Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita
#17


__ADS_3

pagi hari....


Vannya sedang memasak makanan kesukaan suaminya. Vannya sengaja tidak membangunkan Nathan, karena ia tidak ingin mengganggu tidur Nathan.


semalam beberapa kali Nathan tidur sambil meracau.


mungkin karena merasakan sakit di keningnya.


selesai memasak, Vannya menata masakannya di meja makan. lalu ia kembali ke kamar, ia melihat suaminya masih tidur pulas. Vannya pun mengurungkan niatnya untuk membangunkan nathan. ia memilih untuk mandi dulu.


Nathan membuka matanya, ia mencari istrinya yang sudah tidak ada disampingnya. tiba2 keningnya kembali terasa sakit. ia memijit keningnya pelan2.


Vannya yang baru selesai mandi, berjalan mendekati Nathan. ia melihat suaminya memijit keningnya.


V : mas... sudah bangun? (duduk di tempat tidur)


N : (menatap Vannya) sudah dek.


V : kenapa mas? lukanya masih sakit? (mengelus kening Nathan)


N : sedikit (senyum)


V : mas tiduran aja. aq ambilin makan ya. terus minum obatnya biar cepet sembuh.


N : mas mau ke kamar mandi dulu dek. (bangun)


V : ya udah adek anter ya,


N : hayoo pagi2 adek mesum (smirk)


V : mas ya.. lagi sakit masih aja piktor.( mencubit hidung mancung nathan)


N : hahaha... argh... (memegang kening)


V : kenapa mas? (kaget)


N : buat ketawa agak nyeri dek.

__ADS_1


V : makanya gak usah mesum. ya udah ayo adek antar ke kamar mandi.


N : mas bisa sendiri dek.


V : ya udah adek ambilin sarapan ya


N : (mengangguk)


beberapa saat kemudian di kamar mandi....


N : kok pusing banget ya (berpegangan ke dinding),


tak berapa lama Nathan pingsan di kamar mandi.


Vannya yang curiga kenapa suaminya tidak segera keluar dari kamar mandipun, segera menyusul Nathan.


V : (mengetuk pintu kamar mandi) mas... mas belum selesai?


N : (tidak ada jawaban)


V : (membuka pintu kamar mandi) (kaget) MASS.....!!!!!


Vannya mengangkat krpala Nathan ke pangkuannya, ia berusaha membangunkan Nathan. tapi nathan tidak juga bangun. Vannya bingung. ia lalu mengambil ponselnya dan menelpon dokter Ryan teman dekat Nathan.


beberapa saat kemudian dr Ryan datang, ia langsung memeriksa kondisi Nathan.


dr. R : suamimu tidak apa2 Nya. tenanglah.


V : gimana bisa tenang dok,, mas Nathan tidak bangun2.


dr. R : tekanan darahnya agak rendah. mungkin dia langsung berdiri setelah tiduran. besok2 jika mau berdiri usahakan duduk dulu, agar pembuluh darah bisa beradaptasi dari keadaan tidur ke bangun.


V : jadi mas Nathan bener2 tidak apa2?


dr. R : kamu tidak percaya sama dokter jenius seperti aq?


V : iya dok... aq percaya. lalu kenapa belum bangun juga?

__ADS_1


dr. R : sebentar lagi pasti bangun. ya udah aq udah tulis resepnya nanti tolong di tebuskan ya.


V : iya dok.. terima kasih ya


dr. R : santai Nya... ya udah aq balik ke RS dulu ya


V : (mengangguk)


tak berapa lama Nathan bangun... ia merasa pusing dan lukanya nyeri. ia mencari Vannya.


N : (menahan sakit) dek... dek.. (lirih)


V : (kaget) Iya mas... apa yang sakit?


N : mas udah gak apa2 dek. jangan kawatir ya


V : gimana gak kawatir mas, mas tadi pingsan di kamar mandi. adek bingung. takut. (menangis)


N : (senyum) mas cuma agak pusing dek. gak apa2. (menghapus air mata Vannya)


V : ya udah, mas sekarang makan ya. biar adek suapin.


N : (mengangguk)


Nathan pun menghabiskan makanan yang di masak Vannya dengan susah payah. karena ia tidak berselera makan. tapi ia tidak ingin membuat istrinya kecewa.


setelah makan Nathan minum obat lalu tidur lagi, karena efek obat.


Vannya menemani Nathan. ia tak ingin meninggalkan suaminya sedetikpun.


#Author


cepet sembuh ya babang Nat Nat....


makasih gaess selalu support story q yang berantakan. di tunggu saran dan kritiknya ya...


maaf author bener2 pemula. harap maklum kalo berantakan ya....

__ADS_1


__ADS_2