Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita
Seperti penjual balon


__ADS_3

Setelah menonton, mereka pun keluar. Seperti semula, pengunjung mulai heboh lagi melihat mereka.


" Kita makan dulu ya".kata rafa


" Hem, aku juga sudah lapar. Sepertinya aku akan makan banyak deh".


" Baiklah, kamu boleh makan sepuasnya".ucap rafa


Setelah sampai disalah satu restoran, rafa dan alea langsung memesan makanan. Beberapa saat kemudian pesanan mereka datang.


" Emm, ini sangat enak aka".kata alea setelah suapan pertama itu masuk ke mulutnya


" Makanlah, aku seneng kalok kamu suka makanannya".kata rafa mengelus rambut alea


" Makannya jangan kayak anak kecil, belepotan kan".kata rafa sambil membersihkan sisa makanan dibibir alea dengan ibu jarinya


" He hee".siempunya hanya cengengesan


" Mau nyoba punyaku nggak, ini enak".tawar rafa pada alea dan alea pun mengangguk


" Aaaa, enak kan?".tanya rafa setelah menyuapi alea


" Enak, malah lebih enak karena disuapin kamu".kata alea tersenyum malu


" Udah bisa gombal juga ya".kata rafa menarik hidung alea gemas


Rafa dan alea terlihat sangat romantis dan serasi hingga pengunjung restoran jadi baper melihat mereka.


" Duhhh serasi banget ya mereka".


" Beruntung banget itu cewek bisa jalan sama pewaris tunggal wijaya".


" Itu kan tuan muda wijaya, siapa cewek yang bersamanya itu?".


" Selain kaya raya, dia sangat tampan ya".


Begitulah ucapan para pengunjung restoran.


" Setiap jalan sama kamu, selalu aja gini".ucap alea


" Kenapa?"ucap rafa sambil menyeruput minumannya


" Kamu gak tau apa pura-pura gak tau?, noh liat para cewek-cewek sampek gak berkedip gitu liatin kamu".


" Biarin ajalah, udah biasa juga. Gak usah cemburu gitu".goda rafa


" Aku gak cemburu, hanya saja aku tidak suka".


" Itu mah sama aja pie".ujar rafa menyentil kening alea


" Awh sakit".


" Sini aku cium biar gak sakit".kata rafa sambil bersiap mencium kening alea


" Ihhh, kamu selalu gitu".kata alea sambil menghindari rafa yang akan menciumnya


" Ha hahh, makanya jangan cemberut gitu. Mau gimanapun mereka melihat aku, dihatiku cuma kamu pie".kata rafa sambil mengusap pipi alea


" Gombal lagi ya".

__ADS_1


Dan perlakuan rafa membuat para cewek-cewek direstoran histeris.




Begitu selesai makan, mereka langsung keluar restoran.


" Mau kemana lagi pie?".tanya rafa yang berjalan berpegangan tangan dengan alea


" Emm, kemana ya?".kata alea yang nampak masih berpikir


" Gimana kalok belanja aja. Mungkin ada yang pengen kamu beli gitu".usul rafa


" No no no, aku lagi gak pengen. Emm aku pengen ke taman".


" Sesuai permintaan princess".ucap rafa dengan senyum yang terus menghiasi bibirnya


Di taman


Suasana ditaman sangat ramai. Terlihat beberapa pasangan sedang duduk sambil bersenda gurai, bercerita. Ada pula anak kecil yang sedang bermain. Ada pula beberapa penjual makanan dan minuman ditempat yang tersedia ditaman itu.


" Kita duduk disana pie".kata rafa menunjuk pada kursi yang ada ditaman dan alea pun mengangguk setuju


" Aka, aku pengen itu".ucap alea sambil menunjuk pedagang arum manis


" Yaudah tunggu sini ya, aku beliin dulu".


Sesampainya di pedagang itu,


" Pak, arum manisnya satu ya".kata rafa dengan ramah pada penjual itu sambil tersenyum


" Ini den".kata bapak penjualnya sambil menyodorkan arum manis itu


" 10 ribu aja den".


" Ini pak, kembaliannya diambil aja".kata rafa memberikan uang seratus ribu


" Tapi den, ini kebanyakan".


" Gak papa pak, saya ikhlas".kata rafa sambil tersenyum


" Terimakasih den, hanya Allah yang bisa membalasnya".


" Amin , kalau begitu saya permisi pak".kata rafa dan berlalu meninggalkan tempat itu


Rafa langsung menghampiri alea


" Ini pie, arum manis untuk pieku yang manis".kata rafa memberikan arum itu


" Kamu gombal mulu ya".kata alea sambil menerima arum manis itu


" Kok kamu cuma beli satu?, aku gak mau ya berbagi ini sama kamu".kata alea


" Kamu mah pelit".


" Biarin, aku takut kurang kalok berbagi sama kamu".


" Yaudah aku beliin lagi ntar kalok kurang, tapi yang itu berdua ya".ucap rafa sambil menaik turunkan alisnya

__ADS_1


" Gak mau, sana kamu beli sendiri".


" Aku lebih suka yang ini".kata rafa setelah memakan arum manis yang dipegang alea


" Main seropot aja, nyebelin emang".ucap alea pura-pura kesal padahal sebenarnya ia sangat suka


" Bisa-bisa aku diabetes pie".


" Kok bisa?".


" Ya bisa, aku makan arum manis ditambah liatin kamu yang udah manis".


" Emang kamu udah pernah makan aku kok bilang aku manis?".


" Ya nggak sih, tapi diliat aja manis apalagi kalok dimakan,,ya pasti manis".ucap rafa yang memandangi bibir alea


" Duh pasti manis banget tuh".gumam hati rafa yang masih memandangi bibir alea


" Udah ah, makin ngawur deh".ucap alea yang terus menikmati arum manisnya


" Pie, aku ke toilet bentar ya. Kamu disini, jangan kemana-mana, ok!".kata rafa yang diangguki alea


Beberapa menit kemudian rafa masih belum juga datang.


" Aka kemana sih kok lama banget, tadi bilangnya cuma bentar".gerutu alea karena rafa tak kunjung datang


" Apa aka lupa ya kalok aku disini?, apa dia pulang duluan ya?, masak ia ninggalin aku sendirian disini? ihh tega banget".gerutu alea sambil menghentak-hentakkan kakinya


Tak lama kemudian ada tumpukan balon yang menghampiri alea hingga orang yang membawanya tak kelihatan.


Alea sangat terkejut melihat begitu banyak balon didepannya. Alea mengira itu adalah penjual balon.


" Maaf pak, saya tidak mau membeli balon".ucap alea sopan


" Kenapa penjual balon ini masih belum pergi?, dia menghalangi pandanganku".gumam hati alea


" Maaf pak, saya tidak ingin membeli balon. Saya sedang menunggu teman saya, bisakah bapak tidak berdiri didepan saya?".ucap alea sungguh balon-balon itu menghalangi pandangannya


Duuaaar


Seketika rafa menampakkan dirinya dibalik balon-balon itu dengan senyum indahnya hingga membuatnya terlihat sangat tampan.



" Akaaaaaa, kamu ngerjain aku ya. Aku kira tadi penjual balon".ucap alea sambil memukul lengan rafa


" Ha ha haaa, aduh pie kamu lucu tau gak tadi. Haa ha, 'maaf pak saya tidak ingin membeli balon', hahah" .tawa rawa pecah hingga menirukan kalimat yang diucapkan alea tadi


" Lagian kamu udah kayak penjual balon".ucap alea cemberut


" Aduh sakit perut aku pie gara-gara ketawa. Aku sengaja beli balon-balon ini buat kamu".kata rafa sambil memberikan balon itu


" Banyak banget aka, gimana bawa pulangnya coba. Emm, tapi makasih ya buat balonnya, aku suka".kata alea memeluk rafa


" Gimana kalok kita bagiin balon-balonnya sama anak-anak ditaman ini?, pasti mereka seneng".usul allea


" Ide yang bagus. Ayok".kata rafa


" Makin sayang deh".ucap alea yang lagi-lagi memeluk rafa

__ADS_1


" Aku juga makin sayang sama kamu".ucap rafa sambil mengecup kening alea yang masih dipeluknya



__ADS_2