Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita
Mulai Tenang


__ADS_3

"Sayang....lihat abang!"


Kenzo tau jika istrinya saat ini tidak baik baik saja dan merasa bersalah.


"Sayang"


Kenzo memegang dagu Delima, mau tidak mau Delima mendongakkan wajahnya dan menatap suaminya.


"Bang....maafkan aku"


Delima langsung memeluk Kenzo dengan erat, dia tidak tau lagi harus mulai menjelaskan ini semua kepada suaminya.


Kenzo melepaskan pelukan Delima, memegang pipinya "Kamu gak salah sayang"


Delima semakin terisak, dada nya sesak, hatinya hancur berkeping keping "Bang tinggalkan aku, aku sudah kotor, Surya sudah mem-"


"Shutt" ucapan Delima terhenti ketika Kenzo menempelkan jarinya di bibir manis Delima.


"Abang sudah tau"


Deg


Air mata Delima terus mengalir, dia tidak tau lagi harus bagaimana sekarang.


"Tinggalkan aku Bang, aku tidak pantas lagi untuk abang!"


Kenzo menatap mata Delima, dia juga merasakan apa yang Delima rasakan


"Kamu menyuruh abang untuk ninggalin kamu, dan kamu akan pergi dengan Surya, itu yang kamu mau Del??? itu yang kamu mau??"


"Kamu jahat Del, kamu jahat sayang" lanjut Kenzo lagi yang saat ini masih setia duduk di depan Delima


Delima menggeleng "Bukan gitu Bang, sampai kapanpun aku gak akan bersama dengan ba**ngan itu"


"Lalu kenpa kamu menyuruh abang untuk ninggalin kamu sayang??"


"Aku gak pantas lagi untuk abang, aku sudah kotor Bang, aku....."


Kenzo kembali menarik tubuh Delima kedalam pelukannya, memeluknya dengan erat, hingga membuat Delima nyaman dengan nya.


"Sampai kapan pun, abang tidak akan meninggalkanmu, walau itu kamu yang minta"


"Tapi Bang aku...."


"Lupakan semua kejadian semalam, kamu juga tidak mengingatnya buka sayang, anggap saja tidak pernah terjadi apa apa antara kamu dan Surya"


Delima masih terdiam, mencerna omongan suaminya itu, dan memang benar, dirinya tidak merasakan apa apa semalam, yang ada hanya rasa perih di bagian bawahnya saja.

__ADS_1


"Jangan menyalahkan dirimu, kamu tidak salah, ba**ngan itu memberikan kamu obat tidur agar dia bisa melancarkan aksinya"


"Sayang...tatapmata abang, katakan pada abang kalau kamu gak akan ninggalin abang"


"Kamu masih ingat janji mu kan sayang, apapun yang terjadi,.kamu gak akan pernah ninggalin abang, kita akan lalui ini semua berdua"


"Kamu ingat kan sayang?"


Delima mengangguk lalu memberanikan diri untuk menatap mata Kenzo.


"Bagaimana?? apa kamu masih tidak yakin dengan abang?"


Delima kembali memeluk Kenzo dengan sangat erat "Maafkan aku Bang maafkan aku, aku sayang ma Abang, aku juga gak mau kehilangan abang"


Kenzo melepaskan pelukan Delima "Lupakanlah semua, janji ya tidak akan meninggalkan abang?"


Delima mengangguk "Aku janji Bang"


"Abang sayang banget sama kamu, abang gak mau kehilangan kamu"


"Kamu tidak bersalah sayank, kamu masih ingat dulunya abang seperti apa??"


"Abang dulunya penjahat wanita, setiap malam gonta ganti wanita, keluar masuk lu bang yang berbeda, tapi apa?? kamu mau menerima abang dan mau mencintai abang, bahkan kamu juga mau mengandung anak abang dan melahirkannya"


"Sedangkan kamu, kamu gak salah, kamu dijebak, bahkan kamu sendiri tidak tau apa yang ba**ngan itu lalukan"


Delima mengangguk lalu kembali memeluk Kenzo dengan erat, hingga pelukan itu terlepas dan


Cup


Kenzo me**mat bibir manis Delima, tidak lama tapi bisa membuat hati Delima nyaman.


"Abang bantu in mandi ya? kita berendam bareng, habis itu bikin adek buat ZiZa"


Delima mengangguk, meski hatinya masih sangat sakit, tetapi sebisa mungkin dia tidak akan mengecewakan suaminya


"Senyum sayang, kamu hanya milik abang dan abang milik kamu"


Kenzo mengangkat Delima untuk berendam, di sana tidak terjadi apa apa. Setelah di rasa cukup, Kenzo lalu menggendong Delima dan membawanya ke atas ranjang, tentunya keduanya masih dalam keadaan po*os.


Kenzo menindih tubuh Delima dan membelai wajahnya


"Sudah siap sayang bikin adeknya ZiZa?"


Delima mengangguk, tidak menunggu lama bibir Kenzo sudah menyapu bibir Delima dan tangan Kenzo sudah me**mas gunung kembar Delima.


Ono yang memang sudah on langsung saja menerobos masuk ke sarang Delima

__ADS_1


"Ah........."


"Rasakan dan nikmati sayang, abang milikmu dan kamu milikku"


" I Love u"


Delima mengangguk. Dan benar saja sentuhan lembut Kenzo berhasil melupakan sejenak kejadian semalam, yang memang Delima tidak.tau apa yang terjadi sebenarnya.


Satu jam Ono keluar masuk di dalam sarang Delima, akhirnya Ono mengeluarkan lava pijarnya, dan seketika itu Kenzo langsung ambruk di atas Delima.


"Sayang...abang sangat pu*s"


Kenzo mencium kening Delima dan segera turun untuk membersihkan bagian inti Delima.


Kenzo membuka kaki Delima lalu segera membersihkannya, ada rasa sesak di dada Kenzo


"Brengs*k kamu" batin Kenzo yang mengumpat ke Surya


Dengan pelan Kenzo membersihkan daerah inti Delima


"Bang....." Delima merasa sakit dan perih, tetapi dia takut untuk mengatakannya, takut untuk melukai perasaan suaminya"


"Maaf sayang sakit ya, maaf sayang, abang terlalu bersemangat mainnya"


Air mata Delima kembali menetes, jelas itu bukan perbuatannya, karena Kenzo tadi memperlakukannya dengan cara lembut dan tidak kasar. Delima tau, sebenarnya Kenzo hanya ingin menghapus jejak Surya di tubuhnya.


"Selesai dan"


Cup


Kenzo mengecup bagian inti Delima itu. Lalu mengambil baju Delima dan memakaikannya.


"Hai...jangan nangis" Kenzo melihat istrinya yang menangis, seketik langsung menghapus air mata itu dengan tangannya"


"Jangan nangis, abang sudah menghapus jejak dia"


"Jangan punya pikiran macam macam lagi, kamu milik abang selamanya"


"Kamu lapar kan?? abang ambilin makan ya"


Delima mengangguk tetapi pikirannya masih kemana mana, hingga tepat di saat Kenzo sudah keluar dari kamarnya, dia melihat ada sesuatu di sana.


***


Gaes....jangan kecewa jika alurnya seperti ini, ini bukan mimpi dan hayalan Surya, tapi nyata, nyata dalam cerita ini maksudnya, malahan yang menjadi inti cerita itu di sini, nikmati alurnya saja. Dan tetap Kenzo akan terus bersama Delima meskipun nanti ada sesuatu ke depannya.


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2