kak Rio gimana?? abang masih berhubungan dengan dia kan?"


Kenzo mengangguk lalu menyerahkan ponselnya ke Delima "Buka dan baca sayang, pasti kamu senang"


Delima membuka pesan dari Mario satu persatu, ya selama satu tahun ini Mario memang tidak menghubungi Delima, tetapi tidak langsung loss kontak begitu saja. Ternyata satu tahun ini Mario berhubungan dengan Kenzo, Mario sering menanyakan kabar Delima dan juga baby Z nya.


"Ini foto siapa Bang?" tanya Delima yang menunjuk sebuah foto wanita yang sedang hamil


"Itu sheila dan calon baby nya"


"Kata Mario sheila akan melahirkan bulan depan dan prediksi baby nya laki laki"


Delima tersenyum senang, sudah tidak ada airmata lagi yang membasahi pipinya, walaupun Mario tidak memberitahukannya secara langsung tetapi setidaknya dia berkabar dengan suaminya, dan selalu menanyakan kabarnya.


"Cantik banget ya Bang?"


"Iya, dia juga baik kok, kamu tenang aja sayank, kakakmu mendapatkan wanita yang tepat"

__ADS_1


Delima menatap wajah Kenzo "Darimana abang tau?"


"Abang kasih tau tapi janji jangan marah"


"Iya aku janji"


"Abang sering ber video call dengan Mario, dia mengenalkan Sheila juga, abang sempat ngobrol dengan sheila, sheila sama kayak kamu, dia ingin sekali ngobrol ngobrol atau bertemu langsung dengan kamu, tapi sayang lagi lagi Mario melarang nya, dengan alasan besok saja, sekalian buat kejutan ma kamu sayang"


"Jadi gitu ya kalian memang sekongkol" Delima mencubit perut Kenzo


"Au...sakit sayang"


"Hmmm....habisnya abang dan Kak Rio kompakan deh"


"Aku seneng Bang, kalau Kak Rio bahagia"


Kenzo merangkul pinggang Delima, dan kemudian memeluk Delima


"Kamu tidak tau aja sayag, kalau sampai sekarang Mario masih mencintaimu"


"Oh ya Bang, ntar temenin aku kerumah sakit ya"


"Ke rumah sakit?"


"Hummb....Mbak Aira masuk rumah sakit"


"Aira??" tanya Kenzo penasaran


"Istrinya Mas Vano"


"Kemarin mengalami keguguran, dan parahnya lagi karena kejadian itu rahimnya di angkat" ucap Delima


"Aku juga gak tau persis ceritanya, tadi pagi Mas Vano ngirimin aku pesan"


"Ehem....diam diam istriku juga berhubungan ma mantan nih!!" goda Kenzo


"Mantan?? mantan apaan??"


"Mantan gebetan" dan


Cup


Kenzo langsung mencium bibir Delima, takut takut kalau istrinya akan marah.


"Oh ya Bang, berangkat sekarang yuk, emmmmm....gimana kalau kita ngajak si mbok mbok dan suaminya"


"Bolehh....boleh banget sayang, berarti rumah kosong nih"


Delima mengangguk "Cuma setengah hari aja Bang, lagian mereka juga jarang keluar deh"


"Sekalian kita buat ulang tahun yang pertama anak kita begitu berkesan, mereka di kelilingi orang orang yang selama ini dekat dengan nya dan menyayanginya"


"Kamu benar sayang, abang akan menyuruh mereka siap siap"


"Aku mencintaimu Bang" ucap Delima


"Aku juga mencintaimu Delimaku"

__ADS_1


"Oh iya, abang hampir lupa....abang mau nagih janji ma kamu loh"


"Nagih janji?? janji apa?"


Kenzo mencubit gemas hidung Delima


"Pura pura lupa!"


"Enggak, aku bener bener gak tau"


"Ngasih abang anak lagi" bisik Kenzo


Aduh mam*us mam*us deh....inget aja tuh orang, anak baru satu tahun hari ini e udah minta nambah lagi, batin Delima


Glekk


Delima pura pura kaget mendengar ucapan suaminya itu


"Hmmmm.....nagih janji nih ceritanya, lagian ya sayang, baby Z baru usia setahun itupun hari ini, masak abang udah mau bikinin mereka adik."


"Biar rumah kita ramai yank, besok buka ya kontrasepsinya?"


"Bulan depan aja ya, aku maunya nanti pas adeknya lahir, kakak kakaknya umur dua tahun"


Kenzo diam dan berpikir, benar juga apa yang dikatakan oleh istrinya, lagian juga nunggu beberapa bulan lagi, toh juga dianya masih bisa meminta jatah, malahan lebih lagi


"Boleh....tapi nanti malam lima ronde ya"


"Siapa takut sayang"


Cup


Kenzo mencium kening dan bibir Delima, dan me**matnya, menye**p hingga sang empunya kehabisan nafas.


...***...


Seorang laki laki tampan dengan kaca mata hitam yang melekat, barus saja turun dari penerbangan.


"Sudah satu tahun aku tidak menginjakkan kaki ku di sini"


"Dan sudah satu tahun juga aku tidak bertemu dengan kamu"


"Dan satu tahun itu pula aku sengaja tidak memberimu kabar"


"Hay girl, apa kabarmu?? kita akan berjumpa lagi"


"Kali ini akan aku buat kamu dan aku saling dekat, saling terikat"


Laki laki itu bermonolog sendiri sambil memandangi foto wanita cantik yang masih setia menghiasi walpaper ponselnya.


Hingga ucapan seseorang mengagetkan dirinya


"Hallo Bos...selamat datang kembali"


"Mau aku anterin ke apartemen atau kemana dulu Bos?"


Laki laki itu sempat berpikir sebelum dirinya menjawab pertanyaan asistennya

__ADS_1


"Antarkan aku keliling Jakarta dulu"


"Tunggu aku sayang, i miss u"


__ADS_2