
"Loh, es krimnya mana?" tanya Alessya merasa heran melihat Alex yang datang dan langsung menarik tangannya.
"Cari tempat teduh dulu," ucap Alex membawa Alessya ke pinggir danau yang teduh.
"Aku bantu yaa kak," kata Alessya membuka kantong belanjaan Alex dan mengeluarkan Alas untuk duduk.
"Gak usah, kamu diem aja disitu bentar," Alex merampas balik alas yang Alessya pegang.
Alessya tersenyum sambil memakan es krim dan hanya memandangi Alex yang tengah sibuk menggerai alas untuk tempat duduknya. Sejak dirinya bersama Alex, ia tidak pernah sekalipun di buat susah atau pun sedih, hanya saja kesedihan kemarin merupakan sebuah kesalah pahaman.
"Oh iyaa kak, kabar si Monic gimana? kak Alex gak mukul dia kan?" tanya Alessya penasaran.
"Nih, kamu lihat aja di forum kampus," Alex melempar ponselnya pada Alessya dan menarik lengan Alessya agar duduk di sampingnya.
Alessya membuka Forum kampus Alex dan melihat foto syur dan video Monic dengan pria bule yang mukanya di sensor beredar luas forum kampus dan juga telah di bagikan oleh ribuan mahasiswa di media sosial lainnya.
"Kok bisa gini sih kak...," Alessya menatap Alex dengan muka terkejut dan masih heran.
"Aku kan sudah bilang... siapa pun yang menyakiti dan buat sedih orang yang aku sayangi, akan aku balas perbuatannya," ucap Alex dengan santainya sambil mencabuti rumput di sampingnya.
"Jadi ini ulah kak Alex? ih kasihan loh kak... kemarin kak Alex bilang kalau wanita itu seperti berlian, tapi si Monic kak Alex rusak kehormatannya dengan menyuruh cowok lain," Alessya menatap Alex dengan sedikit kecewa.
"Hei sayang...kamu tenang aja, aku gak sejahat itu kok. Seluruh kampus sudah tau kalau Monic itu memang cewek murah dari dulu, bahkan dia pernah tidur sama profesor hanya karena ingin nilai bagus. Bukan aku yang merusak kehormatannya, tapi dia sendiri. Dia mencoba menjebakku dan mau memisahkan kita, apa aku salah kalau aku melakukan itu semua untuk membalas kesedihanmu,"
"Tapi kan kak... kasihan," ucap Alessya masih bingung walaupun perkataan Alex ada benarnya.
"Udah udah... sini tidur disampingku," Alex menarik lengan Alessya agar tidur di pelukannya.
"Aduhh... kak Alex, ihhh lepasin...," Alessya menepis lengan Alex yang sedang memeluknya karena merasa malu dan juga posisinya yang belum pas ketika Alex tiba-tiba menariknya.
"Loh kenapa? katanya ingin tidur sama aku... kok malah nolak," ucap Alex tersenyum masih memeluk Alessya.
__ADS_1
"Yaa tapikan ini tempat umum kak... malu,"
"Sudah diam, kamu ini polos-polos tapi maunya di kamar terus. Setidaknya kalau disini kan aku gak bisa ngapain-ngapain kamu," kata Alex yang tetap memeluk Alessya namun dirinya merasa konyol karena tidur di tempat terbuka. Tapi hal itu membuatnya senang
"Idih... sapa juga yang ngajak ke kamar," Alessya memerah dan tak mampu bergerak karena tempatnya yang sempit.
"Emang kak Alex gak malu tiduran kayak gini," tanya Alessya yang masih merasa malu jika ada orang melihatnya.
"Aku gak pernah malu untuk tidur dimana pun, sebelum aku jadian sama kamu, aku sering tidur di taman. Bagiku tidur di tempat terbuka dan rindang membuatku lebih mudah tertidur, apalagi peluk orang yang cantik kayak kamu," ucap Alex tersenyum mengeratkan pelukannya karena merasa gemas.
"Eh tunggu deh kak, kalau menurut kak Alex nikah outdoor itu gimana?" tiba-tiba Alessya memikirkan konsep pernikahan yang kelak ingin ia gunakan.
"Bagus... kalau aku sih terserah istriku nanti mau gimana, yang penting prosesnya berjalan lancar," sahut Alex dengan mata yang mulai terpejam karena merasa sedikit ngantuk
"Emang kak Alex nanti nikahnya sama siapa?" tanya Alessya yang mulai curiga karena Alex tidak menyebut namanya.
"Yaa kamu lah... sama siapa lagi," jawab Alex langsung membuka matanya dan merasa kesal karena Alessya masih bertanya seolah-olah Alessya masih ragu bersamanya
"Hehhe aku pikir kak Alex mau nikah sama orang lain, kalau begitu nanti aku mau kita nikahnya di Bali pakai konsep outdoor. Boleh kan kak?"
Alessya merasa sangat senang ketika membahas masa depannya bersama Alex, rasa malupun hilang dan kini Alessya hanya ingin segera lulus dan bisa hidup bersama dengan Alex.
Udara yang sangat sejuk membuat Alex tertidur pulas, sementara Alessya yang tidak terbiasa tidur di atas rumput walaupun sudah menggunakan alas namun dirinya tidak bisa merasa ngantuk seperti Alex. Ia hanya main ponsel dan berfoto diam-diam bersama Alex yang tertidur di sebelahnya. Tentunya Alessya juga membagikan fotonya di postingan instagramnya. Tiba-tiba Alessya teringat pada Ibel yang dari dulu ingin bersama Alex, apa jadinya jika ia melihat postingannya saat ini. Tanpa sadar Alessya kini tengah senyum-senyum tidak jelas dan merasa dirinya telah menang bisa mendapatkan Alex.
"Pulang yuk, sudah hampir sore. Kamu juga dari tadi gak tidur kan," ucap Alex membangunkan tubuh Alessya yang tertidur di lengannya.
"Gabisa tidur kak... takut ada semut," ucap Alessya memeriksa bajunya.
"Gak ada semut disini, adanya aku. Tau gak seharusnya kamu itu takutnya sama aku... karena aku juga bisa bikin merah-merah seperti semut yang kamu takuti, ahaha" Alex tertawa menggoda Alessya
"Iiiihhh dasar kak Alex, awas saja kalau berani," Alessya memukul Alex karena geli mendengar perkataannya yang aneh.
__ADS_1
"Eh sapa bilang gak berani," ucap Alex tersenyum dan mulai mendekati Alessya.
"Gatau deh, aku mau ke mobil duluan. Biar nih sampah kak Alex yang bersihin," ucap Alessya berlari menjauh dari Alex karena malu.
Alex tertawa tak habis pikir melihat Alessya yang begitu takutnya sampai ia lari meninggalkan dirinya sendirian di tepi danau. Hanya karena pikirannya yang tiba-tiba teringat oleh perkataan Reza sebelumnya mengenai tanda merah, kini Alessya telah dibuat grogi karena ucapannya sendiri.
"Benar-benar polos," ucap Alex geleng-geleng kepala.
Alex pun memungut sampah dan memasukkan ke kantong plastik kemudian membuangnya di tempat sampah. Setelah itu ia menemui Alessya yang tengah menunggunya di mobil. Alex mencoba menahan tawa ketika melihat Alessya yang terlihat masih memerah.
"Sampai apartement langsung tidur loh, kalau masih mau minta buat aku temani juga gapapa sih," ucap Alex tersenyum melanjutkan godaannya pada Alessya yang kini terlihat sangat malu.
"ENGGAK !!! aku mau tidur sendiri," Alessya memalingkan mukanya karena sudah merasa panas dan mungkin kini terlihat seperti udang rebus.
"Hahahaha iyaa iyaa...,"
.
.
.
.
.
.
.
Terus dukung Author dengan cara L I K E di setiap episodenya dan V O T E kisah ini agar autor lebih rajin update.
__ADS_1
T E R I M A K A S I H A T A S
D U K U N G A N N Y A 💗💗💗