Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita
Kedua


__ADS_3

Satu jam lamanya Surya bermain di area inti bawah Delima dan gunung kembarnya itu. Hampir setiap bagian da*a Delima di penuhi oleh tanda cinta dari Surya.


"Aku sudah tidak tahan sayang, dan sekarang waktunya, kamu milikku dan aku milikmu"


Surya menggesek gesek kan pusaka nya ke bagian inti Delima yang sudah basah dan


Jlebbb


Pusaka itu tidak menunggu lama langsung masuk ke sarangnya. Surya masih terdiam, membenamkan miliknya itu diam di dalam sangkar dulu, merasakan dalamnya lu**ng Delima


"Hangat dan nyaman, dan juga ni*mat, sempit lagi"


Surya kembali menatap wajah Delima, masih cantik walau sudah seharian dan tentu bedak yang sudah luntur. Surya me**mat bibir Delima lalu menjalankan aksinya, aksi pertama kali yang dia lakukan, pertama kali pusaka nya masuk ke sarang yang begitu ni*mat itu.


"Ah....Surya Men**sah, rasanya begitu ni*mat sayang"


Surya memasukkan pusaka nya hingga dalam, kemudian memaju mundurkan pusaka itu dengan ritme yang beraturan, dari pelan hingga cepat.


Tak sampai di situ saja, kedua tangan Surya sudah bertumpu pada dua gunung kembar Delima yang dia jadikan sebagai pegangan.


Surya begitu menikmati adegan panas ini, lagi....Surya menambah kecepatan dimana pusaka nya dengan leluasa mengobrak abrik sarang yang masih begitu sempit.


"Delima....oh...sayang" Surya meracau sendirian dengan mulutnya yang tak henti henti nya menyerukan nama Delima


Semakin lama, Surya menambah kecepatan, permainan kali ini diselingi dengan jari tengah yang juga masuk ke biji kacang Delima dan memainkan biji kacang itu.


Dengan gerakan seirama, pusaka dan jari tengah Surya bekerjama memberikan rang**ngan ke***matan yang tak terhingga


Hingga satu jam lamanya Surya mengobrak abrik, memaju mundurkan pusaka itu hingga meng**sap dan me**mat, akhirnya.....


"Ah....." pusakan Surya berkedut dan langsung menyemburkan lava pijar berwarna putih.


Tanpa menunggu lama,Surya langsung mengangkat kaki Delima ke atas, agar benih yang baru ditanamnya menjadi sebuah bukti cinta Surya ke Delima.


10menit Surya mengangkat kaki Delima, kemudian dia turunkan. Surya yakin jika benih yang dia tanam akan hadir di rahim istrinya

__ADS_1


Kamu sekarang istriku Delima, aku sudah memilikimu seutuhnya, bahkan anak kita akan hadir di rahim mu.


Surya merebahkan tubuhnya di samping Delima, dengan tanganya terulur untuk mengusap perut Delima


"Aku ingin dia segera hadir di sini, bukti cinta aku ke kamu sayang"


Lalu beranjak dari ranjangnya, kemudian berjalan melihat sesuatu yang sudah di pasang sedemikian hingga


"Sempurna..."


Kemudian Surya menyimpan video itu, yang nantinya akan dikirimkan ke Kenzo


"Seperti kamu, aku juga bisa memiliki Delima"


"Kamu punya anak dari Delima, aku pun juga sama"


Lalu Surya melirik ke Delima, wanita pujaan nya itu masih terlelap. Benar benar malam ini Surya tidak akan melewatkan malam panasnya dengan Delima


Surya mendekati Delima dan membelai lembut wajah Delima hingga bibir manis yang sudah agak bengkak itu


"Kamu pasti tidak akan melupakan nya"


Kembali Surya me** mat bibi Delima dan....


"Oh....kamu juga menginginkan lagi" ucap Surya yang seakan akan mengobrol dengan sang pusaka


"Sayang....aku mau lagi.....kamu begini saja, pusaka ku sudah tertantang, apalagi jika kamu sadar dan men**sah, pasti akan....."


Tanpa menununggu lama lagi, pusaka Surya yang berdiri lagi itu membuat Surya seketika langsung me***dih tubuh Delima.


"Malam ini....malam yang sangat berharga buat aku dan juga kamu,.malam ini tak akan aku lewatkan begitu saja"


Surya me**mat bibir Delima, seperti tadi dua gunung kembar itu masih menjadi favoritnya. Me**mas, memainkan dan meng**sap itulah yang dilakukan Surya


Pusakan Surya sudah mencari cari dimana sarang yang begitu ni*mat itu, hingga....

__ADS_1


Jlebbbb


Ronde kedua pun langsung dimulai, tidak jauh beda dengan ronde pertama tadi, tetapi kali ini Surya lebih hot lagi melakukannya.


Pusaka yang tertantang itu langsung menerobos ke dalam


"Ah....Delima kenapa semakin se*pit saja"


"Tau rasa nya seperti ini, sudah dari dulu aku melakukan ini, menyuntikmu dengan obat tidur, lalu kemudian me**durimu"


"Walau kamu sudah memiliki baby, tapi punya mu yang ini 'Surya mengusap bagian inti Delima' masih sangat se*pit"


Lalu.... "Ah......Delima sayang"


Pusaka Surya keluar masuk keluar masuk mengobrak abrik sarang Delima yang entah kenapa semakin di pakai semakin se*pit


Lagi dan lagi, tangan Surya me**mas gunung kembar, dan memainkannya, sedangkan bibir Surya sudah bekerja me**mat habis bibir Delima sampai ke dalam dalam


Entah berapa lama Surya bermain main di sana.


Dan. "Auh........." lava pijar itu me nyembur hangat di dalam rahim Delima dan lagi lagi Surya mengangkat kedua kaki Delima


"Aku tak akan membiarkan benih ku tercecer di mana mana, akan aku pastikan semua masuk.ke rahim mu sayank"


Lalu Surya menurunkan kaki Delima, dan kemudian


Jlebb


Lagi dan lagi pusaka Surya masuk ke dalam sarangnya, tetapi kali ini pusaka itu dia biarkan berada di dalam sarang, tanpa menggoyang goyangkan nya dulu.


Sedangkan Surya, masih asyik membelai lembut wajah Delima


"Sayang.....aku tau, setelah kamu bangun nanti....kamu pasti akan marah bahkan benci ma aku"


"Tetapi setelah adanya anak kita, aku juga yakin kamu akan menerima aku sebagai suamimu"

__ADS_1


***Aduh pak Surya halugen deh***


__ADS_2