
Vannya memandangi wajah suaminya,
Vannya Pov
aq tau kamu lelah mas, maafkan aq ya mas. aq membuatmu tidak tidur semalaman. aq sayang banget sama kamu mas. entah apa yang akan kulakukan jika sampai kamu meninggalkan aq lagi.
V : (mengusap wajah Nathan) sehat selalu suamiku... (mencium Nathan sekilas)
N : (membuka mata) (senyum) adek belum tidur?
V : maaf mas kaget ya,,
N : gak sayang.... mas mimpiin adek. makanya mas bangun.
V : mimpi apa? jorok ya... (senyum)
N : dih.. ini yang mesum kamu ya dek,,(senyum)
V : sekali2 lah.... hahaha
N : sini sayang, kita tidur
V : (tidur di lengan Nathan)
N : jangan pernah pergi dari mas ya sayang...
V : adek tidak bisa berjanji untuk selalu di samping mas. tapi adek berjanji kalau mas akan menjadi satu2nya suami adek.
N : (membelai rambut Vannya) maafin mas ya dek.. mas banyak menyakiti hatimu (air mata Nathan menetes)
__ADS_1
V : jangan dibahas lagi ya mas. qt harus saling percaya mulai saat ini. semakin lama qt menikah tentu ujian akan semakin banyak datang. adek mau mas janji sama adek.
N : janji apa sayang?
V : mas janji apapun masalahnya mas harus langsung jelaskan sm adek. supaya tidak berlarut2.
N : iya sayang mas janji.
V : satu lagi, apapun yang sedang qt alami, mas harus selalu ada di sampingku.
N : mas janji sayang
Vannya melihat Nathan menangis untuk pertama kalinya. Vannya pun memeluk Nathan dan ikut menangis. mereka berdua menikmati malam yang begitu panjang dengan berpelukan.
pagi hari, Vannya bangun untuk memasakkan Nathan sarapan. setelah selesai memasak, Vannya beranjak ke kamar untuk membangunkan suaminya.
Vannya memasangkan dasi dan jas Nathan,
Nathan menggoda Vannya yang sedang serius memasang dasi, sesekali tangan Nathan memeluk Vannya hingga membuat istrinya menjewer telinganya.
V : ayo mas buruan sarapan. nanti telat. ih....
N : bosnya gak apa2 telat. (senyum menggoda)
V : bos itu harus memberi contoh yang baik untuk anak buahnya. ini malah telat
N : as you wish princessss
Vannya dan Nathan pun sarapan. setelahnya mereka berangkat kerja.
__ADS_1
Di kantor, nathan dan Vannya di sambut oleh para staffnya, mereka semua memberi ucapan selamat dan beberapa kado. Vannya dan Nathan sangat senang menerima kejutan kecil dari staff nya.
N : sayang, kamu telp ke De Catering ya, pesan makanan untuk karyawan kita makan siang
V : siap pak Nathan
N : apa tadi??
V : (senyum) Kan saya wakil bapak kalau di kantor
N : oh iya ya, jadi mas gak bisa cium2 ya di kantor
V : mohon maaf pak, tidak boleh ya... (menggoda Nathan)
N : ya udah, nanti kamu masuk ke ruanganku ya, jangan lupa kunci pintu. pak direktur mau kasih kerjaan bu wakil direktur (smirk)
V : apaan sih mas....
N : (mencium bibir vannya sekilas)
V : (kaget) mas.... malu kalau ada yang liat gimana?
N : (masuk ruangan dengan cuek) aq kan direkturnya, jadi bebas cium kamu kapan aja...
V : awas ya....
12.00 pm
para staff berkumpul untuk menikmati makan siang dengan Nathan dan Vannya. sesekali mereka bersenda gurau dengan bos nya itu. mereka semua menikmati apa yang nathan dan vannya berikan.
__ADS_1