Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Terabaikan


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 19.45 WIB. Malam yang dingin dan hujan sangat deras membuat Alessya tak kuat menahan kantuknya. Matanya yang terass berat membuat Alessya ingin sekali memejamkan mata. Alessya beranjak dari kasurnya untuk melawan rasa kantuknya dengan mempersiapkan materi kuliah yang akan ia terima besok pagi. Jadwal matakuliah besok yaitu adalah Desain Grafis yaitu matakuliah wajib yang harus mahasiswa tempuh. Alessya sangat tidak menyukai hal-hal yang berbau seni, termasuk menggambar, melukis dsb. Kelemahan Alessya terletak dibagian seni. Namun Alessya tidak khawatir jika besok ia tidak bisa mengerjakannya karena ada Daffa master Desain Grafis. Alessya mengambil ponsel nya dan mencoba menghubungi Daffa.


"Daffa.." Send


Alessya kembali merebahkan tubuhnya dikasur, ia sangat malas untuk mempelajari suatu hal yang ia tidak bisa. Selagi ia menunggu balasan chat dari Daffa yang super lama, Alessya membuat postingan di instagramnya.


Ting (Pesan Masuk)


Alessya segera membukan Whatsapp di ponselnya, ia mengira pesan itu dari Daffa namun ternyata pesan masuk itu dari Alex.


Alex :


"Jangan Instagraman terus.. Ingat belajar. Besok Desain Grafis loh"


"Tumben kak Alex ngchat aku" batin Alessya


Alessya :


"Loh kak Alex juga nempuh Matkul itu?"


Alex :


"Iya lah, semua Matkul seni aku tempuh"


Alessya :


"Dih.. padahal Susah"


Alex :


"Tidak ada yang susah jika kita mau usaha"


Alessya :


"Ya yaa kakak Alex yang bijak..."


Berbeda dengan Daffa, Alex justru lebih perhatian dan lebih cepat memberikan respon dalam hal apapun termasuk chat.


20 menit kemudian terdengar bunyi ponsel Alessya tak lain adalah Daffa


Daffa :


"Iyaa sayang"


Melihat pesan chat dari Daffa Alessya tersenyum.


Alessya :


"Ngapain?"


Daffa :

__ADS_1


"Barusan abis latihan buat Desain untuk besok"


Alessya :


"Emmpp, gini Daff aku kan gak tahu dan gak paham kalau menyinggung Desain, Gambar dsb. Boleh yaa kalau besok aku minta bantuan kamu kalau aku besok mengalami kesulitan"


Daffa kembali menghilang, dan pesan chat Alessya belum dibaca. Alessya kembali cemberut karena iya harus menunggu balasan chat dari Daffa. Hampir 30 menit Alessya menunggu dan tak tahan.


Alessya :


"Daff..."


Alessya :


"Daffa...."


Alessya :


"Kamu ngapain sih lama banget balesnya"


Alessya memejamkan mata, ia merasa kesal karena Daffa tak kunjung membalas pesan Alessya. Alessya mulai memikirkan hal yang bukan-bukan. Alessya berfikir Daffa tidak akan mau membantunya besok. Melihat respon Daffa yang sangat lama, Alessya berinisiatif meminta bantuan Alex untuk membantunya besok. Alessya kembali meraih ponselnya dan menghubungi Alex


Alessya :


"Kak Alex..."


Alex :


"What? "


Alessya :


"Hemmmp Boleh gak yaa.. duh kok aku jadi galau gini" batin Alessya.


Alessya yang selama ini tidak pernah meminta bantuan dari teman-temannya merasa sangat frustasi. Dirinya takut jika temannya tidak bisa membantunya, karena dalam bidang akademik keculi seni menggambar Alessya mengerjakan secara mandiri.


Alex :


"Boleh Syaa.. kapan pun kamu butuh aku, jangan sungkan buat hubungi aku" Alex


Alessya :


"Thanks You.. Kak Alex"


Alex :


"Jangan lupa Bayar dengan ketulusan"


Lagi-lagi Alex mengucapkan hal yang sama, dan itu membuat Alessya bingung. Malam semakin larut, tak terasa waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB. Alessya kembali merasakan rasa ngantuk berat. Tiba-tiba terdengar bunyi ponsel Alessya. Bunyi itu tak lain dari pesan balasan Daffa.


Daffa :

__ADS_1


"Maaf baru balas"


Daffa :


"Kalau besok bisa, tentu aku akan bantu kamu"


Alessya :


"Kenapa lama sekali? Kamu lagi apa sih"


Daffa :


"Lagi dikasur, Sini kalau mau nemenin aku,"


Alessya :


"Dihh..Gak Mau,"


Alessya tersenyum semringah melihat foto kiriman Daffa. Daffa terlihat tampan dalam keadaan apapun.


Daffa :


"Tidur sana, ini sudah malam"


Alessya :


"Iya iya.."


Daffa :


"Love you 💖 "


Alessya :


"Love you Too Daffa..."


Alessya menarik selimut dengan tersenyum, ia merasa dirinya tak bisa marah sedikitpun pada Daffa. Walaupun Harus menunggu balasan yang super lama dan berasa dicuekin, Alessya masih merasakan rasa senang dan bahagia karena pesan Daffa yang manis.


.


.


.


.


.


.


Kalau kalian punya pacar, lebih suka tipe Daffa yang dingin, atau Alex yang perhatian?

__ADS_1


Simak terus kelanjutannya... Jangan Lupa Like dan Komen.


Terimakasih Guys...💖💖💖


__ADS_2