
Dua Minggu Kemudian
"Bang ih....jangan gini"
Kenzo memeluk Delima dari belakang, dan mencium tengkuk hingga leher Delima
"Kok abang mau lagi sayang" bisik Kenzo
Delima langsung berbalik "No abang, kita ini aja sudah hampir telat, abang sih semalam minta ituan, padahal sudah dilarang"
"Kan abang kangen yank, ma ini dan juga ini" Kenzo sengaja mengusap bagian bawah Delima dan juga perut Delima
"Em...alasan!"
"Bang Ke....jauhi tangannya, Abang siap siap, aku gak mau telat dan dijadikan tontonan disana"
"Emmm....kalau gak usah berangkat aja gimana yank? kita habiskan waktu berdua saja sebelum mereka lahir"
"No abang, lagian aku harus pergi, kalau abang mau disini, disini aja"
"Masak kakak aku nikahan aku gak dateng, apa abang juga gak mau ketemu ma mantan istri abang? takut jatuh cinta lagi??"
"Sejak kapan aku jatuh cinta ma dia, yang ada ntar kamu yank, Farhan lihat kamu terus gak jadi nikahannya"
"Ha?? ngawur kamu bang!!, lagian ya kalau Kak Farhan mau udah dari dulu merebut aku dari kamu loh....dia bahkan lebih sadis dari Kak Rio dan Kak Surya"
"Lagian ya lagian....misal beneran, udah 2 minggu yang lalu dia batalin nikahannya pas ketemu ma aku"
."Abang ih....pikirannya kemana mana"
"Abang cuma cemburu sayang....cemburu..."
Delima mengambil lipstik dan memoleskannya di bibirnya "Lebay" tetapi, tangannya dipegang oleh Kenzo
"Jangan cantik cantik, aku gak mau ada laki laki lain yang melirikmu"
Cup
Di Kecupnya bibir Delima sekilas
"Mana mau mereka ma aku yang perutnya udah gede gini yang, ngaco kamu!"
"Lagian juga ya, kan ada abang disampingku terus" ucap Delima menenangkan suaminya yang cemburu buta
"Aduh...." Delima memegangi perutnya yang tiba tiba sedikit mules
Kenzo dengan sigap langsung menghampiri istrinya dan memeluknya
"Gak usah pergi aja ya, abang gak mau kamu kenapa napa"
__ADS_1
"Aku gak apa apa yank, mereka cuma nendang aja"
Delima berbohong, sebenarnya yang dirasakannya bukan tendangan, tapi rasa sakit dibagian bawah dan juga mules yang setiap kali frekuensinya semakin sering
Apa jangan jangan mereka udah mau lahir ya
"Ayok bang kita berangkat, udah mau telat"
Kenzo sendiri tidak yakin dengan keadaan istrinya saat ini, tetapi Kenzo bisa apa, selain itu dia juga gak enak dengan Farhan, Farhan juga ternyata rekan bisnisnya selama ini.
"Tapi janji ya, gak boleh jauh jauh dari abang? dan jika capek langsung istirahat"
Delima mengangguk "Aku janji Bang"
...***...
Hari ini, tepatnya pukul 09.00 , Farhan dan Amanda akan melangsungkan acara ijab qabul nya, dan langsung dengan resepsi pernikahannya. Pernikahan mewah yang diselenggarakan di hotel Bintang Lima milik Papahnya Vano.
Farhan, laki laki yang sudah berstatus sebagai tunangan Amanda sejak 3 tahun yang lalu, lebih tepatnya sebelum kejadian kelam antara Manda dan Kenzo.
Farhan....laki laki yang berusaha untuk melupakan cinta pertamanya, karena dia harus mengalah dengan sahabatnya, dan lebih memilih memendam perasaannya pada wanita yang dicintainya, daripada dirinya harus mengakhiri persahabatan mereka.
Dan Farhan....laki laki yang bersedia bertanggung jawab dan menikahi Manda, sewaktu wanita itu hamil karena kesalahan satu malamnya.
Pernikahan mereka berlangsung sangat mewah dan meriah, dengan Manda sebagai model kelas atas dan juga Farhan adalah salah satu pengusaha muda yang sukses
Delima melingkarkan tangannya ke tangan suaminya "Yank aku gugup, ternyata udah banyak banget ya datang" bisik Delima
"Tenang sayang, ada aku"
Dan benar saja, apa yang ditakutkan oleh Kenzo, banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka, lebih tepatnya melihat ke arah Delima.
Dan mereka tidak menyangka jika seorang Kenzo Mahendra sudah menikah, apalagi mempunyai istri yang sangat cantik dan tentunya masih sangat muda.
Mereka yang melihat ke arah Delima benar benar mengagumi Delima, wajah yang sangat cantik dan juga perut yang besar malahan membuat aura kecantikannya semakin terpancar
"Tuh kan yank, apa yang aku bilang"
Delima tidak mengerti apa maksud suaminya "Kenapa?"
"Kamu yang...kamu...lihatlah mereka, daritadi tidak berhenti memandang kamu yank, ternyata adanya anak aku dsini tidak membuat mereka mengalihkan pandangannya" dengan mengusap lembut perut Delima
"Pak Bos dan Nyonya Bos" sapa Dimas
Dimas yang sudah dari tadi menunggu sepasang pasangan itu.
"Gila elu Del, perut gede gitu masih aja narik perhatian laki laki, bener bener deh"
"Oh ya, Del ini Sofi, calon istri kakak" ucap nya memperkenalkan Sofia kepada Delima
__ADS_1
Sementara Kenzo membisikkan sesuatu pada istrinya "Tuh bener kan sayang, abang gak bohong Sofi sekarang jadi calon istrinya Dimas"
Delima mengangguk dan berjabat tangan dengan Sofi
"Maaf ya Delima, kemarin buat kamu cemburu, aku gak ada apa apanya ma si mantan Casanova ini, aku maunya ma asistennya saja" ucap Sofia ramah
Delima langsung malu campur gak enak, bisa bisanya suaminya dan Dimas mengatakan pada Sofi kalau dirinya cemburu
"Ya udah yuk, kesana...sudah ditungguin juga" ucap Dimas
Sedangkan Vano yang dari tadi memperhatikan Delima, hanya bisa memandangnya dari kejauhan saja.
Terlihat disana sudah ada sepasang pengantin yang siap untuk segera berganti statusnya, dan juga Farhan yang sudah siap menjabat tangan Ayahnya Manda.
Akhirnya Farhan dan juga Manda resmi menjadi suami istri setelah terdengar kata SAH.
"Sayang, aku lapar" bisik Delima ditelinga Kenzo, dan Kenzo pun langsung menggandeng Delima untuk menuju berbagai macam hidangan.
"Anak anak mau makan apa Mams?"
"Itu...itu..dan itu" Delima menunjuk ke stand makanan yang dari tadi menjadi incarannya, dan Kenzo langsung mengambil apa yang diinginkan oleh istrinya.
Vano yang melihat Delima sendirian, segera menghampirinya, bibirnya sudah gatal jika tidak menggoda wanita hamil itu.
"Hai beby....tambah cantik aja" sapa Vano disamping Delima
"Mas Vano ngagetin aja, yang namanya wanita pasti cantiklah"
Kenzo yang mengambilkan makanan untuk Delima tiba tiba panas, dan langsung menghampiri istrinya itu
Kenzo menyenggol bahu Vano "Minggir! jangan ganggu istri orang"
Vano tidak mendengarkan ucapan Kenzo, dia malahan semakin mepet ke Delima
"Kalau istrinya kayak gini, aku juga mau ganggu juga" ucap seorang laki laki dari belakang
Kenzo menoleh, merasa kenal dengan suara itu "Revan???"
"Iyes,.....gue disini, apa kabar?" tanya Revan dan langsung memeluk temannya yang sudah lama tidak saling ketemu
Revan?? masih ingatkah? laki laki yang bersama dengan Marisa, dimana Marisa menjebak Kenzo, dan setelah video tidur barengnya tersebar, Revan dan Marisa memutuskan untuk menikah dan meninggalkan Indonesia
"Kabar baik bro" dengan melirik sekilas Marisa
"Gue juga baik Ken" sapa Marisa dan dibalas dengan senyuman Kenzo
Sedangkan Delima sendiri, sedang mengingat ingat siapa laki laki dan wanita yang ada didepannya
"Revan?? Marisa?? nama yang sudah tidak asing lagi"
__ADS_1