Cinta Berawal Di Masa OSPEK

Cinta Berawal Di Masa OSPEK
Dibalik Sikapnya yang Polos


__ADS_3

Pagi yang berembun membuat udara terasa dingin, serta matahari yang masih malu menampakkan sinarnya. Terlihat David yang sudah berada dikampusnya duduk menyendiri di dalam kelas. Sesekali ia memandang sekeliling lingkungan kampusnya untuk memastikan tidak ada kejadian serupa seperti kemarin yang sempat menimpa Ariyani. David sangat khawatir padanya hingga ia berinisiatif datang lebih awal dari Ariyani untuk memastikan Ariyani aman. David memandangi layar ponselnya dan berusaha memulai percakapan chat pada Ariyani, namun ia bingung harus memulai dengan topik apa.


David :


"Dimana? Hari ini kuliah gak"


David mengirim pesan pada Ariyani, ia baru pertama kalinya menghubungi wanita terlebih dahulu. Biasanya David selalu mendapat ucapan selamat pagi dan pesan spam dari wanita lain yang mengaguminya. Namun tak pernah sekalipun David membalas pesan dari wanita lain.


Ariyani :


"Dirumah, iyaa aku kuliah ini masih make up"


Ariyani :


"Btw ada apa kak?"


David :


"Perlu aku jemput gak?"


Ariyani :


"Gak usah deh kak, bentar lagi aku OTW"


David :


"Oke, Make Up jangan lama-lama ntar menor kayak emak-emak"


David terus tersenyum sambil memandangi layar ponselnya. Dirinya merasa aneh karena baru pertama kali ia tersenyum karena membaca chat yang sama sekali tidak ada lucunya, namun ia juga merasa senang karena bisa menghubungi Ariyani dan menggodanya dengan candaan.


Ariyani :


"ih menor apaan coba', lihat sendiri kalau gak percaya. Awas loh Diabetes"



David kembali tersenyum melihat foto kiriman Ariyani yang memperlihatkan make up nya tidak menor. Foto Ariyani pun di zoom oleh David. Gadis ceria itu benar-benar telah menarik perhatian David.


"Cantik" Batin David tersenyum


.


.

__ADS_1


*********


Waktu menuntunjukkan pukul 06.50 WIB, Alessya yang merasa dirinya telat langsung berlari ketika turun dari mobilnya. Ia berlari kecil karena takut dirinya akan jatuh. Alessya tersenyum melihat Daffa yang berdiri menunggunya di bawah pohon, Namun langkahnya terhenti ketika melihat seorang wanita mendekati Daffa yang sedang menunggunya. Wanita itu tak lain adalah Adinda mahasiswa jurusan kesehatan yang telah Daffa tolong saat akan tertimpa rak buku. Muka Alessya memerah karena kesal melihat seseorang mendekati Daffa. Perlahan tapi pasti Alessya berjalan kearah Daffa dan berterik.


"Sayang..." teriak Alessya.


Daffa dan Adinda pun menoleh ke arah Alessya yang melambaikan tangannya. Daffa tersenyum mendengar Alessya berteriak memanggil namanya dengan sebutan sayang.


"Cewek itu pacar kamu?" tanya Adinda pada Daffa


"Ya, dia pacarku" jawab Daffa singkat


Alessya menghampiri Daffa yang sedang berbicara dengan Adinda.


"Maaf yaa aku membuatmu menunggu lama" Ucap Alessya manja dengan mendekatkan dirinya pada Daffa.


"Iyaa gapapa kok" ucap Daffa sambil membelai rambut Alessya yang berantakan karena berlari


"Eh mbaknya ngapain disini" ucap Alessya dengan muka ketus.



Adinda melihat kearah Alessya yang tampak judes terhadapnya, ia tidak menyangka bahwa Daffa yang selama ini ia lihat rajin ke perpustakan ternyata memiliki pacar yang cantik dan modis seperti Alessya.


"Yang namanya ucapan terimakasih itu cukup dengan kata-kata aja mbak, gak usah ada embel-embel makan bareng segala. Maaf saya gak tertarik buat ikutan, yang saya tau hari ini saya ada janji mau jalan sama pacar saya" Ucap Alessya


"Yuk sayang, kita masuk kelas,"ajak Alessya menggandeng tangan Daffa.


Daffa tersenyum dan geleng-geleng kepala, ia tak tahu bahwa Alessya memiliki sifat seperti itu dibalik kepolosannya. Ternyata Alessya tipe cewek suka cemburu, namun hal itu membuat Daffa senang.


"Kamu ngapain sih senyum-senyum, kamu suka sama cewek tadi," ucap Alessya kesal melihat Daffa yang senyum-senyum tidak jelas


"Aku hanya menyukai kamu, Aku tersenyum karena hari ini kamu sangat cantik tanpa harus memakai lipstik yang menor seperti kemarin," ucap Daffa membelai rambut Alessya


"ihh kamu apa'an sih masih bahas itu, kan aku jadi malu," Alessya mencubit pinggang Daffa


***********


Sementara Adinda yang masih ditempat dan memandangi Daffa dan Alessya pergi dihadapannya merasa kesal melihat sikap Alessya yang sok kecantikan.


"Apa'an sih cewek itu, dia belum tahu siapa aku," ucap Adinda menggrutu


"Lihat saja nanti, akan aku buat Daffa berpaling" Batin Adinda

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Muncul Pelakor nih Guys....



Adinda Azana Desya


Mahasiswa jurusan Kesehatan yang merupakan wanita hits dikampusnya. Adinda merupakan anak dari Dekan dikampusnya yaitu Bramanto Sugiono.


.


.


.


.


.


.


.


Tunggu kelanjutan kisahnya... jangan pernah bosen dan jangan lupa like👍 serta tambahkan ke favoritmu yaa💖💖💖


Thanks You Guysss😘

__ADS_1


__ADS_2